Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari

- Redaksi

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad korban saat dibawa menuju rumah duka. Foto: Basarnas Palembang.

Jasad korban saat dibawa menuju rumah duka. Foto: Basarnas Palembang.

SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Operasi pencarian terhadap Wili (20), pemuda asal Desa Seri Dalam, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, akhirnya membuahkan hasil.

 

Korban yang dilaporkan tenggelam saat menyeberangi Sungai Ogan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

 

Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam posisi mengapung di tepi Sungai Ogan, tepatnya di Kampung Keramat, Desa Tanjung Raja Utara, Kecamatan Tanjung Raja. Lokasi penemuan berjarak sekitar dua kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

 

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin menjelaskan bahwa Wili sebelumnya hilang pada Minggu (28/6/2026) ketika menyeberangi Sungai Ogan bersama tiga rekannya dari Desa Sungai Pinang I menuju Desa Seri Dalam.

 

“Korban diduga mengalami kelelahan dan kehabisan tenaga saat berada di tengah sungai, sehingga terseret arus dan tenggelam. Setelah dilakukan pencarian intensif, korban berhasil ditemukan pada hari kedua operasi SAR,” ujar Raymond, Selasa (30/6/2026).

 

Usai dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Tanjung Raja untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

 

Raymond turut mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, mulai dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, BPBD, hingga masyarakat yang ikut membantu proses pencarian.

 

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai, terutama ketika berenang atau menyeberangi perairan yang memiliki arus deras.

 

“Jika terjadi kondisi darurat yang memerlukan bantuan pencarian dan pertolongan, masyarakat dapat segera menghubungi Basarnas melalui layanan darurat 115 yang siaga selama 24 jam,” imbaunya.

 

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh personel SAR Gabungan kembali ke instansi masing-masing.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Karding: Inovasi Tanpa Biosecurity Ciptakan Risiko, Biosecurity Tanpa Inovasi Akan Tertinggal
Korban Kedua Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia
MIA Ditemukan Mengapung Tak Jauh dari Lokasi Awal Tenggelam
Dua Korban Tenggelam di Sungai Ogan Masih Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian
Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut
CR-V Terguling Usai Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kejari Palembang, Sopir Diduga Hilang Kendali
Aksi Pencurian Sawit Digagalkan, Satu Pelaku Dibekuk Polisi Berkat Laporan Warga
Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Indralaya Kabupaten Ogan Ilir
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

Karding: Inovasi Tanpa Biosecurity Ciptakan Risiko, Biosecurity Tanpa Inovasi Akan Tertinggal

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Korban Kedua Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:35 WIB

MIA Ditemukan Mengapung Tak Jauh dari Lokasi Awal Tenggelam

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Dua Korban Tenggelam di Sungai Ogan Masih Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:50 WIB

Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut

Berita Terbaru

Pelaku saat diamankan.

Kota Palembang

Jatanras Polda Sumsel Ringkus DPO Kasus Bongkar Rumah di Talang Jambe

Selasa, 29 Sep 2026 - 11:15 WIB