Dijanjikan Keuntungan Besar Ikut Investasi, Uang Rp 100 Juta Malah Raib

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban didampingi kuasa hukumnya membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Korban didampingi kuasa hukumnya membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Malang dialami Kgs Jamaludin (63), warga Lorong Abadi Kecamatan Plaju, Palembang ini. Dirinya sudah menjadi korban penipuan dan penggelapan. Akibat peristiwa tersebut uangnya pun senilai Rp 100 juta raib.

Tidak terima uang miliknya Rp 100 juta raib, membuatnya pun melaporkan kejadian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polrestabes Palembang dan berharap atas laporan ini pelaku bisa ditangkap, Jumat (19/12/2025).

Kepada petugas Jamaludin didampingi kuasa hukum nya Yuni Oktarina SH, menuturkan peristiwa penipuan dan penggelapan itu terjadi pada Senin (8/8/2022), sekitar pukul 11.00, di Jalan Yudha Muka I 849 tepatnya di kantor PT Sultan Bumi Darusalam Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU I, Palembang.

Berawal, saat korban mentransfer uang Rp 100 juta ke rekening bank mandiri No rek 1130004****** atas nama Muhamad Erwin/ PT Sultan Bumi Darusalam, yang merupakan milik Terlapor.

“Awalnya saya mentransfer uang Rp 100 juta itu untuk investasi,” katanya, kepada petugas.

Lalu, setelah uang tersebut ditransfer, terlapor menjanjikan korban akan mendapatkan keuntungan dari dana investasi. “Karena uang tersebut dalam jumlah besar, saat itu saya dan terlapor membuat surat perjanjian,” beber pensiunan Pertamina itu.

Dalam surat perjanjian tersebut, Terlapor juga menjanjikan setelah 6 bulan uang korban akan dikembalikan bersama keuntungan.

“Uang saya akan dikembalikan pak bersama keuntungan. Namun hingga saya laporan uang saya pun tidak dikembalikan,” bebernya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwinsyah melalui Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya laporan korban Terkait laporan penipuan dan penggelapan.

“Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim Polrestabes Palembang, Unit Pidsus untuk melakukan penyelidikan,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita
Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi
Polda Sumsel Amankan Tiga Orang Terkait Terbakarnya Sumur Minyak di Lahan PT Hindoli

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 20 April 2026 - 14:44 WIB

Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko

Berita Terbaru

Empat Lawang

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:37 WIB

443 jemaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten OKU Timur yang telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Palembang, Selasa (21/4/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

443 Jemaah Haji Kloter Pertama OKU Timur Masuk Asrama Haji Palembang

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:32 WIB