Walikota Palembang Ratu Dewa Lantik Tiga Pejabat Eselon II

- Redaksi

Rabu, 5 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG,- Walikota Palembang Ratu Dewa melantik tiga pejabat untuk menempati jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Pelantikan tiga pejabat Tinggi Pratama eselon IIB oleh Ratu Dewa ini dilakukan di ruang Parameswara, Kantor Setda Kota Palembang, Rabu (5/3/2025).

Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilantik ini adalah Agus Supriyanto sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Marhen sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Ahmad Furqon sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan, sebelumnya Pemkot Palembang telah melakukan seleksi terbuka dan pembentukan panitia seleksi (pansel) untuk mengisi jabatan kosong tersebut.

“Kedepan masih banyak beberapa lagi yang harus kita adakan evaluasi dan penyegaran baik eselon 2, 3 dan pejabat fungsional lainnya,” katanya.

Maka untuk itu, Sekda sebagai Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) akan melakukan evaluasi dan merapatkan beberapa jabatan yang masih kosong. “Seperti RSUD Bari, untuk pergantian nantinya harus ada mekanismenya, kita adakan pansel lagi,” katanya.

Harapannya tiga pejabat ini segera action di lapangan sesuai dengan tupoksi masing-masing. Seperti kepala Dishub soal kemacetan jalan, perbaikan halte yang banyak vandalisme dan wajah kota lainnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana, diharapkan ada koordinasi para pegawai. Konsolidasi secara internal cukup dilakukan 1 bulan saja. “Lalu Bapenda, staf Bapenda jangan lagi minta gratis makan ke rumah makan milik Wajib Pajak (WP), akhirnya pajak tidak pungut, pecat bila perlu pegawai yang ditemukan begitu, lakukan validasi data untuk meningkatkan PAD,” jelasnya.

Ratu Dewa mengatakan, akan menaikkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 107 lurah di Kota Palembang. Karena jumlah TPP yang diterima camat dan lurah ini jumlahnya cukup berbeda. “Bedanya agak jauh. Padahal tugas mereka cukup berat di lapangan. Nantinya nilainya akan dikaji dikoordinasikan dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan inspektorat untuk ditetapkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolda Sumsel Siapkan Operasi Senpi Musi 2026, Jalur Peredaran Senjata Ilegal Diburu Hingga Perbatasan
Gugatan Puluhan Sertifikat Tanah di Palembang Kandas, PTUN Nyatakan Tidak Dapat Diterima
Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam
Pelaku Jambret Tas Berisi Laptop dan HP Ditangkap, Satu Rekannya Masih Buron
Dugaan Penyelewengan Dana Rp76 Miliar, Yayasan PT PGRI Sumsel Laporkan Sejumlah Pengurus ke Polda
Pedagang dan Pemerintah Capai Kesepakatan, Pasar 7 Ulu Akan Ditata Ulang untuk Kurangi Kemacetan
Astra Motor Sumsel bersama AHM Dorong Generasi Muda Berkarya lewat SFL dan AHBS 2026
OTT Bupati Muara Enim Bongkar Dugaan Suap Auditor BPK, Praktisi Hukum Soroti Rekam Jejak Kasus Serupa

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kapolda Sumsel Siapkan Operasi Senpi Musi 2026, Jalur Peredaran Senjata Ilegal Diburu Hingga Perbatasan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:11 WIB

Gugatan Puluhan Sertifikat Tanah di Palembang Kandas, PTUN Nyatakan Tidak Dapat Diterima

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:36 WIB

Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:34 WIB

Pelaku Jambret Tas Berisi Laptop dan HP Ditangkap, Satu Rekannya Masih Buron

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:22 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Rp76 Miliar, Yayasan PT PGRI Sumsel Laporkan Sejumlah Pengurus ke Polda

Berita Terbaru