Ledakan Fasilitas Gas Alam di Babat Supat, Lima Pekerja Terluka Saat Uji Tekanan

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Polsek Babat Supat saat melakukan olah TKP. Foto: dokumen polisi.

Jajaran Polsek Babat Supat saat melakukan olah TKP. Foto: dokumen polisi.

SUARAPUBLIK. ID, MUBA – Aktivitas pengujian fasilitas jaringan gas alam di Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), mendadak berubah menjadi kepanikan setelah terjadi ledakan pada sebuah Metering Regulating Station (MRS), Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.

 

Insiden yang terjadi di belakang Kantor Camat Babat Supat itu mengakibatkan lima pekerja mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian para pekerja telah menjalani briefing serta melakukan serangkaian persiapan sesuai prosedur pengujian. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pemeriksaan fasilitas yang meliputi Factory Acceptance Test (FAT) di pabrik dan pengujian ulang di lokasi proyek.

 

Saat proses pengujian berlangsung, gas Nitrogen (N2) digunakan untuk mengisi Pressure Regulator Station (PRS) atau perangkat pengatur tekanan. Namun, ketika pengisian dilakukan, tiba-tiba terdengar ledakan keras yang disertai semburan asap hitam dari dalam unit PRS.

 

Akibat ledakan tersebut, lima pekerja terkena dampak serpihan plat besi dan tekanan udara yang cukup kuat. Seluruh korban segera dievakuasi menggunakan kendaraan menuju Rumah Sakit Daerah Sungai Lilin untuk mendapatkan perawatan.

 

Kelima korban diketahui merupakan pekerja dari PT Kian Santang Muliatama Tbk, yakni AS, warga Kabupaten Bekasi; AM (37), warga Kota Bandung; FZ (38), warga Kota Bekasi; AO (60), warga Kabupaten Bogor; serta MO (36).

 

Mendapat laporan kejadian tersebut, Kapolsek Babat Supat IPTU Agum Marenra langsung menginstruksikan personel untuk bergerak ke lokasi. Tim yang terdiri dari Unit Reskrim, SPKT, dan Intelkam segera melakukan pengecekan serta pengamanan area.

 

“Kami menemukan bekas ledakan dan serpihan material yang berserakan di sekitar lokasi. Petugas kemudian melakukan pengamanan TKP, meminta keterangan sejumlah saksi, serta memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Kasi Humas Polres Muba AKP Hutahaean, Jumat (12/6/2026).

 

Ia menambahkan, Polsek Babat Supat telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Muba guna mendalami penyebab insiden tersebut.

 

“Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan faktor yang memicu ledakan pada fasilitas Metering Regulating Station jaringan gas alam tersebut,” pungkas Hutahaean.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital
Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.
Warga Muba Diajak Manfaatkan MagangHub Kemnaker, Pendaftaran Peserta Dibuka 3 September 2026
29 Kandidat Melaju! Hasil Seleksi Berkas Rekrutmen PT DSSP Power Sumsel 2026 Resmi Diumumkan, Tes Wawancara Digelar Esok Hari
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 10:56 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:09 WIB

BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital

Berita Terbaru

Foto : korban membuat laporan polisi

Kota Palembang

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:55 WIB