Dicatut Sebagai Modus Penipuan, Pemkot Pagar Alam Berikan Klarifikasi

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM-Geger nama Pemerintah Kota Pagar Alam dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk tindak pidana penipun dengan menawarkan kerjasama pengadaan kopi fiktif yang merugikan korban hingga Rp 4 Milyar lebih.

Adapun pelaku adalah Ewit Lis Pideka, warga Tanjung Aro, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam yang sudah ditetapkan tersangka oleh Satreskrim Polres Kota Pagar Alam, Senin(30/03/26).

Dalam modusnya, Pelaku menggunakan dokumen atau surat palsu yang mengatasnamakan pemkot Pagar Alam dan izin Walikota untuk mengelabui korban.

Dengan alasan itulah, nama pemkot Pagar Alam menjadi tercoreng sehingga pada akhirnya melalui Dinas Komonikasi dan Informasi (Diskominfo) memberikan himbauan dan klarifikasi atas berita yang sudah terlanjur beredar.

Baca Juga : Pencegahan Korupsi Pagar Alam 2025 Capai 61,20 Persen, Sekda Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Sekretaris DinSekretaris Diskominfo Kota Pagar Alam Robin Butar-Butar yang menegaskan bahwa kasus ini jelas merugikan nama Pemerintah Kota, apalagi sampai menyeret nama Walikota Pagar Alam.

“Untuk itu kita hari ini menerbitkan himbauan serta klarifikasi agar masyarakat juga waspada terhadap perbuatan serupa yang mengatasnamakan nama Pemkot Pagar Alam,” ungkapnya.

Berikut isi himbauan dan klarifikasi yang disampaikan oleh Diskominfo, Pemerintah Kota Pagar Alam tidak pernah menjalin kerjasama, memerintahkan, atau memberi wewenang kepada pihak ketiga/perorangan/pihak swasta untuk melakukan pengadaan barang, jasa, atau pengumpulan dana dengan cara-cara yang menyimpang dari prosedur resmi.

Tersangka menggunakan dokumen palsu, mengaku mendapat izin Wali Kota, dan menggunakan modus kerjasama pengadaan barang (contoh kopi) dengan janji pembayaran berkala, namun fiktif.

Baca Juga : Pemkot Pagar Alam Kemungkinan Tidak Berlakukan WFH Bagi ASN

Masyarakat dan pelaku usaha dimohon Waspada dan tidak langsung mempercayai pihak yang menawarkan proyek/kerjasama dengan iming-iming keuntungan tinggi atau instan.

Pastikan untuk melakukan verifikasi langsung ke kantor dinas terkait atau melalui kanal resmi Pemerintah Kota Pagar Alam.

Pemerintah Kota Pagar Alam Tidak Bertanggungjawab atas segala kerugian materiil maupun immateriil yang dialami oleh pihak-pihak yang bertransaksi dengan penipu yang mengatasnamakan Pemkot.

Pemkot Pagar Alam akan mengambil tindakan tegas dan melaporkan kepada pihak kepolisian jika ditemukan pencatutan nama yang merugikan nama baik instansi dan masyarakat.

Baca Juga : Polres Pagar Alam Ungkap Penipuan Modus Kerja Sama Fiktif, Korban Rugi Rp 4 Miliar

Segala bentuk pengadaan barang dan jasa resmi di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam wajib melalui sistem E-Procurement (LPSE/E-Katalog) dan tidak dilakukan secara perorangan melalui aplikasi pesan (WhatsApp) atau pertemuan informal tanpa surat resmi.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Admin

Berita Terkait

Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani
Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi
Langit Masih Kering, Polres Pagaralam Gelar Shalat Istisqa Mohon Hujan dan Selamat dari Karhutla
Tidak Ada Hotspot Namun Asap Samar Selimuti Pagar Alam Dinkes Turun Tangan Cek Kualitas Udara
Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO
Tampang Sadis Pelaku Perampokan Petani 62 Tahun di Pagar Alam, Berstatus Pelajar Asal Kabupaten Lahat
Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 
17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Langit Masih Kering, Polres Pagaralam Gelar Shalat Istisqa Mohon Hujan dan Selamat dari Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tidak Ada Hotspot Namun Asap Samar Selimuti Pagar Alam Dinkes Turun Tangan Cek Kualitas Udara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menghadiri rapat koordinasi evaluasi penanggulangan karhutla di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Kerentanan Karhutla Tinggi, Wisata Pendakian 9 Taman Nasional Ditutup

Senin, 31 Agu 2026 - 17:49 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menghadiri rapat koordinasi evaluasi penanggulangan karhutla di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Menhut sebut Tren Karhutla di Sumatera Selatan Terus Menurun

Senin, 31 Agu 2026 - 17:45 WIB