Terdampak Kabut Asap, Ratusan Balita Terima Bantuan

- Redaksi

Kamis, 21 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Ratusan balita yang terdampak akibat bencana kabut asap di Kelurahan Mariana, Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), pada kamis (21/9/2023), menerima santunan langsung dari Kepala Puskesmas dan Lurah Mariana.

Bantuan yang diberikan berupa Susu kacang hijau dan gizi, diberikan secara simbolis kepada 30 balita korban kabut asap.

“Apa yang kami berikan ini sebagai salah satu bentuk rasa turut simpati kepada para Balita yang setiap harinya bisa menghirup asap. Meski tidak dapat mengembalikan yang telah terjadi semoga dapat bermanfaat untuk bapak dan ibu sekalian,” kata Kepala Puskesmas Mariana, Isferiyanto.

Dalam kesempatan itu, Isferiyanto didampingi pejabat Kelurahan Mariana beserta keluarga korban. Ia juga meminta keluarga balita bilamana ada gejala batuk segera cepat bawa ke Puskesmas.

Yesi Marcela (24), salah satu ibu balita mengatakan, kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ini, sudah sangat terasa saat menghirup udara di pagi dan malam hari.

“Anak saya Ratu Agnesia baru 1,5 tahun, merupakan salah satu korban kabut asap di Kelurahan Mariana,” ungkap Yesi.

Hingga kini ada lika warga yang terjangkit ISPA di Kelurahan Mariana, dan ada ratusan hingga ribuan warga kena dampak dari kabut asap.

Kabut asap yang terjadi salah satunya di Banyuasin dengan tingkat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di ambang tidak sehat bagi kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang berpotensi tinggi seperti anak-anak, orang berusia dan penderita gangguan pernafasan.

Untuk meminimalisir dampak buruk kabut asap, pemerintah menyiapkan langkah-langkah evakuasi jika kondisi udara memburuk dan salah satunya dengan opsi menyediakan alat penyaring udara (air purifier).

Tim Kesehatan Puskesmas mariana dan Kelurahan mariana banyu asin hingga kini sudah menyiapkan segala sesuatunya dan antisifasi dari segala lini.

Dengan banyak nya kebakaran lahan gambut dan semak belukar di banyu asin, Tim dari Tni Polri BPBD dan Pemerintah sudah bahu membahu untuk mematikan api ,sehingga kabut asao bisa bekurang. (ANA)

Berita Terkait

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI
BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa
Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi
Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026
Pidsus Kejari Banyuasin Tahan Kades Aktif Dua Periode Sebokor, Diduga Korupsi Dana Desa Rp418 Juta
Warga Kenten Laut Somasi PERUMDA PDAM Tirta Betuah Banyuasin: 10 Tahun Air Mengalir Tanpa Kepastian
Kisah “Kebucinan” di Balik Gurihnya Pempek Abin Anisa, Lewat Marketplace Dilirik Hingga Mancanegara

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:01 WIB

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:44 WIB

BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:01 WIB

Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi

Kamis, 16 April 2026 - 20:46 WIB

Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:40 WIB

Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026

Berita Terbaru