Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto.:  korban membuat laporan polisi

Foto.: korban membuat laporan polisi

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Seprina (42), seorang ibu rumah tangga warga Kecamatan Kertapati, Palembang, tak kuasa menahan tangis saat mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Kamis (11/6/2026) pagi. Dengan wajah masih menyisakan lebam akibat pukulan, ia melaporkan kembali seorang wanita berinisial MS yang diduga menganiayanya setelah menuduh dirinya sebagai perebut laki orang (pelakor).

 

Korban mengaku sebelumnya sempat berdamai dengan terlapor terkait persoalan yang sama. Namun, karena kembali menjadi korban kekerasan, Seprina memilih menempuh jalur hukum. Atas laporan tersebut, terlapor akhirnya diamankan polisi.

 

Di hadapan petugas, Seprina menuturkan peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu (10/6/2026) siang di depan ATM BRI yang berada di kawasan Alfamart Wijaya, Kecamatan Kertapati, Palembang.

 

“Saat itu saya baru selesai mengambil uang di ATM, Pak,” ujarnya kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang.

 

Menurut korban, usai keluar dari ATM, terlapor tiba-tiba muncul dari belakang dan langsung melakukan pemukulan.

 

“Awalnya dia tidak ada di lokasi. Tiba-tiba sudah ada di belakang saya dan langsung memukul dari belakang,” katanya.

 

Tak hanya sekali, saat korban berusaha membalikkan badan, terlapor kembali melayangkan pukulan ke bagian wajah. Bahkan jilbab yang dikenakan korban ditarik hingga terlepas.

 

“Saya dituduh sebagai pelakor, padahal saya tidak pernah mengganggu suaminya. Dulu juga pernah saya laporkan, tapi sempat didamaikan. Sekarang dia cari masalah lagi, jadi saya laporkan supaya diproses,” ungkap Seprina.

 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam di bagian wajah, punggung, dan lengan.

 

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui personel piket, Ipda Tamia, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang disampaikan korban.

 

“Laporan korban sudah kami terima dan akan diteruskan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

Aliran Rp12,4 Miliar Terungkap, KPK Dalami 13 Proyek yang Dikaitkan dengan Hermison
JPU KPK Ungkap Aliran Dana Rp13 Miliar, Mengalir ke Keluarga Abi Nurwardani hingga Edison
Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi 
City Rolling Konsumen Loyal Motorku X Bersama Honda Community, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian
Perketat Intervensi Gizi, Menjadi Trend Positif Turun Nya Stunting Palembang 
Kepung 15 Daerah di Sumsel, BPBD Catat 2.676 Kejadian Karhutla Selama Kemarau
Curi Motor di Samping Are Parkir PIM, Pelaku Berurusan Dengan Unit Pidum
Tak Terima Motor Digelapkan Teman Kakak Sepupunya, M Lapor ke Polisi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 21:06 WIB

Aliran Rp12,4 Miliar Terungkap, KPK Dalami 13 Proyek yang Dikaitkan dengan Hermison

Selasa, 15 September 2026 - 21:03 WIB

JPU KPK Ungkap Aliran Dana Rp13 Miliar, Mengalir ke Keluarga Abi Nurwardani hingga Edison

Selasa, 15 September 2026 - 20:58 WIB

Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi 

Selasa, 15 September 2026 - 17:08 WIB

City Rolling Konsumen Loyal Motorku X Bersama Honda Community, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Perketat Intervensi Gizi, Menjadi Trend Positif Turun Nya Stunting Palembang 

Berita Terbaru

Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi itu

Kota Palembang

Anak jadi Korban Penganiayaan, Ibu Lapor Polisi 

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:58 WIB