SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Madang Timur jajaran Polres OKU Timur menggelar kegiatan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah desa rawan pada Minggu (14/06/2026).
Langkah preventif ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat serta menekan risiko bencana kebakaran di wilayah hukum setempat memasuki musim kemarau.
Kapolsek Buay Madang Timur, Iptu Swisspo, menjelaskan bahwa kegiatan yang dimulai sejak Pukul 08.40 WIB ini menyasar beberapa titik strategis, di antaranya Desa Kedu dan Desa Sumber Asri.
Dalam operasi mitigasi tersebut, personel kepolisian bergerak menemui langsung warga, terutama para petani dan peladang di area perkebunan.
“Hari ini anggota kami, Bripka Nur Holik dan Brigadir Tedy Heryadi, turun langsung ke lapangan. Fokus utama hari ini adalah melaksanakan 11 giat mitigasi, yang didominasi oleh penyebaran enam maklumat Kapolda Sumsel serta lima patroli terpadu di kawasan rawan,” ujar Iptu Swisspo, pada Minggu (14/06/2026).
Selain membagikan lembaran maklumat, petugas juga memasang spanduk imbauan dan memberikan edukasi langsung mengenai larangan membuka lahan dengan cara dibakar.
Edukasi ini bertujuan agar masyarakat memahami dampak buruk polusi udara serta sanksi hukum yang berlaku bagi pelaku pembakaran liar.
Berdasarkan hasil pantauan lapangan dan pengecekan titik panas (hotspot), wilayah Buay Madang Timur saat ini dilaporkan nihil dari indikasi kebakaran.
Pihak kepolisian memastikan seluruh rangkaian kegiatan mitigasi berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif, serta berharap masyarakat dapat bekerja sama secara aktif menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
Penulis : Mamat
Editor : Aan Wahyudi

















