Uang Rp22 Juta Milik Aidil Raib Gegara Ikut Program Loyality Mapclub

- Redaksi

Senin, 4 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris dialami Aidil Setyawan (24), warga Jalan H Benyamin Dusun 1 Tanjung Baru Ogan Ilir. Dirinya sudah menjadi korban penipuan dan penggelapan. Akibat mengikuti program loyality mapclub, akibat kejadian ini uang korban sebesar Rp22 juta pun raib.

Tak terima membuat korban pun  mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polrestabes Palembang, guna melaporkan peristiwa penipuan dan penggelapan yang dialaminya, Senin (4/12/2023).

Kepada petugas piket pengaduan, Aidil menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, (30/11/2023), sekitar pukul 10.42 WIB. Berawal saat dirinya mengikuti program loyality mapclub melalui aplikasi telegram dengan mendapatkan keuntungan.

“Awal saya dapat pesan dari WhatsApp. Yang mengajak saya untuk ikut program ini, dengan mendapatkan keuntungan. Tugas hanya ngelike saja di aplikasi penjual online,” ungkapnya.

Setelah mengikuti awalnya, lanjut Aidil, dirinya percaya karena ia sudah mendapatkan uang keuntungan Rp800 ribu. “Jadi percaya pak. Ternyata program ini memang menghasilkan uang, saya diberikan keuntungan Rp800 ribu,” bebernya.

Setelah itu, sambung Aidil, ia disuruh untuk melakukan Toup ke dana rekening pemilik perusahan, untuk mendapatkan hasil yang besar. Lantaran percaya, ia pun melakukan transfer ke rekening CIMB niaga atas nama Sasmita Diandra Nasution, 7075********.

“Saya Transfer pak di melalui bank Sumsel Babel, dii jalan Gub Bastari. Sedikit-sedikit hingga total Rp22 juta,” katanya.

Namun, setelah di transfer dirinya pun baru sadar bahwa sudah menjadi korban penipuan. “Setelah saya transfer pak. Saya tidak mendapatkan keuntungan lagi. Oleh itulah saya tanya lewat telegram, namun tidak pernah dibalas,” katanya sambil mengatakan oleh itulah dirinya melapor.

Dengan ada laporannya, Aidil berharap laporan segera ditindaklanjuti petugas. “Saya berharap laporan saya Tindaklanjuti petugas pak, agar uang saya kembali. Saya tidak menyangka, bahwa saya bakal menjadi korban penipuan dan penggelapan,” katanya.

Sementara, laporan korban diterima oleh petugas piket pengaduan Polrestabes, Palembang dan akan ditindaklanjuti oleh Unit Pidana Khusus (Pidsus), untuk dilakukan penyelidikan mendalam. (ANA)

Berita Terkait

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi
Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet

Berita Terbaru