Tes Urine Mendadak di DPRD Pagar Alam, Hasilnya Seluruh Anggota Negatif Narkoba

- Redaksi

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAGAR ALAM, SUARAPUBLIK.ID.-Suasana ruang rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagar Alam mendadak berubah setelah pelaksanaan sidang pengesahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun 2025, Senin (6/4/2026).

Usai rapat, sejumlah anggota DPRD bersama unsur pimpinan langsung menjalani tes urine yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pagar Alam. Pemeriksaan ini dilakukan secara mendadak di area kantor DPRD.

Kepala BNNK Pagar Alam, Eka Agustina, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan Sekretariat Dewan (Sekwan) sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemerintahan.

“Dari total 25 anggota DPRD, saat ini baru 16 orang yang telah menjalani tes urine. Sisanya akan dijadwalkan untuk pemeriksaan lanjutan,” ujarnya.

Baca Juga : Pemkot Pagar Alam Targetkan Predikat Kota Layak Anak 2026, Wawako Dorong Evaluasi Menyeluruh OPD

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, BNNK memastikan bahwa tidak ditemukan indikasi penggunaan narkotika di antara anggota DPRD yang telah menjalani tes.

Meski demikian, pihak BNNK tetap mengimbau seluruh pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) untuk menjauhi narkoba serta obat-obatan terlarang lainnya.

Sekretaris DPRD Pagar Alam, Rano Fahelzi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan tes urine tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Saya sendiri juga telah menjalani tes dan hasilnya negatif atau bersih dari narkoba,” ungkapnya.

Baca Juga : Wawako Pagar Alam Ajak ASN Terapkan Budaya Kerja Baru, Tekankan Efisiensi Energi dan Pelayanan Publik

Tes urine mendadak ini menjadi langkah preventif yang menunjukkan keseriusan BNNK dan DPRD Pagar Alam dalam menjaga integritas serta kredibilitas lembaga publik.

Ke depan, pemeriksaan serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan seluruh unsur pemerintahan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Admin

Berita Terkait

Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani
Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi
Langit Masih Kering, Polres Pagaralam Gelar Shalat Istisqa Mohon Hujan dan Selamat dari Karhutla
Tidak Ada Hotspot Namun Asap Samar Selimuti Pagar Alam Dinkes Turun Tangan Cek Kualitas Udara
Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO
Tampang Sadis Pelaku Perampokan Petani 62 Tahun di Pagar Alam, Berstatus Pelajar Asal Kabupaten Lahat
Tak Nanggung! Misi Jadi Lumbung Bawang Putih Di Sumsel, Pagar Alam Siapkan Lahan 21 Hektar 
17 Hari Polres Pagar Alam Sukses Selamatkan 7.500 Jiwa Usai Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Langit Masih Kering, Polres Pagaralam Gelar Shalat Istisqa Mohon Hujan dan Selamat dari Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tidak Ada Hotspot Namun Asap Samar Selimuti Pagar Alam Dinkes Turun Tangan Cek Kualitas Udara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menghadiri rapat koordinasi evaluasi penanggulangan karhutla di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Kerentanan Karhutla Tinggi, Wisata Pendakian 9 Taman Nasional Ditutup

Senin, 31 Agu 2026 - 17:49 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menghadiri rapat koordinasi evaluasi penanggulangan karhutla di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Menhut sebut Tren Karhutla di Sumatera Selatan Terus Menurun

Senin, 31 Agu 2026 - 17:45 WIB