Tergiur Bisnis Catering untuk Lapas, Herowin Tertipu Ratusan Juta

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Korban membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris dialami Herowin Jusnadi (45). Dirinya sudah menjadi korban penipuan yang dilakukan rekan bisnis sendiri. Tidak terima sudah merugi hingga ratusan juta, membuat ia pun melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Palembang, Selasa (22/7/2025).

Kepada petugas warga Jalan Komplek Prima Indah Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako Palembang, menirukan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (6/4/2025), sekitar pukul 11.00 WIB, di Jalan Demang Lebar Daun Lobby Hotel Amaris Kecamatan IB I Palembang.

Berawal, korban dikenalkan saksi AR kepada saksi UN. Selanjutkan UN menawarkan kerjasama pengadaan catering di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA), kelas 1 Pakjo, Palembang. Dan saksi UN berjanji akan memberikan keuntungan sebesar 15 persen tiap bulan kepada korban.

Dikarenakan saksi UN penjabat pembuat komitmen (PPK), di LPKA kelas 1 Pakjo, Palembang, sehingga saat itu korban percaya dan menyetujui kerja sama tersebut.

“Awalnya saya percaya saja pak. Karena saat ini dikenalkan pada UN, penjabat pembuat komitmen di LPKA,” ungkapnya kepada petugas.

Lalu, UN mengenalkan korban dengan terlapor yakni SR merupakan juru masak di LPKA. Kemudian korban dan terlapor saksi bertemu di TKP (tempat kejadian perkara). Guna menandatangani surat perjanjian kerja sama catering yang di maksud.

“Setelah melakukan menandatangani perjanjian tersebut, saya memberikan sejumlah uang kepada terlapor,” katanya.

Namun, hingga waktu yang ditentukan korban tidak menerima keuntungan yang dijanjikan. “tidak ada keuntungan yang sama terima. Lalu ketika saya minta kembali uang, uang saya tidak dikembalikan oleh itu saya laporkan,” ungkapnya, sambil mengatakan akibat peristiwa korban mengalami kerugian Rp 150 juta.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwin membenarkan adanya laporan korban terkait penipuan dan penggelapan terkait kasus catering. “Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti petugas Satreskrim Polrestabes Palembang,” katanya. (ANA)

Berita Terkait

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi
Terbongkar! Jaringan Angkutan Batubara Tanpa Dokumen di OKU Timur Digulung, 12 Orang Diamankan
Dua Pria Tak Dikenal Pepet dan Aniaya IRT di Palembang, Korban Lapor Polisi
Pegawai Baru Diduga Bobol Warung Pecel Lele R&R, Empat Tabung Gas dan Speaker Raib
Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu
Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi
Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:16 WIB

Terbongkar! Jaringan Angkutan Batubara Tanpa Dokumen di OKU Timur Digulung, 12 Orang Diamankan

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dua Pria Tak Dikenal Pepet dan Aniaya IRT di Palembang, Korban Lapor Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:23 WIB

Pegawai Baru Diduga Bobol Warung Pecel Lele R&R, Empat Tabung Gas dan Speaker Raib

Senin, 13 Juli 2026 - 17:43 WIB

Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu

Berita Terbaru

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Kota Palembang

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:56 WIB

Empat Lawang

Enam Siswa Empat Lawang Raih Beasiswa Penuh ke SMA Kebangsaan Lampung

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:48 WIB