Dari Data ke Aksi: Pemkab Muba Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis FSVA

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUBA, SUARAPUBLIK.ID – Untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan yang cukup, aman, dan bergizi, Pemkab Musi Banyuasin terus memperkuat kebijakan berbasis data melalui penyusunan Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) tahun 2026 dan laporan FSVA Tahun 2025.

Langkah ini menjadi instrumen strategis bagi Pemkab Muba untuk membaca secara komprehensif kondisi ketahanan pangan di setiap wilayah, sekaligus memastikan kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba Apriadi Aziz, S.Sos.,MSi. menegaskan, FSVA merupakan landasan penting dalam merumuskan arah kebijakan pangan daerah.

“Ke depan kita tidak bisa lagi bekerja berdasarkan asumsi. Semua harus berbasis data. FSVA menjadi fondasi utama agar intervensi pemerintah tepat lokasi, tepat sasaran, dan tepat manfaat,” tegasnya, Rabu (8/6/2026).

Hasil FSVA Tahun 2025 Dikatakannya menunjukkan adanya variasi tingkat ketahanan dan kerentanan pangan antar wilayah di Kabupaten Muba. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk melakukan penanganan yang lebih fokus dan spesifik sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

Karena itu, dijelaskannya penyusunan FSVA Tahun 2026 diarahkan untuk mempertajam analisis serta memperkuat integrasi lintas sektor, mulai dari aspek ketersediaan pangan, akses masyarakat terhadap pangan, hingga pemanfaatan pangan yang bergizi.

Lebih jauh, terangnya upaya ini juga menjadi bagian dari langkah besar Pemerintah Kabupaten Muba dalam mengendalikan potensi kerawanan pangan, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan pangan yang cukup, aman, dan bergizi.

Pendekatan berbasis data ini menegaskan bahwa isu ketahanan pangan tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian penting dari agenda pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Melalui keterlibatan berbagai perangkat daerah serta pemangku kepentingan, lanjutnya Pemkab Muba mendorong kolaborasi nyata dalam membangun sistem pangan daerah yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

“Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Ketika data sudah jelas, maka intervensi harus tepat. Kita ingin masyarakat, terutama di wilayah rentan, benar-benar merasakan dampak dari kebijakan yang diambil,” tandasnya

Penulis : Hafiz

Editor : Jaks

Berita Terkait

Kolaborasi Disnakertrans Muba dan PT Baturona Adimulya Buka Lowongan Driver Dump Truck untuk Warga Lokal
Disnakertrans Muba Turunkan Tim Verifikasi Sengketa Lahan Air Balui SP 2, Jamin Hak Warga dan Investasi Tetap Aman
Todong Korban dengan Pisau, Begal Motor di Muba Diringkus Polisi Saat Bersembunyi di Banyuasin
Selama libur Sekolah, SPPG di Muba Stop Beroperasi.
Sinergi Pasca-RDP Komisi IV DPRD Muba: Kadisnakertrans Imbau Seluruh Perusahaan Optimalkan Tenaga Kerja Lokal Melalui SIAPkerja dan Patuhi Regulasi Berlapis
Jadi Pelopor di Sumsel, Disnakertrans Muba Raih Penghargaan Program Perlindungan Pekerja Rentan
Pemkab dan HRD Muba Jadi Pelopor Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan dan Pekerja Perempuan Rentan 
Ledakan Fasilitas Gas Alam di Babat Supat, Lima Pekerja Terluka Saat Uji Tekanan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:48 WIB

Kolaborasi Disnakertrans Muba dan PT Baturona Adimulya Buka Lowongan Driver Dump Truck untuk Warga Lokal

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:46 WIB

Disnakertrans Muba Turunkan Tim Verifikasi Sengketa Lahan Air Balui SP 2, Jamin Hak Warga dan Investasi Tetap Aman

Senin, 22 Juni 2026 - 16:33 WIB

Todong Korban dengan Pisau, Begal Motor di Muba Diringkus Polisi Saat Bersembunyi di Banyuasin

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Selama libur Sekolah, SPPG di Muba Stop Beroperasi.

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:13 WIB

Sinergi Pasca-RDP Komisi IV DPRD Muba: Kadisnakertrans Imbau Seluruh Perusahaan Optimalkan Tenaga Kerja Lokal Melalui SIAPkerja dan Patuhi Regulasi Berlapis

Berita Terbaru