Widya Mengaku Dianiaya, Bibir Ditendang hingga Kuku Telunjuk Tangan Terlepas

- Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiko Nardance)

Korban saat melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiko Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris dialami Widya Kusuma Putri (21), warga Jalan Talang Kerangga, Lorong Darma Bakti, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang. Dirinya sudah menjadi korban penganiayaan.

Akibat peristiwa tersebut, kuku jari telunjuknya sebelah kanan terlepas. Tidak terima dengan kejadian itu, membuat Widya melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Palembang.

Dihadapan petugas piket pengaduan, Widya menuturkan, peristiwa yang dia alami tersebut, terjadi pada Minggu (22/6/2025), sekitar pukul 15.30 WIB, saat dirinya berada di Jalan Jaksa Agung, tepatnya di Cope J, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang.

Berawal, saat korban bertemu terlapor DL, di tempat kejadian perkara (TKP), untuk mengkonfirmasi bahwa korban diduga membicarakan tentang diri Terlapor.

“Bertemu di TKP untuk mengkonfirmasi karena saya dibilang terlapor pernah membicarakan dirinya,” ungkapnya, kepada petugas.

Namun, ketika bertemu di TKP, bukannya perlakukan yang baik diberikan Terlapor kepadanya, saat itu terjadi cek-cok mulut antara korban dan terlapor. “Bukan menyelesaikan masalah bertemu ini, tetapi terjadi keributan dan cek-cok mulut,” katanya.

Setelah terjadi cek-cok mulut, lanjut korban, saat itu Terlapor ini menarik tangan korban hingga terluka dan menendang bibir korban. “Tangan saya ditarik hingga terluka dan kukunya lepas, bibir saya juga ditendang,” bebernya.

Akibat peristiwa ini korban mengalami luka di bagian jari tangan sebelah kanan, dan mengalami luka dibibir (pecah bibir). “Saya tidak terima pak oleh itulah saya laporkan kesini, berharap pelaku ditangkap,”harapnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Kosasih membenarkan adanya laporan korban terkait kasus penganiayaan. “Laporan sudah saya terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS
Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi
Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi
Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi
Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul
Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap
Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Pergoki Suami Bersama Wanita Lain di Hotel, IRT Mengaku Jadi Korban KDRT

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Mantan Guru P3K di Palembang Diciduk, Uang Rp 250 Juta Raib dengan Janji Lolos CPNS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah OKI, Ir. Asmar Wijaya, M.Si., saat sidak di Pasar Kayuagung kabupaten OKI

Ogan Komering Ilir

Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:06 WIB