Pemkot Pagar Alam Kemungkinan Tidak Berlakukan WFH Bagi ASN

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fhoto : sekretaris daerah kota pagar alam zaily oktosab fitri abidin.

fhoto : sekretaris daerah kota pagar alam zaily oktosab fitri abidin.

PAGAR ALAM, SUARAPUBLIK.ID -Pemerintah kota Pagar Alam tidak akan menerapkan anjuran Pemerintah Pusat untuk memberlakukan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah sehari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkot Pagar Alam usai lebaran ini. Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda kota) Zaily Oktosab Fitri Abidin, Senin (30/03/06).

Beberapa alasan kenapa Pemkot Pagar Alam tidak memberlakukan hal tersebut, Kata Sekda, karakter pekerjaan ASN daerah khususnya Kota Pagar Alam yang masih bersifat pelayanan langsung ke masyarakat.

“Sebagian besar tugas ASN di pemerintah Kota Pagar Alam masih bersifat pelayanan langsung ke masyarakat,” terang Zaily.

Dirinya mencontohkan, misalnya Administrasi kependudukan, Perizinan, Pelayanan kesehatan dan pendidikan yang pekerjaan ini sulit dilakukan secara penuh dari jarak jauh,”imbuhnya.

Demi menjaga kualitas pelayanan publik lanjut Zaily, Pemkot cenderung mengutamakan kehadiran fisik ASN agar pelayanan tetap cepat dan responsif ,tidak terjadi penumpukan pelayanan.

“Jangan sampai masyarakat tidak kesulitan mengakses layanan pertimbangan kami WFH dikhawatirkan justru memperlambat layanan jika belum didukung sistem yang matang,”kata dia lagi.

Untuk menerapkan WFH, ungkap Zaily di perlukan kesiapan infrastruktur digital yang membutuhkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang kuat dan jaringan internet stabil di semua OPD serta keamanan data.

Namun sebaliknya jika infrastruktur belum optimal, WFH berisiko mengganggu kinerja dan di lain sisi Kebijakan pusat tersebut masih bersifat situasional.

“WFH diberlakukan oleh pemerintah pusat dalam kondisi tertentu, misalnya antisipasi kemacetan seperti mudik bersama di hari raya idul Fitri atau kondisi darurat bencana dan Alhamdulillah kita bersyukur tidak ada bencana,”imbuhnya.

Ia juga menegaskan jika tidak ada instruksi khusus dari pusat, daerah boleh memilih tetap WFO (Work From Office) dengan pertimbangan disiplin dan pengawasan.

“Sebagian daerah masih mempertimbangkan aspek pengawasan kinerja,disiplin kerja dan produktivitas dan WFO dianggap lebih mudah dikontrol dibanding WFH,”pungkasnya.

Sebagaimana diketahui jika Sebelumnya, Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan kebijakan bekerja dari rumah atau WFH mulai diterapkan setelah Lebaran sebagai upaya penghematan energi di tengah kenaikan harga minyak dunia.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Jaks

Berita Terkait

Amankan Malam Takbir Idul Adha 1447 H, Polsek Buay Madang Timur Gelar Patroli Hunting
Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD
Gubernur Sumsel Serahkan “Arjuna” Sapi Kurban Presiden Prabowo ke Masjid Taqwa
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Buay Madang Timur Gerakan Program Tanam Jagung ‘1 Desa 1 Hektar’
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Buay Madang Timur Bangun Sumur Bor di Masjid Al Amin
Pemkab Muba Salurkan Hewan Kurban untuk Masjid, Ponpes hingga Disabilitas
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan UMKM Binaan dan Layanan MyPertamina di Jambore Forketas Sumsel 2026
Task Force Percepatan Investasi Sumsel Diperkuat, BI dan Pemprov Fokus Tingkatkan Daya Saing Daerah

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:21 WIB

Amankan Malam Takbir Idul Adha 1447 H, Polsek Buay Madang Timur Gelar Patroli Hunting

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:42 WIB

Gubernur Sumsel Serahkan “Arjuna” Sapi Kurban Presiden Prabowo ke Masjid Taqwa

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:00 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Buay Madang Timur Gerakan Program Tanam Jagung ‘1 Desa 1 Hektar’

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:16 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Buay Madang Timur Bangun Sumur Bor di Masjid Al Amin

Berita Terbaru

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai langsung di Masjid Taqwa Palembang, Selasa (26/5/2026). Foto: (Tia)

Kota Palembang

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB