EMPAT LAWANG, SUARAPUBLIK.ID — Sebanyak 538 anggota Gerakan Pramuka dari berbagai golongan mengikuti kegiatan perkemahan di kawasan Pulau Mas, Kabupaten Empat Lawang. Kegiatan yang berlangsung 12–14 Agustus 2026 tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka.
Perkemahan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, yang hadir mewakili Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Empat Lawang.
Dalam kesempatan itu, Fauzan menekankan pentingnya Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter sekaligus tempat menempa calon pemimpin bangsa.
Menurutnya, semangat Praja Muda Karana harus terus ditanamkan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan positif, termasuk perkemahan.
“Kita berharap tempat ini akan lebih ramai lagi. Kalau sekarang lebih kurang 538 orang, pada upacara tanggal 14 nanti paling tidak harapan saya 1.000 orang,” kata Fauzan.
Ia berharap peserta peringatan Hari Pramuka nantinya tidak hanya berasal dari peserta perkemahan, tetapi juga melibatkan anggota Pramuka golongan Siaga, seluruh Satuan Karya (Saka), serta organisasi kepemudaan di Kabupaten Empat Lawang.
“Harapan kita tempat ini akan bergetar, tempat ini akan penuh dengan semangat-semangat Praja Muda Karana,” ujarnya.
Fauzan juga meminta agar petugas upacara peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus mendatang berasal dari golongan Siaga. Ia menilai kesempatan tersebut dapat menjadi sarana bagi anggota Siaga untuk menunjukkan kemampuan dan keberanian mereka.
“Pemimpin upacara saya minta ambil dari Siaga. Yang cerdas, yang cekatan, yang bisa mencerminkan seperti apa Praja Muda Karana,” tegasnya.
Selain itu, seluruh peserta diminta mengenakan pakaian Pramuka lengkap saat mengikuti upacara puncak peringatan Hari Pramuka.
Fauzan memastikan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang akan terus memberikan dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan kepramukaan.
“Insyaallah akan mempersamai anak-anak dalam kurun waktu tiga hari ke depan. Pramuka harus tetap kita lestarikan, harus tetap tumbuh dan berkembang sebagai cikal bakal para pemimpin bangsa,” katanya.
Ia menjelaskan, pemilihan Pulau Mas sebagai lokasi perkemahan bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut memiliki nilai sejarah karena sebelumnya pernah menjadi lokasi kegiatan serupa.
“Tiga tahun yang lalu kita laksanakan di tempat ini. Kemudian tahun 2024-2025 Pramuka kita tidak bisa melaksanakan karena berbagai agenda politik. Khawatir kalau kita membuat keramaian dimanfaatkan oleh kepentingan kelompok tertentu. Tahun 2026 politik telah selesai,” jelasnya.
Ke depan, Fauzan meminta Kwarcab Gerakan Pramuka Empat Lawang menjadikan perkemahan sebagai agenda rutin minimal dua kali dalam setahun.
Agenda tersebut meliputi Kemah Bakti yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka pada Agustus serta Kemah Akhir Tahun atau Prata pada Desember.
“Anak-anak kita boleh merayakan tahun baru, tapi saya minta anak-anak Pramuka melakukan perenungan peringatan tahun baru di bumi perkemahan Pramuka di Pulau Mas yang kita cintai,” pintanya.
Untuk kegiatan Prata pada Desember mendatang, Fauzan juga meminta agar anggota Pramuka golongan Siaga dari tingkat sekolah dasar turut dilibatkan. Menurutnya, mereka merupakan bagian dari generasi penerus yang perlu sejak dini dikenalkan dengan nilai-nilai kepramukaan.
“Pemkab Empat Lawang akan memberikan dukungan maksimal untuk semua kegiatan Pramuka,” ujarnya.
Selain kegiatan di tingkat kabupaten, Fauzan menyampaikan bahwa sejumlah anggota Pramuka Empat Lawang juga telah mengikuti kegiatan di tingkat nasional dan provinsi.
Beberapa hari sebelumnya, dirinya telah melepas anggota Pramuka Empat Lawang untuk mengikuti Jambore Nasional di Cibubur. Selain itu, kontingen Empat Lawang juga berpartisipasi dalam Jambore Wardah tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
“Kita doakan mereka sehat, selamat, dan akan membawa prestasi. Paling tidak menjaga nama baik Pramuka Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Fauzan mengajak seluruh peserta perkemahan bersama-sama mengucapkan Dasa Darma Pramuka sebagai bentuk penguatan semangat dan nilai-nilai kepramukaan.
Penulis : Yun
Editor : Jaks

















