Honor Anggota KPPS Pilkades Pulau Geronggang Belum Dibayar, Totalnya Rp 36,9 Juta

- Redaksi

Rabu, 27 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUARAPUBLIK.CO.ID, OKI – Pemilihan kepala desa (Pilkades) yang digelar pada Selasa, (12/10/2021) lalu di 156 desa di Kabupaten Ogan Komering Ilir, telah berlangsung sukses bahkan menjadi cerminan proses demokrasi bangsa di tengah pandemi.

Namun sayang dibalik suksesnya penyelenggaraan tersebut, hingga saat ini sebanyak 81 petugas Pilkades di Desa Pulau Geronggang Kecamatan Pedamaran Timur, OKI belum menerima honor.

Total honor yang belum diterima mencapai Rp36,9 juta. Honor tersebut juga seharusnya sudah dibayarkan sebelum Pilkades dilaksanakan.

Salah seorang anggota KPPS Pilkades Pulau Geronggang yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, dirinya dan puluhan petugas lainnya merasa kesal. Setiap ditanyakan terkait honor ketua panitia Pilkades berinisial SC selalu menjelaskan besok dan besok terus.

“Sampai sekarang tak ada kepastian kapan cairnya. Sedangkan usai pemilihan setiap KPPS Desa lain honor mereka langsung dibayarkan setelah kotak suara dikirimkan ke Kecamatan tepat dihari itu saat pemilihan itu juga Selasa 12 Oktober 2021,” katanya.

Dirinya bersama rekannya pun bertanya apa penyebab honor mereka belum dibayarkan. Bahkan pihaknya menduga honor tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Kemungkinan besar itulah sebab honor kami dihambat sampai sekarang,” ungkapnya.

Sementara Ketua Pilkades Desa Pulau Geronggang, SC mengatakan, semua honor KPPS akan diberikan. Menurutnya, keterlambatan pembayaran honor tersebut karena terjadi kesalahan teknis saat pengambilan dana tersebut sehingga sulit dicairkan.

“Tidak ada niat untuk menghambat pemberian honor anggota KPPS,” sanggahnya.

Namun penjelasan SC tersebut langsung dibantah oleh salah satu anggota KPPS.

“Hingga hari ini honor kami belum juga dibayarkan. Berdasarkan info terbaru hanya 1 TPS saja yang sudah dibayarkan dari 10 TPS, masing masing TPS terdiri dari 7 anggota 2 hansip, honor per anggota 500 ribu dan honor hansip 300 ribu, berapa hari lagikah kami harus menunggu,” sungutnya. (mis)

Berita Terkait

Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan melalui Dukungan Infrastruktur dan Percepatan Ekonomi Ramah Lingkungan
Kejari OKI Dalami Dugaan Penyimpangan di BRI Unit Pampangan, Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara
Belum Perdulinya Sikap OPD OKI Terhadap Peran Jurnalis
Raih Nilai ‘Baik’ dalam Penilaian Pelayanan Publik, RSUD Kayuagung Berikan Kepuasan untuk Masyarakat 
Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Tradisi Midang Morge Siwe di Kayuagung, Apresiasi Nilai Budaya dan Pariwisata
OKI Gencarkan Gerakan Anti-Scam, Masyarakat Diajak Waspada Kejahatan Siber
TPID OKI Sidak Agen Sembako Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran
Rumah Dipugar, Kepercayaan Diri Dipulihkan: Jalan Aisyah Kembali ke Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:11 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan melalui Dukungan Infrastruktur dan Percepatan Ekonomi Ramah Lingkungan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:17 WIB

Kejari OKI Dalami Dugaan Penyimpangan di BRI Unit Pampangan, Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WIB

Belum Perdulinya Sikap OPD OKI Terhadap Peran Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 14:33 WIB

Raih Nilai ‘Baik’ dalam Penilaian Pelayanan Publik, RSUD Kayuagung Berikan Kepuasan untuk Masyarakat 

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:05 WIB

Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Tradisi Midang Morge Siwe di Kayuagung, Apresiasi Nilai Budaya dan Pariwisata

Berita Terbaru