ISPA di Sumsel Tercatat 331 Ribu Kasus Sepanjang Januari–Agustus 2025

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel. Foto: Tia

Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG  – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat sebanyak 331.064 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) terjadi sepanjang Januari hingga Agustus 2025.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Ira Primadesa mengatakan jika jumlah tersebut dinilai masih dalam kisaran normal dan tidak menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Rata-rata kasus ISPA di daerah itu mencapai sekitar 41 ribu penderita per bulan. Angka ini masih dalam kisaran normal sebagaimana laporan rutin bulanan,” ujar Ira, Selasa (7/10/2025).

Ia menjelaskan, meskipun musim kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah, intensitas hujan yang masih turun setiap bulan turut menekan penyebaran asap sehingga tidak berdampak besar pada peningkatan kasus ISPA.

“Secara umum, kasus tahun ini lebih rendah dibandingkan 2024. Adanya hujan di beberapa bulan membuat asap karhutla tidak meluas dan membantu menekan potensi kenaikan kasus ISPA,” jelasnya.

Ia menuturkan, Kota Palembang yang biasanya menjadi daerah paling terdampak kabut asap belum menunjukkan tren kenaikan kasus ISPA hingga awal Oktober ini.

“Palembang yang biasanya paling terdampak asap, saat ini belum mengalami kabut asap signifikan yang berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan,” tuturnya.

Berdasarkan data Dinkes Sumsel, di Palembang tercatat jumlah penderita ISPA tertinggi dengan 92.913 kasus, disusul Banyuasin (39.710 kasus), Muara Enim (32.996 kasus), Musi Banyuasin (32.745 kasus), dan Ogan Komering Ilir (26.064 kasus).

Sementara itu, daerah dengan jumlah kasus terendah tercatat di Pagar Alam (2.260 kasus) dan Ogan Ilir (2.375 kasus).

Dalam hal ini pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

“Jika mengalami gejala ISPA seperti batuk, pilek, dan sesak napas, maka segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,” ucap dia.

Berita Terkait

Agustus Terang Benderang, Kapolda Sumsel Salurkan Sembako untuk Pengemudi Ojol
Lansia di Sukarami Palembang Meninggal Usai Terbakar, Diduga Dipicu Lemparan Botol Pertalite Cucunya
Diduga Dendam Lama, IRT Dipukuli Gagang Sapu Saat Melintas di Depan Rumah
Kenal Perempuan di Medsos, Motor Vario Milik Remaja di Palembang Malah Dibawa Kabur
Bukan Hanya Soal Pabrik, Mutu TBS dan Rendemen Sawit Ditentukan Sejak dari Kebun
Lomba Suara Bintang Palembang, Bukti Bermusik Tanpa Mengenal Perbedaan
Bank Sumsel Babel Turut Berpartisipasi dalam Apel Akbar Satlinmas di Palembang
GATF 2026 Palembang Dibuka, 390 Ribu Kursi Penerbangan Siap Diburu hingga Agustus 2027

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Agustus Terang Benderang, Kapolda Sumsel Salurkan Sembako untuk Pengemudi Ojol

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Lansia di Sukarami Palembang Meninggal Usai Terbakar, Diduga Dipicu Lemparan Botol Pertalite Cucunya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Diduga Dendam Lama, IRT Dipukuli Gagang Sapu Saat Melintas di Depan Rumah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Kenal Perempuan di Medsos, Motor Vario Milik Remaja di Palembang Malah Dibawa Kabur

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Bukan Hanya Soal Pabrik, Mutu TBS dan Rendemen Sawit Ditentukan Sejak dari Kebun

Berita Terbaru