EMPAT LAWANG, SUARAPUBLIK.ID – Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) oleh pihak BNN Kabupaten Empat Lawang terus dilakukan guna menekan pengguna narkoba sejak usia dini.
Kali ini, penyuluhan tentang bahaya6 narkoba menggandeng para ibu-ibu PKK, para orang tua dan anak yang dilaksanakan di Gedung PKK Kabupaten Empat Lawang, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan penyuluhan menghadirkan narasumber Andi, Kepala BNN Kabupaten Empat Lawang, yang menyampaikan materi tentang bahaya narkoba kepada para ibu dan anak perwakilan dari Kelurahan Pasar dan Kelurahan Tanjung Kupang
Kepala BNN Empat Lawang, Andi, menerangkan bahwa ibu memiliki peran paling vital dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di dalam keluarga. “Pencegahan narkoba harus dimulai dari keluarga, dan ibu adalah benteng pertama, Jika ibu-ibu PKK paham bahaya narkoba, maka anak-anak kita akan terlindungi sejak dini,” ujar Andi.
Menurutnya, modus peredaran narkoba saat ini semakin beragam dan menyasar anak-anak dan remaja. Oleh karena itu, pengawasan orang tua menjadi sangat penting. ia juga menjelaskan ciri-ciri penyalahguna narkoba, jenis-jenis narkoba yang marak beredar, serta dampak hukum dan kesehatan yang ditimbulkan. “Kami tidak ingin anak-anak Empat Lawang menjadi korban. Peran ibu-ibu untuk terus memantau pergaulan anak, jam pulang sekolah, dan perubahan perilaku anak sangat menentukan,” terang Andi.
Sementata itu, Peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan anak-anak perwakilan Kelurahan Pasar dan Kelurahan Tanjung Kupang tampak antusias mengikuti penyuluhan. Sesi tanya jawab berlangsung aktif terkait cara mendeteksi dini dan cara melapor jika menemukan indikasi peredaran narkoba. “Melalui kegiatan ini, BNN Empat Lawang berharap sinergi antara PKK dan orang tua dapat menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan Empat Lawang Bersinar (Bersih dari Narkoba) 2045.” Pungkasnya
Penulis : Yun
Editor : Jaks


















