Top up Gopay Rp 15 Juta, Diterima Malah Tumpukan Kertas Putih

- Redaksi

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban usai membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Korban usai membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Masih terlihat trauma dan merasa bersalah, Rena (17) seroang penjaga counter di Palembang  mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang. Ini lantaran ia sudah menjadi korban penipuan saat melakukan transaksi di Akun Gopay senilai Rp 15 juta.

Alih-alih berharap dibayar dengan uang asli, namun saat diterimanya uang tersebut malah lembaran kertas kosong. Kepada petugas Rena ditemani pemilik counter yakni Made Yoga artana (23), menuturkan peristriwa tersebut terjadi pada Selasa (27/5/2025), sekitar pukul 18.00 WIB.

“Awalnya saya sedang jaga counter pak di jalan Maskarebet Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang-Alang Lebar,” kata Rena, warga Desa Lebung, Rantau Bayur kepada petugas.

Lalu, datang seorang laki-laki yang hendak mengisi akun gopay dengan nomor HP 081943******, atas nama Muhamad Sani Aka (Terlapor). “Pelaku datang menanyakan bisa tidak top up, saya Jawab bisa. Setelah itu pelaku meminta Top Up Rp 15 juta,” bebernya.

Setelah korban melakukan Top up ke akun gopay tersebut, sambung korban pelaku ini meninggalkan uang di bungkus plastik hitam. Namun betapa panik Rena ketika membuka plastik tersebut, saat dibuat palastik itu, isinya hanya tumpukan kertas.

“Ketika sudah saya Top up. Terlapor bilang uang ada di dalam plastik. Saya melihat uang tersebut asli awalnya. Pas pelaku pergi meninggalkan uang tersebut diatas meja, ketika saat buka diatas tumpukan itu uang palsu dibawa kertas putih semua,” bebernya.

Di tempat yang sama, pemilik counter yakni Made Yoga Artana berharap atas laproannya pelaku ditangkap. “Sudah meresahkan pak. Dan sudah dua kali terjadi. Saya berharap pelaku ditangkap,” harapnya.

Sementara, KA SpK Polestabes Palembang Ipda Yudi membenarkan adanya laporan korban terkait aksi Penipuan. “Laporan sudah diterima dan akan diteruskan ke Satreskrim Polestabes Palembang Unit Pidsus,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi
Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet

Berita Terbaru