Hadiri Pelantikan PPNI, Bupati Askolani : Segera Adakan Konsolidasi

- Redaksi

Jumat, 26 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuasin H Askolanin SH MH menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Kabupaten Banyuasin Periode 2022-2027.

Bupati Banyuasin H Askolanin SH MH menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Kabupaten Banyuasin Periode 2022-2027.

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Bupati Banyuasin H Askolanin SH MH menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Kabupaten Banyuasin Periode 2022-2027, diselenggarakan di Gedung Graha Sedulang Setudung, Kamis (25/5/2023).

Adapun yang dilantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) 37 orang dan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) 51 orang.

Dengan surat keputusan dewan pengurus wilayah persatuan perawat nasional Indonesia Provinsi Sumsel Nomor : 012/DPW. PPNI/ SK/ K.S/ Vll/2022 tentang pengesahan susunan personalia dewan pengurus daerah dan dewan pertimbangan persatuan perawat nasional Indonesia Kabupaten Banyuasin periode 2022-2027.

Bupati Banyuasin H Askolani dalam sambutannya menyampaikan, dalam upaya mewujudkan gerakan keperawatan berbasis masyarakat, bagi para pengurus yang baru dilantik diharapkan harus segera mengadakan konsolidasi dan memahami tugas-tugas pokok serta fungsi sebagai pengurus.

Tentunya harus buat program kerja yang sesuai dengan situasi dan kondisi jangan sampai setelah dilantik dan dikukuhkan, tidak ada tindak lanjut dan langkah-langkah konkrit agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Banyuasin.

Melalui pelantikan ini diharapkan dapat mendorong perawat di Kabupaten Banyuasin semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terutama masyarakat Banyuasin.

“Perawat sebagai barisan terdekat dengan masyarakat karena saya yakin PPNI Kabupaten Banyuasin memiliki peran penting dalam mengemban tugas kemanusiaan, karena itu pengurus PPNI Kabupaten Banyuasin harus aktif melakukan komunikasi dengan lembaga serta instansi terkait,” ungkapnya.

Bupati Askolani menambahkan, bahwa perawat adalah elemen penting dalam dunia kesehatan. Kualitas pelayanan kesehatan sangat bergantung dari kemampuan perawat sebagai pemberi pelayanan keperawatan.

“Karena itu terhadap kegiatan seperti ini kami selaku pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam pelaksanaan pembangunan dibidang kesehatan,” ujarnya.

“Kami selaku pemerintah yang juga memiliki tanggung jawab dalam penyediaan layanan kesehatan publik, tentunya menaruh harapan yang besar dengan pelantikan ini dapat memberikan pengaruh yang besar dalam meningkatkan ke profesionalan para perawat khususnya dalam wilayah Kabupaten Banyuasin,” ujar dia.

Kesempatan yang sama, Ketua DPK PPNI Provinsi Sumsel H Subhan, SKM S Kep MKes dalam sambutannya menjelaskan, pelantikan ini bertujuan untuk memberikan semangat kepada seluruh perawat karena perawat adalah ujung tombak pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Ada 25.000 perawat di Provinsi Sumsel dan 1000 lebih perawat di Kabupaten Banyuasin, merupakan perawat dari berbagai instansi layanan kesehatan dan pendidikan keperawatan yang tersebar di seluruh wilayah.

Tentunya tetap semangat dan sukses untuk semua perawat karena yang dihadapi perawat saat ini adalah masalah kesejahteraan. Perawat masih banyak yang menjadi tenaga kontrak yang bekerja tanpa dibayar.

“Asosiasi PPNI akan berupaya terus meningkatkan potensi layanan praktik mandiri untuk menyediakan wadah kerja bagi para perawat kedepannya,” katanya. (*)

Berita Terkait

Perempuan Diduga Terseret Arus Sungai Komering, Tim SAR Gabungan Sisir Area Lakukan Pencarian
Bank Sumsel Babel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin Perkuat Sinergi Dorong Transparansi serta Digitalisasi Keuangan Daerah
188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI
BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa
Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi
Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026
Pidsus Kejari Banyuasin Tahan Kades Aktif Dua Periode Sebokor, Diduga Korupsi Dana Desa Rp418 Juta

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:25 WIB

Perempuan Diduga Terseret Arus Sungai Komering, Tim SAR Gabungan Sisir Area Lakukan Pencarian

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:55 WIB

Bank Sumsel Babel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin Perkuat Sinergi Dorong Transparansi serta Digitalisasi Keuangan Daerah

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:01 WIB

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:44 WIB

BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:01 WIB

Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi

Berita Terbaru