Kolaborasi BPDP, Ditjenbun dan IPB Training Perkuat Kompetensi Petani Sawit OKU

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Peserta Pelatihan Budi Daya Perkebunan berfoto bersama saat kunjungan lapang di perkebunan kelapa sawit di OKU.

 

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci dalam mendorong pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang lebih produktif dan berkelanjutan.

 

Hal tersebut diwujudkan melalui Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026 yang melibatkan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian, dan IPB Training.

 

Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam Pelatihan Budi Daya Kelapa Sawit yang diikuti 174 petani asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Kegiatan berlangsung selama enam hari, 26–31 Agustus 2026, di Beston Hotel Palembang.

 

Para peserta terbagi dalam enam angkatan, yakni Angkatan XXIV hingga XXIX. Selama pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga dilibatkan dalam praktik serta diskusi berdasarkan persoalan yang mereka hadapi di perkebunan masing-masing.

 

Sejumlah materi yang diberikan meliputi regulasi dan kebijakan perkebunan, persiapan benih dan bahan tanam, pembibitan, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM), pengendalian gulma, pemupukan, hingga pengendalian hama dan penyakit.

 

Menariknya, proses pembelajaran dikaitkan langsung dengan pengalaman para petani. Persoalan mengenai kondisi lahan, pembibitan secara mandiri hingga cara mendapatkan bibit yang asli dan bersertifikat menjadi bagian dari diskusi bersama narasumber.

 

Pembelajaran juga diperkuat melalui praktikum. Peserta diberikan kesempatan mempraktikkan pemindahan bibit dari PN ke MN menggunakan ponjok, melakukan pengajiran, kalibrasi alat, penyemprotan, serta pengukuran pH tanah dan pupuk menggunakan kertas lakmus.

 

Tak hanya di ruang pelatihan, peserta juga mengikuti kunjungan lapang. Dalam kegiatan tersebut, petani mempraktikkan penggunaan egrek, kastrasi, perawatan piringan secara manual maupun menggunakan mesin, serta penggunaan traktor.

 

Peserta juga berdiskusi langsung dengan narasumber dari IPB Training dan PT Dutareka Mandiri mengenai berbagai persoalan teknis yang ditemukan di lapangan.

 

Kegiatan pembukaan pelatihan turut dihadiri Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan Dian Eka Putra, S.STP., M.Si., Wakil Bupati OKU Ir. H. Marjito Bachri, S.T., Kepala Dinas Pertanian OKU Kgs. M. Effendi Fery, S.STP., M.Si., Dr. M. Apuk Ismane selaku Ketua Tim Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan yang mewakili BPPSDMP, perwakilan Ditjenbun, serta Lead Trainer IPB Training Prof. Dr. Ir. Hariyadi, M.S.

Melalui pola pelatihan tersebut, penguatan SDM petani tidak sebatas transfer pengetahuan. Pengalaman yang dimiliki petani juga menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran sehingga persoalan di kebun dapat dibahas secara lebih konkret.

 

Selama enam hari pelatihan, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan mengenai tahapan budi daya kelapa sawit secara menyeluruh. Mulai dari persiapan bahan tanam dan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemupukan hingga pengendalian hama dan penyakit.

 

Kolaborasi BPDP, Ditjenbun dan IPB Training ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas petani sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan untuk memperbaiki pengelolaan kebun serta mendukung peningkatan produktivitas kelapa sawit di Kabupaten OKU.

Penulis : uci

Berita Terkait

Kerentanan Karhutla Tinggi, Wisata Pendakian 9 Taman Nasional Ditutup
Pengacara Minta Kholizol-Raga Bebas: Tuntutan JPU Dinilai Tak Sesuai Fakta Sidang
Menhut sebut Tren Karhutla di Sumatera Selatan Terus Menurun
Pandangan Kriminologi dan Ahli Hukum Pidana dalam Perkara Ko Ajun
Sidang Gugatan 25 Media di Palembang, Ahli Dewan Pers Tegaskan Wartawan Berhak Publikasikan Fakta Peristiwa
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
Palembang dapat Bantuan Dalam Perkuat Penanganan Karhutla
Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Kerentanan Karhutla Tinggi, Wisata Pendakian 9 Taman Nasional Ditutup

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Pengacara Minta Kholizol-Raga Bebas: Tuntutan JPU Dinilai Tak Sesuai Fakta Sidang

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Menhut sebut Tren Karhutla di Sumatera Selatan Terus Menurun

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Pandangan Kriminologi dan Ahli Hukum Pidana dalam Perkara Ko Ajun

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Sidang Gugatan 25 Media di Palembang, Ahli Dewan Pers Tegaskan Wartawan Berhak Publikasikan Fakta Peristiwa

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menghadiri rapat koordinasi evaluasi penanggulangan karhutla di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Kerentanan Karhutla Tinggi, Wisata Pendakian 9 Taman Nasional Ditutup

Senin, 31 Agu 2026 - 17:49 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menghadiri rapat koordinasi evaluasi penanggulangan karhutla di Griya Agung Palembang, Senin (31/8/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Menhut sebut Tren Karhutla di Sumatera Selatan Terus Menurun

Senin, 31 Agu 2026 - 17:45 WIB