PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Miris dialami M Adrian WD (21), seorang driver ojek online (ojol) maxim di Palembang ini. Saat hendak mengatar pesanan yang diterimanya, dirinya malah menjadi korban pengeroyokan dan perampasan HP yang dilakukan oleh sekelompok pria tak dikenal di Jalan Betet Kecamatan IT II, Palembang, Sabtu (27/6/2026) sore.
Tak terima dengan peristiwa tersebut membuat warga Perumahan Bukit Nusa Indah Kecamatan Sukarami, Palembang ini melapor ke Polrestabes Palembang, kemarin malam. Dan berharap atas laporannya para pelaku dapat ditangkap.
Dihadapan petugas korban menuturkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 di depan Lorong Khotib tepatnya di Jalan Betet Kelurahan Kuto Batu. Dimana saat itu dirinya sedang menjalankan orderan dengan membonceng rekannya Randa.
Saat melintas di TKP (tempat kejadian perkara), sepeda motor yang dikendarainya tiba-tiba ditabrak oleh sepeda motor yang ditumpangi dua orang pria (pelaku-red). Akibatnya motor yang dikendarai korban oleh dan terjatuh ke badan jalan.
Belum sempat berdiri, korban dan rekannya pun langsung diserang oleh salah seorang pelaku yang memukul wajah serta menendang bagian perutnya. Sedangkan Randa yang panik langsung menyelamatkan dirinya kabur.
Melihat korban masih terkapar, seorang pria lain yang merupakan rekan pelaku datang menghampiri korban kembal. Saat itu tubuh korban diseret dan ditendang mengenai dada serta perut korban.
Aksi pengeroyokan itu akhirnya terhenti setelah seorang warga yang melintas berinisiatif melerai. Namun, situasi kembali memanas ketika korban dan para terduga pelaku terlibat adu mulut.
Setelah dilerai, tak puas salah seorang pelaku kembali melayangkan pukulan ke arah mulut korban, saat korban berkata keluarga hendak datang ke TKP. Panik medengar hal itu, para pelaku merampas satu unit telepon genggam Samsung A55, setelah pera pelaku kabur. .
Akibat tersebut, korban harus kehilangan 1 unit HP seharga Rp 6 juta dan korban mengalami luka di bagian tubuh, di antaranya lecet pada siku tangan kanan dan lengan kiri, bibir atas bengkak, nyeri di bagian hidung, kedua pipi, bawah telinga, serta pada beberapa jari kaki dan kaki kirinya.
Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui pamapta ipda Ammar membenarkan adanya laporan korban terkait LP pengeroyokan dan perampasan HP. ” laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh pertugas satreskrim Polrestabes, Palembang untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan pelaku, ” Tutupnya.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks

















