Api Karhutla Masih Membara di OKI, Petugas Perluas Pemadaman di Lahan Gambut

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Manggala Agni da BPBD berjibaku padamkan api. Foto: Manggala Agni.

Petugas Manggala Agni da BPBD berjibaku padamkan api. Foto: Manggala Agni.

SUARAPUBLIK. ID, OKI — Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pulau Gemantung, Kecamatan Tanjung Bubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), belum sepenuhnya membuahkan hasil.

 

Hingga akhir penanganan, kobaran api masih menyisakan asap putih tebal di sekitar lokasi. Petugas pun merekomendasikan pemadaman lanjutan untuk memastikan titik api benar-benar terkendali.

 

Kebakaran yang terjadi pada Rabu (29/7/2026) tersebut menghanguskan sekitar lima hektare lahan masyarakat. Berdasarkan hasil patroli udara Manggala Agni Daops Sumatera XVII/OKI, lokasi merupakan lahan rawa gambut tipis dengan vegetasi karimunting, belidang, gelam, dan semak belukar.

 

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan kondisi lahan yang terbakar relatif datar dengan jenis kebakaran berupa kebakaran permukaan.

 

“Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar lima hektare. Tim telah melakukan pemadaman dan sekitar satu hektare berhasil dipadamkan,” ungkap Ferdian, Jumat (31/7/2026).

 

Untuk mempercepat penanganan, petugas memanfaatkan sumber air dari kanal yang berada di sekitar lokasi. Sebanyak tiga mesin ministiker dikerahkan untuk menyemprotkan air ke titik-titik yang terbakar.

 

Tim Manggala Agni melakukan pemadaman dari sisi kiri bawah dengan fokus memutus penjalaran api menuju area yang masih hijau. Sementara itu, tim BPBD menangani kobaran dari sisi kanan titik kebakaran.

 

Selain memadamkan api, petugas juga melakukan mop up atau pendinginan di area yang telah terbakar. Langkah ini dilakukan untuk mencegah bara kembali menyala dan memicu perluasan kebakaran.

 

“Petugas juga melakukan mop up atau pendinginan terhadap area yang telah terbakar untuk mencegah api kembali menyala,” ujar Ferdian.

 

Penanganan karhutla tersebut melibatkan personel Manggala Agni Daops Sumatera XVII/OKI bersama lima anggota BPBD. Petugas turut mengerahkan dua kendaraan roda empat, dua kendaraan roda dua, tiga unit mesin ministiker, serta sejumlah peralatan pendukung.

 

Dengan api yang belum sepenuhnya padam dan asap putih masih terlihat, pemadaman lanjutan dinilai perlu dilakukan. Langkah tersebut untuk memastikan seluruh titik api terkendali sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area lainnya.

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!
Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga
Kebakaran Lorong Sabar Palembang Hanguskan 15 Rumah, Korban Hanya Selamatkan Alquran
‎Diduga Ada Kios Tak Sesuai Peruntukan, Pemkab OKI Gandeng Kejaksaan Tertibkan Pasar Shopping Kayuagung
Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara
HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla
Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar
OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Kebakaran Lorong Sabar Palembang Hanguskan 15 Rumah, Korban Hanya Selamatkan Alquran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:44 WIB

‎Diduga Ada Kios Tak Sesuai Peruntukan, Pemkab OKI Gandeng Kejaksaan Tertibkan Pasar Shopping Kayuagung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara

Berita Terbaru

Sumsel

Banggar DPRD Muba Matangkan KUA-PPAS 2027 Bersama TAPD

Senin, 2 Nov 2026 - 21:25 WIB

Kota Palembang

Buron ke Lampung, Deo Pelaku Jambret Akhirnya Ditangkap Unit Ranmor

Senin, 2 Nov 2026 - 16:04 WIB