PALEMBANG, SUARAPUBLIK. ID— Dinas Pendidikan Kota Palembang mendorong sekolah-sekolah di daerah tersebut untuk mengikuti program kemitraan pendidikan internasional dengan sekolah di Australia melalui Australia-Indonesia BRIDGE School Partnerships Program 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Muhammad Affan Prapanca, mengatakan pemerintah daerah menyambut baik berbagai inisiatif yang dapat memperluas jejaring pendidikan internasional serta membuka peluang kolaborasi global bagi guru dan siswa.
Menurutnya, program kemitraan seperti BRIDGE memberikan kesempatan bagi sekolah untuk mempelajari praktik pendidikan dari negara lain sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran di tingkat lokal.
“Melalui kemitraan internasional seperti program BRIDGE, guru dan siswa memiliki kesempatan untuk belajar dari praktik pendidikan di negara lain serta membangun jaringan pendidikan global,” ujar Affan.
Baca Juga : Antisipasi Super Flu, Dinas Pendidikan Palembang Perketat Kebersihan Sekolah Dasar
Upaya tersebut diperkuat melalui kegiatan kelas pendampingan yang diselenggarakan oleh Kartini Academy – PT. Kartini Masa Kini. Kegiatan ini bertujuan membantu sekolah dan guru dalam mempersiapkan proses pendaftaran program BRIDGE 2026.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan bimbingan mengenai berbagai tahapan penting, mulai dari proses pendaftaran, penyusunan proposal kerja sama, hingga strategi membangun kolaborasi dengan sekolah mitra di Australia.
Affan menilai pendampingan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan lebih banyak sekolah di Palembang mampu memenuhi persyaratan administratif dan akademik guna mengikuti program kemitraan internasional.
Ia juga menegaskan bahwa akses terhadap peluang pendidikan global seharusnya terbuka bagi semua sekolah, tidak terbatas hanya pada institusi tertentu.
Baca Juga : Dinas Pendidikan Sumsel Memperkuat Sistem Layanan Kepegawaian Moderen Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital
“Kesempatan untuk terhubung dengan dunia internasional harus terbuka bagi semua sekolah. Dengan dukungan dan pendampingan yang tepat, setiap sekolah memiliki peluang yang sama untuk berkembang,” katanya.
Selain memperluas jaringan internasional, keikutsertaan dalam program BRIDGE juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan metode pembelajaran di kelas.
Melalui pertukaran ide, pengalaman, serta praktik terbaik antara guru Indonesia dan Australia, proses pembelajaran diyakini akan menjadi lebih inovatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan pendidikan global.
Affan berharap semakin banyak sekolah di Palembang berani mengambil langkah untuk terlibat dalam program-program pendidikan internasional.
“Kerja sama internasional bukan hanya soal hubungan antar sekolah, tetapi juga tentang pertukaran gagasan dan inovasi pembelajaran yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa,” pungkasnya.
Penulis : Hasan Basri
Editor : Admin

















