Tag: Palembang

  • Herman Deru Instruksikan Biro Travel Promosikan Layanan Kesehatan dalam Paket Wisata Sumsel

    Herman Deru Instruksikan Biro Travel Promosikan Layanan Kesehatan dalam Paket Wisata Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menginstruksikan seluruh biro perjalanan wisata untuk mulai mempromosikan layanan kesehatan lokal dalam paket tur guna menjadikan Sumsel sebagai destinasi unggulan health tourism.

    Langkah strategis ini bertujuan untuk menekan angka masyarakat yang berobat ke luar negeri sekaligus menarik pasien dari luar daerah agar beralih ke fasilitas medis di Sumatera Selatan.

    Menurut Deru, integrasi antara sektor pariwisata dan medis sangat mendesak dilakukan agar potensi dokter spesialis dan fasilitas rumah sakit yang lengkap di wilayahnya lebih dikenal secara luas.

    “Mulai besok saya minta biro travel berikan menu tujuan baru, yakni kesehatan. Kita jangan kalah agresif dalam promosi dibandingkan negara tetangga. Kita punya tenaga medis mumpuni hingga profesor, fasilitas kita pun sudah lengkap,” ujar Deru saat peluncuran Health Tourism di Griya Agung, Jumat kemarin.

    Selain mendorong promosi dari sisi agen perjalanan, Deru juga memberikan penekanan khusus kepada pengelola rumah sakit untuk mengevaluasi kualitas pelayanan garda terdepan.

    Ia menekankan pentingnya aspek keramahtamahan agar pasien merasa nyaman layaknya seorang turis yang sedang menikmati masa liburan.

    “Kalau dari depan saja sudah tidak ramah, orang sakit bukan sembuh malah tambah parah. Karena kita sudah mencanangkan ini, artinya tamu akan datang, maka seluruh layanan medis harus benar-benar siap,” katanya.

    Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Sumsel optimistis dapat mentransformasi citra daerah yang selama ini dominan dengan wisata kuliner menjadi pusat rujukan kesehatan nasional yang kompetitif dan berdaya saing global.

  • Astra Motor Sumsel Kemas Honda Genergy Lebih Fresh dan Seru di Awal 2026

    Astra Motor Sumsel Kemas Honda Genergy Lebih Fresh dan Seru di Awal 2026

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Astra Motor Sumsel kembali menghadirkan program Honda Genergy sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan generasi muda di Sumatera Selatan. Mengawali tahun 2026, Honda Genergy dikemas dengan konsep yang lebih fresh dan seru, menghadirkan rangkaian kegiatan edukatif, inspiratif, hingga aksi sosial yang menyasar pelajar tingkat SMA di Palembang.

    Pada rangkaian terbarunya, Honda Genergy menyambangi SMA Muhammadiyah 1 Palembang pada 29 Januari 2026 dan dilanjutkan ke SMA IT Al-Fuqroh Palembang pada 30 Januari 2026. Dalam kegiatan ini, siswa diajak untuk mengikuti berbagai aktivitas menarik mulai dari game interaktif, penampilan ekstrakurikuler siswa, edukasi safety riding sekaligus slalom challenge yang seru dan edukatif.

    Tidak hanya itu, Honda Genergy kali ini juga menghadirkan dua kegiatan spesial yang berbeda dari sebelumnya. Pertama, aksi donor darah yang mengajak para siswa untuk berbagi dan membantu sesama yang membutuhkan. Kedua, seminar inspiratif seputar persiapan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menghadirkan narasumber inspiratif, Pasha Fazillah Afap, Ketua BEM Universitas Sriwijaya.

    Sebagai pelengkap kemeriahan acara, Honda Genergy juga menghadirkan hiburan melalui special performance dari Asep Aiken yang sukses menciptakan suasana semakin meriah dan penuh semangat.

    Marketing Manager Astra Motor Sumsel, Antofany Yusticia, menyampaikan bahwa Honda Genergy tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah edukasi dan pengembangan karakter generasi muda.

    “Melalui Honda Genergy, kami ingin lebih dekat dengan generasi muda dengan menghadirkan kegiatan yang relevan, positif, dan inspiratif. Tidak hanya edukasi keselamatan berkendara, kami juga ingin menumbuhkan kepedulian sosial serta memotivasi siswa untuk berani bermimpi dan mempersiapkan masa depan mereka sejak dini,” ujarnya.

    Sebelumnya, Honda Genergy telah lebih dulu menyambangi sejumlah sekolah di Palembang, yaitu SMA Xaverius 1 pada 15 Januari 2026, SMA Xaverius 3 pada 22 Januari 2026, serta SMAN 16 Palembang pada 27 Januari 2026. Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti konsistensi Astra Motor Sumsel dalam menghadirkan aktivitas positif dan inspiratif bagi pelajar di Sumatera Selatan.

    Ke depan, Astra Motor Sumsel berkomitmen untuk terus menghadirkan Honda Genergy ke lebih banyak sekolah dengan konsep yang semakin menarik, relevan, dan bermanfaat bagi generasi muda.

  • Dalam Gelap Bioskop, Alumni SMAN 18 Palembang Berbagi Rasa Lewat Nobar Film Religi

    Dalam Gelap Bioskop, Alumni SMAN 18 Palembang Berbagi Rasa Lewat Nobar Film Religi

    PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID —Di tengah dominasi film-film hiburan ringan di layar lebar, Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? hadir sebagai ruang hening untuk merenung. Film produksi Paragon Pictures ini mengajak penonton menyelami luka-luka keluarga yang kerap tersembunyi tentang poligami, perceraian, hingga pergulatan kesehatan mental yang perlahan membentuk kehidupan anak dan orang tua.

    Nuansa sunyi dan reflektif itu terasa sejak penayangan perdananya yang digelar Jumat (30/1/2026) di Palembang Square. Bagi Alumni SMA Negeri 18 Palembang Angkatan 2001, momen nonton bersama bukan sekadar agenda temu kangen, tetapi juga perjalanan emosional yang menyentuh sisi paling personal dari kehidupan keluarga.

    Citra, salah satu alumni, mengaku film ini langsung menarik perhatiannya sejak trailer pertama dirilis. Kisah yang diangkat terasa dekat dengan realitas sehari-hari, terutama bagi dirinya yang berprofesi sebagai guru dan kerap berhadapan dengan anak-anak dari keluarga tidak utuh.

    “Ini bukan cerita yang dibuat-buat. Banyak yang benar-benar terjadi di sekitar kita. Saya sering menemui murid yang memikul beban keluarga di usia yang masih sangat muda,” ungkapnya lirih.

    Antusiasme alumni begitu besar hingga panitia membagi penayangan ke dalam empat sesi. Setiap sesi diikuti sekitar 50 orang, menyesuaikan kesibukan masing-masing. Pemutaran dimulai pukul 14.00 WIB, berlanjut pukul 16.20 WIB dan 18.30 WIB, hingga sesi terakhir pukul 20.30 WIB.

    “Supaya semua bisa ikut, akhirnya dibagi empat sesi. Kami sendiri memilih ikut sesi pertama,” kata Citra.

    Menurutnya, kekuatan utama film ini terletak pada keberaniannya menyajikan konflik keluarga secara jujur dan membumi. Tidak ada dramatisasi berlebihan, hanya potret kehidupan yang pahit, sunyi, dan sering kali membingungkan—terutama bagi anak-anak yang tumbuh di tengah retaknya keluarga.

    “Ada rasa sedih, haru, dan banyak kejutan yang tidak terduga. Akhir ceritanya pun di luar ekspektasi. Film ini mengajak kita berpikir, bukan sekadar menangis,” tuturnya.

    Lebih dari sekadar tontonan, Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? membuka ruang empati dan percakapan tentang isu keluarga dan kesehatan mental yang selama ini jarang dibicarakan secara terbuka.

    “Kalau harus memberi nilai, kami sepakat memberi 10. Terima kasih Paragon Pictures, film ini benar-benar menyentuh,” pungkas Citra.

  • Pemkot Palembang Dukung Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa Sumsel untuk Perluas Manfaat Sosial

    Pemkot Palembang Dukung Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa Sumsel untuk Perluas Manfaat Sosial

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang menyatakan dukungan penuh terhadap program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Dompet Dhuafa Sumatera Selatan, termasuk berbagai kegiatan sosial menyambut bulan suci Ramadan 2026.

    Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan antara jajaran Pemkot Palembang dan Dompet Dhuafa Sumsel yang membahas penguatan kolaborasi program sosial bagi masyarakat kurang mampu.

    Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Dompet Dhuafa Sumsel, Penta Agustina, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Palembang terhadap berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan donasi sosial lainnya.

    Menurutnya, setiap tahun program Dompet Dhuafa telah memberikan manfaat kepada sekitar 100 ribu penerima di Sumatera Selatan melalui program pendidikan, layanan kesehatan, hingga kegiatan dakwah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dhuafa.

    Menjelang Ramadan, Dompet Dhuafa kembali menjalankan program berbagi bertajuk “Berbagi Itu Kalcer”, yang menyasar masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah.

    Selain itu, pada 8 Februari 2026 mendatang, Dompet Dhuafa juga akan menggelar kegiatan nonton bareng bersama 100 anak yatim dan 100 relawan di Transmart Palembang sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Ramadan.

    Dalam kesempatan tersebut, pihak Dompet Dhuafa juga berharap dukungan fasilitas dari Pemkot Palembang, termasuk penggunaan ruang di rumah dinas serta dukungan konsumsi kegiatan.

    Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan bahwa Pemkot Palembang terus menjalankan program sosial sesuai visi Wali Kota Palembang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui program perbaikan rumah tidak layak huni bersama Baznas Palembang.

    Ia juga mendorong Dompet Dhuafa memperluas kerja sama dengan Dinas Sosial serta organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, termasuk menjalin sinergi dengan BUMD dan forum CSR di Kota Palembang guna memperkuat gerakan sosial bersama.

    “Program sosial seperti ini sangat membantu masyarakat dan sejalan dengan program Pemerintah Kota Palembang. Kami tentu mendukung penuh kegiatan Dompet Dhuafa,” ujarnya.

    Pemkot Palembang pun mempersilakan Dompet Dhuafa untuk segera menindaklanjuti koordinasi teknis dengan Dinas Sosial agar berbagai program bantuan sosial dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

  • DPRD Palembang Tegaskan Seragam Gratis, Sekolah Dilarang Menjual

    DPRD Palembang Tegaskan Seragam Gratis, Sekolah Dilarang Menjual

    PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID —Kebijakan seragam sekolah gratis di Kota Palembang kembali ditegaskan. Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Mgs Syaiful Fadli menyatakan, tidak boleh ada satu pun siswa yang terbebani biaya pembelian seragam di sekolah, terutama di sekolah negeri. Penegasan ini muncul setelah DPRD menggelar rapat evaluasi bersama Dinas Pendidikan, menyusul masih ditemukannya praktik penjualan seragam di lingkungan sekolah.

    “Semua anak di Palembang wajib mendapatkan seragam sekolah gratis. Ini bukan imbauan, tapi kebijakan yang harus dijalankan,” katanya.

    Menurut Syaiful, kebijakan seragam gratis merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pendidikan dasar dapat diakses secara adil tanpa beban tambahan bagi orang tua. Ia menilai, masih adanya sekolah yang menjual seragam menunjukkan lemahnya pengawasan dan perlunya ketegasan dalam implementasi kebijakan.

    Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan, DPRD meminta agar alokasi anggaran seragam sekolah disusun secara rinci dan transparan, terutama bagi sekolah yang selama ini belum terakomodasi dalam program tersebut.

    “Kami minta anggarannya didetilkan. Jangan sampai alasan tidak ter-cover justru dijadikan celah untuk membebani orang tua murid,” ujarnya.

    Ia menegaskan, persoalan anggaran tidak boleh berujung pada praktik yang melanggar aturan, apalagi jika melibatkan transaksi jual beli seragam di sekolah. Menurutnya, sekolah seharusnya menjadi ruang pendidikan, bukan ruang transaksi.

    Syaiful juga memberikan peringatan keras kepada pihak sekolah, khususnya sekolah negeri, agar tidak menyalahgunakan kewenangan. Ia meminta Dinas Pendidikan Kota Palembang bertindak cepat dan tegas jika menemukan pelanggaran.

    “Kalau ketahuan ada sekolah yang masih menjualbelikan seragam, kami minta Dinas Pendidikan turun langsung dan menindak tegas. Jangan ada toleransi,” katanya.

    Ia menilai ketegasan ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan serta mencegah praktik-praktik yang berpotensi merugikan siswa dan orang tua.

    Syaiful mengakui, saat ini keterbatasan anggaran membuat program seragam gratis masih diprioritaskan bagi siswa baru di sekolah negeri. Namun, ia memastikan DPRD tidak menutup mata terhadap kebutuhan sekolah swasta.

    “Kami paham keterbatasan fiskal daerah. Tapi komitmen kami jelas, ke depan sekolah swasta juga harus mendapatkan perhatian. Prinsipnya, semua anak Palembang berhak atas pendidikan yang layak tanpa beban tambahan,” ujarnya.

    Ia menambahkan, DPRD akan terus mendorong penguatan anggaran pendidikan agar kebijakan seragam gratis dapat diterapkan secara lebih merata.

    Bagi DPRD, kebijakan seragam gratis bukan sekadar soal kain dan warna, melainkan simbol kehadiran negara dalam melindungi hak dasar anak. Syaiful menegaskan, praktik jual beli seragam di sekolah tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga mencederai semangat pemerataan pendidikan.

    “Pendidikan itu hak, bukan komoditas. Kalau masih ada yang menjual seragam di sekolah, berarti ada yang keliru dalam memahami arah kebijakan pendidikan kita,” tutupnya.

  • ARYADUTA Palembang Luncurkan Program Wellness “TJAKAP DJIWA” Bertema Harmony Within

    ARYADUTA Palembang Luncurkan Program Wellness “TJAKAP DJIWA” Bertema Harmony Within

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — ARYADUTA Hotel Group kembali menegaskan komitmennya terhadap gaya hidup sehat dan seimbang melalui peluncuran program wellness TJAKAP DJIWA yang tahun ini mengusung tema “Harmony Within”. Program tersebut resmi diluncurkan oleh ARYADUTA Palembang pada Sabtu (25/1/2026) di The Kitchen Restaurant, dengan rangkaian aktivitas wellness khas hotel berbintang tersebut.

    TJAKAP DJIWA merupakan inisiatif holistik ARYADUTA Hotel Group yang berfokus pada keseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa. Program ini dibangun di atas tiga pilar utama, yakni Mindful Living, Active Harmony, dan Nourishing, yang dirancang untuk mengajak para tamu serta komunitas menjalani gaya hidup yang lebih sadar, aktif, dan bernutrisi dalam keseharian.

    Rangkaian acara peluncuran dimulai sejak pagi hari dengan kegiatan signature Sunrise Hatha Yoga yang digelar di Helipad ARYADUTA Palembang pada pukul 05.00 WIB. Aktivitas ini menghadirkan pengalaman yoga yang menenangkan dengan panorama matahari terbit sebagai latar.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Zumba pada pukul 07.00 WIB, yang sekaligus menandai peresmian Health Club ARYADUTA Palembang sebagai fasilitas kebugaran terbaru bagi para tamu hotel.

    Memasuki inti acara, ARYADUTA Palembang memperkenalkan menu sehat khas TJAKAP DJIWA, yakni Grill Chicken Wrap dan Berry Boost. Kedua menu ini merepresentasikan pilar Nourishing melalui sajian yang lezat, seimbang, dan bernutrisi. Acara berlangsung di The Kitchen Restaurant dengan suasana hangat dan inspiratif yang mencerminkan semangat Harmony Within.

    Sebagai penutup, para tamu diajak menikmati Party After Sweat, sebuah perayaan kebugaran dan gaya hidup sehat yang dimeriahkan oleh penampilan spesial DJ Owie, menghadirkan energi positif serta suasana santai usai rangkaian aktivitas fisik.

    Melalui program TJAKAP DJIWA, ARYADUTA Hotel Group berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan wellness para tamu, tidak hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai ruang untuk menemukan keseimbangan diri dan meningkatkan kualitas hidup.

  • Pemkot Palembang–HBC Berkolaborasi, Balap Liar Dialihkan ke Lintasan Resmi

    Pemkot Palembang–HBC Berkolaborasi, Balap Liar Dialihkan ke Lintasan Resmi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Upaya menekan maraknya aksi balap liar di Kota Palembang kini mendapat penguatan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Palembang dan komunitas otomotif.

    Honda Brio Community (HBC) Chapter Palembang siap menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan sekaligus ajang drag race resmi sebagai wadah penyaluran hobi anak muda yang lebih aman, terarah, dan bertanggung jawab.

    Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang saat menerima audiensi pengurus HBC Chapter Palembang bersama Koordinator Wilayah Sumatera.

    Dalam pertemuan itu, Sekda menegaskan bahwa Pemkot Palembang membuka ruang seluas-luasnya bagi komunitas yang memiliki program positif dan selaras dengan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, Ratu Dewa–Prima Salam (RDPS), khususnya dalam menciptakan ketertiban dan keselamatan masyarakat.

    “Kami sangat mengapresiasi inisiatif komunitas otomotif. Jangan berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mari kita bangun kolaborasi berkelanjutan yang benar-benar berdampak bagi keamanan dan ketertiban kota,” ujar Sekda.

    Ia menilai, pendekatan persuasif melalui pembinaan komunitas jauh lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan penindakan hukum, karena mampu menyentuh akar persoalan sekaligus membangun kesadaran kolektif di kalangan generasi muda.

    Dalam kesempatan tersebut, HBC Chapter Palembang juga menyampaikan komitmennya untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial, edukasi keselamatan berkendara, serta mendukung program-program pemerintah kota di tengah masyarakat.

    Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat upaya menciptakan lingkungan perkotaan yang aman, tertib, dan ramah bagi seluruh warga.

    Ketua HBC Chapter Palembang, Asenja Nasril, menjelaskan bahwa audiensi ini menjadi momentum perkenalan resmi komunitas, pemaparan struktur organisasi, serta penyampaian program kerja jangka pendek dan jangka menengah.

    Agenda terdekat yang menjadi fokus utama adalah penyelenggaraan drag race resmi dalam rangka peringatan hari jadi HBC Chapter Palembang yang ke-6.

    “Kegiatan ini lahir dari keprihatinan kami terhadap masih maraknya balap liar. Bahkan, bulan ini terjadi kecelakaan fatal akibat balap liar di depan RS Mohammad Hoesin. Ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa harus ada solusi nyata, bukan sekadar larangan,” tegas Asenja.

    Menurutnya, penyediaan ruang kompetisi resmi dengan standar keselamatan yang memadai menjadi langkah strategis untuk mengalihkan aktivitas balap dari jalan umum ke lintasan yang aman dan terkontrol.

    Hal ini dinilai penting mengingat tingginya minat anak muda Palembang terhadap dunia otomotif, khususnya modifikasi mobil Honda Brio, dengan jumlah penggemar yang mencapai ratusan ribu orang.

    “Daripada potensi ini disalahgunakan di jalan raya yang membahayakan diri sendiri dan orang lain, lebih baik diarahkan ke jalur yang benar. Kami ingin hobi otomotif menjadi prestasi, bukan tragedi,” tambahnya.

    Saat ini, kepengurusan HBC Chapter Palembang tercatat memiliki sekitar 120 anggota aktif yang rutin mengikuti kegiatan komunitas, baik di bidang otomotif, sosial, maupun edukasi keselamatan berkendara.

    Rangkaian peringatan HBC ke-6 akan dimulai pada Jumat, 6 Februari, dengan agenda teknis perlombaan, dilanjutkan pada Sabtu, 7 Februari dengan kegiatan seremonial, evaluasi pelaksanaan, serta penyerahan hadiah kepada para pemenang.

    Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas otomotif, dan pemangku kepentingan lainnya, Pemkot Palembang berharap upaya ini tidak hanya mampu menekan angka balap liar, tetapi juga membentuk budaya berlalu lintas yang lebih disiplin serta membuka ruang pembinaan bakat otomotif yang sehat dan produktif bagi generasi muda.

  • Palembang Jadi yang Terbaik di Sumatera–Babel, Raih Akreditasi A Penyelenggara Penilaian Kompetensi dari BKN

    Palembang Jadi yang Terbaik di Sumatera–Babel, Raih Akreditasi A Penyelenggara Penilaian Kompetensi dari BKN

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang mencatatkan prestasi nasional dengan menjadi satu-satunya pemerintah kabupaten/kota di wilayah Sumatera dan Bangka Belitung yang menerima Akreditasi A Penyelenggara Penilaian Kompetensi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada tahun 2025.

    Penghargaan berupa Surat Keputusan dan Sertifikat Akreditasi Penyelenggara Penilaian Kompetensi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BKN Prof Dr Zudan Arif dalam acara Rapat Koordinasi dan Penyerahan Sertifikat Akreditasi di Ruang Aula Gedung I Lantai 5 BKN, Jakarta Timur, Jumat (23/1/2026).

    Akreditasi ini diberikan berdasarkan Peraturan BKN Nomor 26 Tahun 2019 tentang Pembinaan Penyelenggara Penilaian Kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang menegaskan bahwa standar penyelenggaraan penilaian kompetensi ASN ditegakkan melalui proses penilaian dan akreditasi secara nasional.

    Wali Kota Palembang Ratu Dewa melalui Kepala BKPSDM Yanurpan Yani mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, BKN melakukan penilaian terhadap 25 Penyelenggara Penilaian Kompetensi di seluruh Indonesia.

    Dari hasil penilaian tersebut, UPT Assessment Center BKPSDM Pemerintah Kota Palembang berhasil meraih Akreditasi A, sekaligus menjadi satu-satunya dari wilayah Sumatera dan Bangka Belitung untuk kategori pemerintah kabupaten/kota.

    Dikatakannya bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sistematis yang dijalankan sesuai arahan pimpinan daerah.

    “Capaian ini sejalan dengan arahan Wali Kota Palembang Bapak Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas aparatur melalui penilaian kompetensi yang objektif, profesional, dan berstandar nasional,” ujar Yanurpan.

    Ia menegaskan, predikat Akreditasi A tidak hanya menjadi bentuk pengakuan dari pemerintah pusat, tetapi juga menjadi tanggung jawab bagi Pemkot Palembang untuk terus menjaga kualitas layanan penilaian kompetensi ASN secara berkelanjutan.

    “Dengan capaian tersebut, Pemkot Palembang semakin mengukuhkan posisinya sebagai daerah yang konsisten mendorong reformasi birokrasi dan penguatan manajemen sumber daya manusia aparatur,” tutupnya

  • Ribuan Warga Antarkan Jenazah Haji Halim ke Peristirahatan Terakhir di Samping Makam Sang Istri

    Ribuan Warga Antarkan Jenazah Haji Halim ke Peristirahatan Terakhir di Samping Makam Sang Istri

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Ribuan pelayat serta sejumlah tokoh penting Sumatera Selatan mengiringi prosesi pemakaman pengusaha karismatik Kemas Haji Abdul Halim Ali yang dilangsungkan di area pemakaman keluarga, Jalan Dr. M. Isa, Palembang, Jumat (23/1/2026).

    Jenazah almarhum tiba di kediaman sekitar pukul 13.45 WIB setelah sebelumnya disalatkan oleh massa di Masjid Agung Palembang.

    Sesuai dengan permintaan terakhir almarhum semasa hidup, jasadnya dikebumikan tepat di sisi makam istrinya, Hj. Nyimas Aminah, di halaman belakang rumah pribadinya.

    Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru yang hadir bersama mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji dan sejumlah kepala daerah menyebut wafatnya almarhum sebagai kehilangan besar bagi Bumi Sriwijaya.

    Menurutnya, Haji Halim merupakan sosok dermawan yang meninggalkan warisan berupa puluhan tempat ibadah di berbagai daerah.

    “Beliau adalah orang baik yang memiliki hubungan luar biasa dengan sesama manusia maupun Tuhan. Jejak amal jariyahnya nyata, tercatat ada 68 masjid dan musala yang beliau bangun, mulai dari Sumsel hingga ke Medan dan Bandung,” ujar Deru.

    Selain kedermawanan dalam pembangunan fisik, Deru juga menyoroti kepedulian tinggi almarhum terhadap para ulama dan guru mengaji tanpa membeda-bedakan latar belakang suku maupun agama.

    Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelayat yang telah memberikan perhatian sejak almarhum menjalani perawatan di rumah sakit hingga ke liang lahat.

    “Kami mewakili keluarga besar mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya. Hanya Allah yang mampu membalas kebaikan bapak dan ibu sekalian yang telah mendoakan almarhum,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Deru juga mengingatkan kepada rekan bisnis maupun organisasi yang masih memiliki urusan utang piutang atau administrasi niaga dengan almarhum agar segera berkoordinasi dengan pihak keluarga.

    “Kami memohon maaf atas segala kekhilafan almarhum semasa hidup, baik lisan maupun perbuatan. Mari kita doakan agar beliau mendapat tempat paling mulia di sisi-Nya,” pungkasnya.

  • Dari Atap Bocor hingga Dinding Retak, Disdik Palembang Susun Prioritas Perbaikan Sekolah

    Dari Atap Bocor hingga Dinding Retak, Disdik Palembang Susun Prioritas Perbaikan Sekolah

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Retaknya dinding kelas, atap bocor, hingga ruang belajar yang tak lagi layak pakai masih menjadi potret sejumlah sekolah di Kota Palembang. Kondisi tersebut mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang turun langsung ke lapangan untuk memetakan tingkat kerusakan dan menyusun langkah perbaikan demi menjamin keamanan serta kenyamanan peserta didik.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, M. Affan Prapanca, mengatakan pihaknya telah menyelesaikan peninjauan langsung ke seluruh satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangan Disdik Palembang. Peninjauan dilakukan untuk memperoleh gambaran riil kondisi infrastruktur sekolah, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.

    “Pemantauan dan pendataan sudah kami selesaikan untuk seluruh jenjang TK, SD, dan SMP di bawah naungan Disdik Kota Palembang,” ujarnya.

    Berdasarkan hasil pendataan tersebut, Disdik Palembang mencatat lebih dari 1.300 titik satuan pendidikan telah dikunjungi. Dari jumlah itu, kondisi infrastruktur sekolah dinilai masih membutuhkan perhatian serius.

    “Sekitar 20 persen sekolah masuk kategori rusak berat, 25 persen rusak sedang, dan sisanya mengalami kerusakan ringan,” kata Affan.

    Ia menjelaskan, data tersebut akan menjadi dasar utama dalam penyusunan prioritas anggaran perbaikan sarana dan prasarana pendidikan. Disdik Palembang berupaya agar proses pembelajaran dapat berlangsung di lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

    “Data ini akan kami gunakan sebagai dasar perencanaan perbaikan. Harapannya, anggaran yang tersedia dapat mencukupi untuk menangani sekolah-sekolah yang paling membutuhkan,” ujarnya.

    Selain fokus pada perbaikan fisik bangunan, Affan juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh warga sekolah dalam menjaga lingkungan pendidikan. Guru dan pihak sekolah diminta lebih peka terhadap potensi masalah yang dapat membahayakan keselamatan siswa maupun menghambat proses belajar mengajar.

    “Jika semua unsur sekolah peduli dan sigap, banyak persoalan bisa dicegah sejak dini,” pungkasnya.

  • Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Lakukan Aksi Tanggap Bencana Bantu Korban Banjir di Belitang

    Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Lakukan Aksi Tanggap Bencana Bantu Korban Banjir di Belitang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Banjir yang melanda wilayah Belitang, Kabupaten OKU Timur, sejak awal Januari 2026 menjadi ujian bagi ketahanan masyarakat. Luapan Sungai Muara Balak yang mencapai ketinggian hingga dua meter menggenangi permukiman warga di enam kecamatan, memutus akses jalan, serta mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

    Sebanyak 2.825 kepala keluarga terdampak, dengan 169 hektare lahan pertanian turut terendam. Kecamatan Belitang II, khususnya Desa Keli Rejo, menjadi wilayah dengan kondisi paling parah dan membutuhkan penanganan cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

    Merespons kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mengambil peran melalui penyaluran bantuan kemanusiaan sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Penyaluran bantuan dilakukan pada Minggu (11/1/2026) melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur dan pemerintah setempat.

    Bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, meliputi bahan pangan pokok seperti beras, mi instan, air mineral, susu, dan minyak goreng. Untuk menjaga kondisi kesehatan masyarakat di tengah keterbatasan pascabanjir, bantuan juga dilengkapi dengan obat-obatan dan suplemen kesehatan. Penyaluran dilakukan secara bertahap agar menjangkau warga yang paling membutuhkan.

    Bagi masyarakat Desa Keli Rejo, bantuan tersebut memberikan ruang bernapas di tengah kondisi darurat. Siti Aminah, salah satu warga terdampak, mengungkapkan bahwa kehadiran bantuan sangat membantu warga yang aktivitasnya masih terbatas akibat genangan air.

    “Kami sulit keluar rumah karena air masih tinggi dan aktivitas sehari-hari sangat terbatas. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Saat kondisi sulit seperti ini, perhatian dan kepedulian menjadi penguat bagi warga,” ujar Siti.

    Pemerintah desa setempat juga menyambut baik dukungan yang diberikan. Kepala Desa Keli Rejo, Hermansyah, menilai sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina Patra Niaga membantu mempercepat pemenuhan kebutuhan warga terdampak.

    “Kami mengapresiasi dukungan yang diberikan. Kehadiran Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah memberikan dampak nyata bagi masyarakat kami,” tuturnya.

    Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam merespons kondisi darurat.

    “Bantuan ini kami salurkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok warga yang aktivitasnya terganggu akibat genangan air. Perusahaan berkomitmen untuk terus hadir dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana, agar bantuan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata,” ujar Rusminto.

    Melalui penyaluran bantuan ini, sebagai bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui dukungan terhadap ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana, serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi dengan BPBD dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana.

  • Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Peran Habar Jumputan dalam Melestarikan Kain Khas Sumatera Selatan

    Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Peran Habar Jumputan dalam Melestarikan Kain Khas Sumatera Selatan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Di sebuah sudut Palembang, kain-kain jumputan berwarna cerah tersusun rapi. Setiap motifnya menyimpan cerita, bukan hanya tentang budaya Sumatera Selatan, tetapi juga tentang keberanian seorang perempuan mengambil keputusan besar dalam hidupnya.

    Adalah Devi Hermayani, sosok di balik Habar Jumputan, yang memilih meninggalkan kenyamanan bekerja di perusahaan swasta demi merawat dua peran sekaligus yaitu, sebagai ibu dan pelestari warisan budaya. Keputusan itu ia ambil pada 2018, usai kelahiran anak keduanya. Di tengah masa transisi tersebut, sebuah dorongan sederhana dari sang saudara, Nova, justru mengubah arah hidupnya.

    Devi mulai menengok kembali kain jumputan, wastra khas Sumatera Selatan yang dahulu akrab dikenakan, namun perlahan tergeser oleh arus produk modern dan impor. Baginya, jumputan bukan sekadar kain, melainkan identitas daerah yang tak boleh hilang. Dengan modal terbatas dan keyakinan besar, ia mendirikan Habar Jumputan pada Januari 2019.

    Langkah awal tidak selalu mudah. Devi mendatangi satu per satu pengrajin jumputan di Palembang. Banyak di antara mereka yang sudah berhenti berproduksi karena sepinya permintaan. Namun perlahan, pesanan kembali berdatangan.

    “Waktu saya mulai memesan kain, mereka sangat senang. Ada yang bilang sudah lama tidak mendapat order. Dari situ saya sadar, usaha kecil ini bisa memberi harapan,” kenang Devi.

    Kain jumputan handmade hasil karya pengrajin Palembang kemudian diolah menjadi busana bernuansa modern. Proses penjahitan melibatkan penjahit lokal di Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Setiap helai pakaian tak hanya membawa nilai estetika, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi di tingkat akar rumput.

    Seiring waktu, Habar Jumputan tumbuh. Produk-produknya melewati proses quality control sebelum dipasarkan, baik secara offline maupun online. Berbasis di Palembang, Habar Jumputan kini telah membuka cabang di salah satu pusat perbelanjaan, merambah usaha kuliner khas Palembang, hingga membuka cabang baru di kawasan Tol Kayuagung–Kertapati pada 2025.

    Tahun 2025 menjadi tonggak penting lainnya ketika Habar Jumputan resmi menjadi UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Program Pertamina UMK Academy. Dukungan ini membuka ruang pembinaan, penguatan usaha, serta perluasan pasar yang semakin memperkokoh keberlanjutan bisnis Devi.

    “Kain jumputan adalah warisan budaya yang harus dijaga. Saya ingin mengemasnya menjadi busana kekinian agar kembali diminati, terutama oleh generasi muda. Pembinaan dari Pertamina Patra Niaga memberi kami semangat dan peluang untuk terus berkembang,” tutur Devi.

    Hari ini, Habar Jumputan mempekerjakan belasan tenaga kerja dengan omzet berkisar Rp75 juta hingga Rp100 juta per bulan. Dari usaha yang bermula dari pinjaman sederhana, Devi kini memiliki aset produk untuk beberapa cabang. Bahkan, dari hasil jerih payahnya, ia mampu memberangkatkan keluarga untuk umrah serta mendaftarkan ibunya menunaikan ibadah haji.

    Di tangan Devi Hermayani, sehelai kain jumputan bukan hanya menjadi busana. Ia menjelma menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan, tentang budaya yang terus hidup, dan tentang harapan yang dirajut dari benang-benang ketekunan.

    Bagi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, kisah Habar Jumputan adalah potret nyata bagaimana pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi.

    “Habar Jumputan menunjukkan bahwa UMKM tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal. Dengan inovasi dan pendampingan yang tepat, kain jumputan tetap relevan di tengah perkembangan zaman,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi.

    Sebagai bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pemberdayaan Habar Jumputan turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta Tujuan 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan). Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen untuk terus mendukung UMKM yang melestarikan kearifan lokal dan budaya daerah.

  • Oknum Petugas Terminal Karya Jaya Diperiksa Terkait Dugaan Pungli Rombongan Relawan Aceh

    Oknum Petugas Terminal Karya Jaya Diperiksa Terkait Dugaan Pungli Rombongan Relawan Aceh

    SURAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatra Selatan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah oknum petugas yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap rombongan relawan kemanusiaan di Terminal Karya Jaya.

    Pemeriksaan intensif ini dilakukan menyusul viralnya video dugaan permintaan uang terhadap relawan asal Banten yang sedang dalam perjalanan mengirimkan bantuan untuk korban bencana di Aceh.

    Kepala BPTD Kelas II Sumsel, Nurhadi Unggul Wibowo menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang untuk melakukan pemeriksaan bersama melalui Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

    “Kami dari BPTD dan Dishub Kota Palembang saat ini bersama-sama sedang memanggil petugas-petugas tersebut untuk di-BAP,” ujar Nurhadi saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026).

    Nurhadi menjelaskan bahwa oknum yang diperiksa berasal dari dua instansi berbeda karena rekaman video menunjukkan kehadiran petugas BPTD dan Dishub di lokasi kejadian.

    Proses pemeriksaan telah berlangsung sejak Kamis pagi di Kantor BPTD Sumsel guna mengonfirmasi kronologi kejadian serta menentukan sanksi yang akan dijatuhkan.

    “Mulai tadi pagi pemeriksaannya di Kantor BPTD, ini sebagai bahan untuk proses berikutnya,” jelasnya.

    Kasus ini bermula ketika rombongan relawan dari Fesbuk Banten News, Aksi Semangat Peduli, dan Petualang Rescue diberhentikan petugas saat melintas di depan Terminal Karya Jaya, Kertapati, pada Rabu (7/1/2026).

    Relawan mengaku dimintai uang sebesar Rp100 ribu oleh oknum petugas meskipun mereka telah menjelaskan sedang menjalankan misi kemanusiaan menuju Aceh.

    Pihak BPTD Sumsel menegaskan akan menindak tegas setiap personel yang terbukti melakukan pelanggaran wewenang, terlebih terhadap misi kemanusiaan.

    Sementara itu, salah seorang pengemudi kendaraan, Rizki Nur Habibi mengungkapkan bahwa petugas tetap mempersulit perjalanan mereka meski surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK telah ditunjukkan secara lengkap.

    Persoalan muncul saat petugas menanyakan dokumen KIR fisik yang tertinggal, walaupun pihak relawan sudah mencoba menunjukkan bukti dokumen melalui foto dan panggilan video.

    “Kami sudah jelaskan semuanya, termasuk tujuan membawa bantuan kemanusiaan ke Aceh, tapi tetap dipersulit,” ucap dia.

  • Dinas Kesehatan Sumsel Minta Warga Waspadai Penularan ‘Super Flu’

    Dinas Kesehatan Sumsel Minta Warga Waspadai Penularan ‘Super Flu’

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada menyusul temuan lima kasus influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai ‘super flu’.

    Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel, Darsono menjelaskan bahwa varian ini memiliki gejala serupa influenza biasa namun merupakan varian baru yang perlu diantisipasi.

    Meskipun proses penyembuhannya tergolong cepat, pihak kesehatan mengingatkan agar masyarakat yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid untuk lebih berhati-hati.

    “Super flu ini seperti influenza biasa, hanya dia varian baru. Secara konsep penyembuhannya cepat, namun tetap harus diwaspadai bagi pemilik komorbid,” ujar Darsono, Rabu (7/1/2026).

    Hingga saat ini, Dinkes Sumsel belum menerima laporan tambahan mengenai kasus baru sejak temuan awal yang tercatat pada Oktober 2025 lalu.

    Ia menjelaskan berdasarkan teori, jika varian ini menular dengan masif seharusnya terdapat kenaikan kasus hingga 10 persen atau mencapai sedikitnya 15 kasus.

    Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan tidak ada laporan tambahan yang masuk ke dalam sistem pendataan kesehatan penyakit menular atau New All Record (NAR).

    “Kita belum mendapat informasi lebih lanjut dan kenyataannya tidak ada dalam pelaporan data kesehatan penyakit menular di NAR,” jelasnya.

    Ia menilai tingkat imunitas masyarakat pasca pandemi COVID-19 yang semakin membaik menjadi faktor penghambat penyebaran varian baru ini secara liar.

    Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diminta untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta tetap menggunakan masker saat merasa kurang sehat.

    “Kita juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan tubuh, memperkuat daya tahan tubuh dengan pola makan sehat, tidur yang cukup, serta rutin berolahraga,” tuturnya.

    Dirinya juga menyarankan warga yang mengalami gejala sakit berat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat guna penanganan medis yang tepat.

    Pihaknya berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus dan menggencarkan edukasi pencegahan penyakit menular demi menjaga kesehatan warga.

    “Kalau ada gejala sakit berat, segera ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa,” pungkasnya.

  • Wali Kota Palembang Buka Peluang Pembangunan Skate Park Standar Nasional di Balai KIR

    Wali Kota Palembang Buka Peluang Pembangunan Skate Park Standar Nasional di Balai KIR

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Pemerintah Kota Palembang mulai membuka peluang pembangunan fasilitas olahraga ekstrem berstandar nasional guna mengakomodasi minat generasi muda, khususnya pecinta skateboard. Rencana tersebut mencuat setelah audiensi antara Wali Kota Palembang Ratu Dewa dengan Komunitas Skate Palembang Void Movement.

    Audiensi yang berlangsung di Ruang Audiensi Lantai 8 Setda Kota Palembang, Senin (05/01/2026), menjadi wadah bagi komunitas skateboard menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan sarana olahraga yang layak dan aman di Kota Palembang.

    Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan, Pemkot Palembang tengah menyiapkan Balai KIR sebagai salah satu opsi lokasi pembangunan skate park yang lebih representatif. Fasilitas tersebut direncanakan dapat memenuhi standar nasional dan menunjang aktivitas olahraga ekstrem.

    “Ada rencana kita menampung aspirasi para pecinta skateboard di Kota Palembang dengan memanfaatkan area Balai KIR,” ujar Ratu Dewa.

    Menurutnya, pembangunan skate park di Balai KIR tidak hanya ditujukan bagi komunitas skateboard, tetapi juga akan dikembangkan sebagai ruang olahraga bersama yang bisa dimanfaatkan oleh berbagai cabang olahraga ekstrem.

    “Balai KIR ini rencananya tidak hanya untuk skateboard saja, tetapi juga bisa digunakan untuk olahraga lain seperti BMX, sepatu roda, dan kegiatan ekstrem lainnya,” jelasnya.

    Sementara itu, komunitas skateboard juga berharap agar skate park yang saat ini berada di kawasan Taman Ampera tetap dapat difungsikan, khususnya bagi pemula, selama proses perencanaan dan pembangunan lokasi baru berlangsung.

    “Skate Park Taman Ampera diharapkan tetap bisa digunakan, terutama untuk latihan dasar para pemula sebelum fasilitas baru selesai dibangun,” ungkap Ratu Dewa.

    Ia menegaskan, Pemkot Palembang berkomitmen mendukung aktivitas positif anak muda melalui penyediaan fasilitas olahraga yang aman, layak, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya menciptakan ruang publik yang produktif di Kota Palembang.

  • Stasiun Gas Pagardewa, Penggerak Utama Penyaluran Gas Bumi Sumatera hingga Jawa

    Stasiun Gas Pagardewa, Penggerak Utama Penyaluran Gas Bumi Sumatera hingga Jawa

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina menegaskan peran vital Stasiun Gas Pagardewa sebagai simpul utama penjaga keandalan pasokan gas bumi nasional. PGN menggarisbawahi bagaimana fasilitas ini menjadi titik krusial dalam sistem transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ) sepanjang 1.004 km yang memasok kebutuhan gas dari Sumatera hingga Jawa bagian Barat.

    Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menjelaskan bahwa Stasiun Pagardewa berfungsi sebagai infrastruktur utama pengatur tekanan dan kapasitas jaringan transmisi gas bumi dalam penyaluran gas kepada pelanggan sektor kelistrikan, komersial, dan industri.

    “Dengan optimalisasi fasilitas kompresor, metering, serta jumperline yang meningkatkan kapasitas linepack, PGN memastikan distribusi gas tetap andal dan stabil. Fasilitas ini memungkinkan suplai gas terpenuhi mulai dari Sumatera, Lampung, hingga Jawa bagian Barat,” ujar Hery.

    PGN juga menegaskan komitmen menjaga asset integrity melalui pemeliharaan dan inspeksi berbasis risiko. Penerapan teknologi digital seperti pemanfaatan Integrated Monitoring Center (IMOC) memungkinkan pemantauan real-time terhadap kondisi infrastruktur, data pelanggan, dan aktivitas niaga. “Digitalisasi membuat keputusan operasional menjadi lebih cepat, tepat, dan terukur,” tambah Hery.

    “Seluruh infrastruktur yang kami operasikan harus tetap terjaga keandalannya untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. PGN berkomitmen menjalankan operasi secara aman dan efisien, serta terus menambah fleksibilitas pasokan melalui penguatan infrastruktur gas bumi termasuk LNG,” lanjut Hery.

    Selain menjaga keandalan operasi, PGN terus memperkuat fleksibilitas pasokan melalui pengembangan infrastruktur gas bumi, termasuk pemanfaatan LNG. Upaya ini sejalan dengan strategi bisnis G-A-S (Grow–Adapt–Step Out) yang tengah dijalankan perusahaan. Program strategis tersebut mencakup perluasan jaringan gas rumah tangga, pembangunan pipa BBM Cikampek–Plumpang, revitalisasi tanki LNG Arun, serta pembangunan fasilitas injection point untuk pengembangan biomethane.

    Dengan pengalaman panjang dalam mengelola jaringan gas bumi nasional, PGN terus berkomitmen menghadirkan energi bersih, aman, dan berkelanjutan bagi kebutuhan energi masyarakat serta ketahanan energi nasional.

  • Ratu Dewa Cairkan Dana Tunjangan dan THR Rp47 Miliar untuk Guru Palembang: “Kado Akhir Tahun 2025”

    Ratu Dewa Cairkan Dana Tunjangan dan THR Rp47 Miliar untuk Guru Palembang: “Kado Akhir Tahun 2025”

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Walikota Palembang, Drs Ratu Dewa Msi merealisasikan janji pemerintah kota terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi tenaga pendidik di Kota Palembang. Total dana sebesar Rp47,7 miliar akan disalurkan untuk tenaga pendidik di tahun ini.

    Penyaluran dana ini mencakup berbagai tunjangan dan Gaji ke-13 yang sempat terakumulasi sejak periode 2023, 2024, hingga 2025.

    Ratu Dewa menyebut momen ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para pahlawan tanpa tanda jasa di penghujung tahun. Pembayaran ini merupakan tindak lanjut dari komitmen yang disampaikan Ratu Dewa pada acara HUT PGRI sebelumnya.

    Pemerintah Kota Palembang menggelontorkan dana sebesar Rp47.736.000.000. “Saya berharap dana ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai penyemangat kerja bagi para guru,” ujarnya.

    Selain mengenai tunjangan, Ratu Dewa juga menekankan pentingnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Saat ini terdapat lebih dari 8.000 guru di Palembang yang menjadi fondasi utama kecerdasan warga.

    Pemkot Palembang juga tengah menjalankan program pengembangan kompetensi melalui APBD, dengan target Satu Sekolah, Satu Guru S2. “Setiap sekolah minimal memiliki satu orang tenaga pendidik lulusan Strata 2 (S2), Satu Puskesmas, Satu Dokter Spesialis untuk di bidang kesehatan,” jelasnya.

    Pemerintah menargetkan setiap Puskesmas memiliki minimal satu dokter spesialis untuk meningkatkan layanan masyarakat.”Insya Allah, semua program ini akan terus kita fasilitasi melalui penggunaan dana APBD demi kesejahteraan dan kemajuan warga Palembang,” tutup Ratu Dewa.

    Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Affan Prapanca, mengonfirmasi bahwa total dana yang digelontorkan untuk pembayaran tunjangan ini mencapai puluhan miliar rupiah.“Hari ini kita memberikan pembayaran tunjangan THR dan Tambahan Penghasilan (Tamsil) bagi para guru di Kota Palembang. Total anggaran yang dikucurkan sebesar Rp47.736.000.000,” ujar

    Rincian Penerima dan Besaran Tunjangan. Tunjangan ini akan menyasar sekitar 14.000 guru di berbagai jenjang pendidikan. Affan menjelaskan bahwa besaran yang diterima setiap guru akan bervariasi, tergantung pada beberapa indikator penilaian.

    “berdasarkan lamanya pengabdian, mulai dari 1 tahun hingga 3 tahun. Secara khusus, guru agama mendapatkan tunjangan hingga masa kerja 3 tahun. Dan Indikator utama lainnya adalah status sertifikasi guru yang bersangkutan,” katanya.

    Dengan cairnya dana ini, diharapkan kesejahteraan para guru di Palembang semakin meningkat dan dapat memotivasi mereka untuk terus memberikan kualitas pendidikan terbaik bagi para siswa.

  • Walikota Palembang Bagikan Kain Kafan kepada ASN saat Evaluasi Kinerja 2025

    Walikota Palembang Bagikan Kain Kafan kepada ASN saat Evaluasi Kinerja 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Walikota Palembang, Ratu Dewa membagikan ratusan kain kafan kepada aparatur sipil negara (ASN) saat rapat evaluasi kinerja Pemerintah Kota Palembang Tahun 2025 yang digelar pada Rabu (31/12).

    Ratu Dewa menyampaikan jika pemberian kain kafan dimaksudkan agar seluruh ASN selalu mengingat tujuan utama pengabdian sebagai pelayan masyarakat.

    “Pemberian kain kafan ini untuk pengingat buat kita semua, khususnya para pegawai negeri sipil. Kita semua akan kembali ke sana, maka ini menjadi pengingat agar amanah yang diberikan kepada kita dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Ratu Dewa saat diwawancarai langsung, Selasa (31/12/2025).

    Ia menyebut kain kafan dibagikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari kepala dinas, kepala badan, hingga camat.

    “Simbol ini dimaknai sebagai pengingat bahwa setiap jabatan yang diemban akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga secara moral dan spiritual,” imbuhnya.

    Menurutnya, amanah jabatan yang diemban para ASN merupakan kepercayaan dari masyarakat Palembang yang harus dijaga dengan integritas dan tanggung jawab.

    “Amanah ini bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga dari warga Palembang kepada seluruh pejabat dan ASN. Karena itu, kami berikan pengingat ini sebagai simbol bahwa pada akhirnya semua manusia akan dibungkus kain kafan,” ungkapnya.

    Ia menegaskan bahwa kain kafan yang dibagikan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan berasal dari dana pribadi.

    “Ini tidak menggunakan APBD, melainkan dana pribadi, murni sebagai simbol pengingat bagi kita semua,” tegas dia.

  • Ditinggal Tidur, Emas 3.5 Raib Milik Warga Simpang Sungki Digondol Maling

    Ditinggal Tidur, Emas 3.5 Raib Milik Warga Simpang Sungki Digondol Maling

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Aksi pencurian bobol rumah kembali terjadi di kota Palembang. Kali ini, pelaku beraksi di rumah milik korban pasangan suami istri (Pasutri) Adi Prayogo dan Yolanda Triska Anggraini di Jalan Meranti PU I Rt. 45 Re. 08 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Kota Palembang.

    Akibat pencurian tersebut, korban pun mengalami kerugian mencapai Rp55 juta rupiah. Tak terima dengan peristiwa yang dialaminya, Yolanda alias puput bersama suaminya melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kertapati dengan Nomor : LP/B/283/XII/2025/Polsek Kertapati/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel Tanggal 30 Desember 2025.

    Kepada petugas piket pengaduan, Puput menuturkan, peristiwa yang dia alami terjadi pada Selasa, 30 Desember 2025, sekitar pukul 04.00 WIB subuh. Saat kejadian, korban dan suaminya sedang tertidur pulas dilantai bawah. Sedangkan, rumah dilantai dua dalam keadaan kosong.

    Sambung Puput, ketika bangun dari tidur sekira pukul 07:30 Wib dirinya langsung ke kamar mandi dan merasa curiga tiba-tiba ada cahaya dari atas genting rumahnya di lantai II, karena biasanya gelap.

    Melihat kondisi tersebut, korban bersama suaminya langsung memeriksa barang-barang berharganya. Saat memeriksa emas di lemari, ternyata sudah hilang. Hal ini membuat korban pun langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Kertapati Palembang.

    “Aku langsung berinisiatif mengecek emas saya pak. Saya kaget ada kunci lemari terkapar dilantai, dan saya buka lemari sudah acak-acakan. Terus saya periksa emas saya seberat 3.5 suku sudah tidak ada,” katanya dengan nada lesu.

    Mendapati laporan itu, Polsek Kertapati beserta Tim Inafis dan anjing pelacak pun langsung terjun ke lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengambil sidik jari dan melakukan cek CCTV. Hingga kini pun peristiwa ini masih dalam penyelidikan dan pendalaman Polsek Kertapati Palembang.

    Sementara itu, Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Angga Kurniawan, S.Tr.K., S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi, Selasa (30/12/2025), membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut.

    “Benar, ada peristiwa pencurian tersebut. Ketika kami mendapatkan informasi, pihak Reskrim Polsek juga mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, dan mengambil keterangan saksi-saksi di lapangan guna penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini masih dalam penyelidikan,” kata Angga.

    Ketika ditanya soal indentitas pelaku apakah sudah diketahui, kata Angga, masih dalam penyelidikan. “Semoga ada petunjuk Pak,” tutupnya.

  • Hadapi Kemacetan Libur Nataru, Astra Motor Sumsel Ajak Pengendara Utamakan Safety Riding

    Hadapi Kemacetan Libur Nataru, Astra Motor Sumsel Ajak Pengendara Utamakan Safety Riding

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) selalu diiringi dengan peningkatan mobilitas masyarakat. Kepadatan lalu lintas pun tak terhindarkan, terutama di ruas jalan utama, pusat kota, hingga jalur menuju kawasan wisata di Sumatera Selatan. Dalam kondisi ini, pengendara diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan menjaga emosi dan fokus saat berkendara.

    Sebagai bentuk komitmen dalam mengampanyekan keselamatan berkendara, Astra Motor Sumatera Selatan mengajak masyarakat untuk menerapkan prinsip safety riding, khususnya saat menghadapi kemacetan di momen libur panjang.

    Safety Riding & Community Supervisor Astra Motor Sumatera Selatan, Fathan Nayoda, menyampaikan bahwa kemacetan kerap menjadi pemicu stres bagi pengendara, namun hal tersebut tidak boleh mengalahkan aspek keselamatan.

    “Di momen libur Nataru, kami mengingatkan seluruh pengendara untuk tetap tenang dan mengendalikan emosi. Berkendara dengan aman bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga sikap dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan,” ujarnya.

    Untuk membantu pengendara tetap aman dan nyaman saat terjebak macet, Astra Motor Sumatera Selatan membagikan beberapa tips safety riding berikut:

    1. Kendalikan emosi

    Kendalikan diri dan hindari berkendara secara agresif karena emosi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko kecelakaan..

    2. Hindari adu klakson di simpang jalan

    Selain tidak efektif, kebiasaan ini justru dapat memicu ketegangan antar pengguna jalan.

    3. Dengarkan musik yang menenangkan

    Musik dengan tempo santai membantu menjaga fokus dan suasana hati tetap positif selama perjalanan.

    4. Fokus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan

    Dengan begitu, pengendara memiliki waktu dan ruang yang cukup untuk mengantisipasi situasi mendadak.

    5. Ingat, semua ingin cepat tapi juga ingin selamat

    Semua pengguna jalan ingin tiba di tempat tujuan dengan aman, sehingga sikap saling menghargai sangat diperlukan untuk menciptakan perjalanan yang lebih aman.

  • SAR Palembang Tingkatkan Siaga Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor di Sumsel

    SAR Palembang Tingkatkan Siaga Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor di Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Kantor SAR Palembang meningkatkan kesiapsiagaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Sumatra Selatan (Sumsel) pada akhir Desember 2025.

    Ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, banjir rob, dan tanah longsor menjadi perhatian utama.

    Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palembang, Manca Rah Wanto menyampaikan peringatan dini cuaca buruk telah disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk beberapa daerah di Sumsel.

    “Berdasarkan informasi BMKG, terdapat potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah. Karena itu, kami meningkatkan status kesiapsiagaan terhadap kemungkinan banjir bandang, longsor, hingga banjir rob,” ujar Manca, Selasa (23/12/2025).

    Ia mengatakan sejumlah daerah telah masuk kategori siaga darurat bencana. Wilayah dataran tinggi seperti Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim dinilai rawan longsor serta banjir bandang yang membawa material.

    Sementara kawasan dataran rendah dan pesisir sungai, termasuk Palembang, berpotensi mengalami banjir rob dan genangan air.

    “Kami terus mengedukasi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama, masyarakat diminta waspada terhadap kenaikan debit air sungai,” katanya.

    Sebagai langkah antisipasi, Kantor SAR Palembang menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait guna menghadapi kemungkinan kondisi darurat.

    Warga diminta meningkatkan kewaspadaan apabila hujan turun secara terus-menerus lebih dari satu hari.

    “Kami berharap tidak terjadi bencana, namun masyarakat perlu waspada terhadap ancaman longsor, banjir bandang, dan banjir genangan di wilayah perbukitan maupun sepanjang pesisir sungai di Sumsel,” tuturnya.

    Ia menyebut Kantor SAR Palembang menyiagakan 100 personel serta 15 unit perahu karet yang ditempatkan di sejumlah titik rawan, serta membuka komunikasi selama 24 jam untuk menerima laporan dari masyarakat.

    “Personel kami siaga penuh dan siap melakukan evakuasi sesuai permintaan pemerintah daerah maupun laporan warga,” imbuhnya.

    Hingga saat ini, belum ada permintaan evakuasi dari masyarakat. Meski demikian, SAR Palembang terus melakukan langkah pencegahan melalui sosialisasi kesiapsiagaan bencana.

    “Kami mengimbau masyarakat melakukan antisipasi dini, seperti mengamankan barang-barang penting dan melakukan evakuasi mandiri jika situasi dinilai membahayakan,” pungkasnya.

  • Kado dari Siswa untuk Guru, Ungkapan Tulus Rasa Terima Kasih Tanpa Paksaan

    Kado dari Siswa untuk Guru, Ungkapan Tulus Rasa Terima Kasih Tanpa Paksaan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti lingkungan sekolah saat sejumlah siswa dengan penuh antusias menyerahkan kado kepada para guru. Pemberian tersebut bukan karena kewajiban atau paksaan, melainkan ungkapan tulus rasa terima kasih dan cinta siswa kepada guru yang selama ini telah mendidik serta membimbing mereka dalam proses pembelajaran.

    Momen sederhana namun bermakna itu berlangsung dalam suasana akrab. Para siswa tampak membawa bingkisan kecil, kartu ucapan, hingga hasil karya buatan tangan sendiri. Meski tidak bernilai materi besar, kado tersebut menjadi simbol penghormatan dan apresiasi terhadap peran guru dalam kehidupan mereka.

    Kepala SMP Negeri 3 Palembang, Nofritawati M.Si, menegaskan bahwa pihak sekolah sama sekali tidak mewajibkan atau mengarahkan siswa untuk memberikan hadiah kepada guru. Menurutnya, kegiatan tersebut murni lahir dari inisiatif dan keikhlasan siswa.

    “Kami tidak pernah menginstruksikan siswa untuk memberikan hadiah kepada guru. Ini murni bentuk kasih sayang dan kedekatan emosional siswa kepada para pendidiknya,” ujarnya.

    Nofritawati menambahkan, esensi terpenting dari peristiwa tersebut bukan terletak pada kado yang diterima, melainkan pada nilai-nilai karakter yang tumbuh dalam diri siswa. Rasa hormat, empati, serta kemampuan mengekspresikan rasa terima kasih secara positif menjadi pembelajaran penting di luar materi akademik.

    Menurutnya, guru bukan sekadar pengajar di dalam kelas, tetapi juga sosok tempat siswa bertanya, berbagi cerita, serta mendapatkan motivasi saat menghadapi kesulitan belajar maupun persoalan pribadi.

    Ia menilai momen tersebut sebagai cerminan keberhasilan pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah. Pendidikan, kata dia, tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada penanaman nilai kemanusiaan, etika, dan budi pekerti.

    “Ketika siswa mampu menghargai gurunya tanpa diminta, itu menunjukkan nilai budi pekerti dan rasa hormat telah tumbuh dengan baik,” katanya.

    Meski demikian, pihak sekolah tetap menjunjung prinsip kesederhanaan dan keadilan. Sekolah juga mengingatkan agar tidak ada siswa yang merasa terbebani, tertekan, atau terpaksa ikut dalam kegiatan tersebut.

    Lebih dari sekadar tradisi, momen pemberian kado ini menjadi pengingat akan eratnya ikatan emosional antara guru dan murid. Ikatan yang terbangun dari proses panjang interaksi, keteladanan, dan ketulusan dalam dunia pendidikan.

    “Bagi guru, kado terindah bukanlah bingkisan yang diterima, melainkan kebahagiaan melihat peserta didik tumbuh menjadi pribadi berkarakter, berakhlak baik, dan mampu menghargai sesama,” ungkapnya.

    Sementara itu, salah satu siswa, Ratu Naswanda Aidila, menuturkan bahwa pemberian kado tersebut merupakan wujud penghargaan atas kesabaran, perhatian, dan ketulusan para guru selama membimbing mereka di sekolah.

    “Kami ingin mengucapkan terima kasih. Guru selalu sabar mengajari kami, meskipun kadang kami sulit diatur. Kado ini hanya tanda kecil dari rasa sayang dan penghormatan kami,” ujar Ratu.

    Ia menegaskan bahwa pemberian kado tersebut tidak bersifat wajib dan tidak dilakukan karena paksaan. Inisiatif itu lahir dari kesadaran siswa dengan dukungan orang tua sebagai bentuk apresiasi tulus kepada para pendidik.

    “Ini bukan kewajiban. Ini murni keinginan kami sebagai siswa, bersama orang tua, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada guru,” pungkasnya.

  • Dewan Pengupahan Usulkan Kenaikan UMP dan UMSP Sumsel 2026 Sebesar 7,10 Persen

    Dewan Pengupahan Usulkan Kenaikan UMP dan UMSP Sumsel 2026 Sebesar 7,10 Persen

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Dewan Pengupahan Provinsi Sumatera Selatan merekomendasikan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) tahun 2026 sebesar 7,10 persen. Rekomendasi tersebut saat ini menunggu pengesahan Gubernur Sumatera Selatan.

    Anggota Dewan Pengupahan Sumsel, Cecep Wahyudin, mengatakan keputusan kenaikan upah telah disepakati seluruh unsur yang terlibat dalam dewan pengupahan.

    “Dewan Pengupahan Sumsel telah merekomendasikan kenaikan upah sebesar 7,10 persen dan saat ini tinggal diajukan kepada gubernur untuk ditetapkan,” ujar Cecep, Kamis (18/12/2025).

    Ia menjelaskan kesepakatan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, pengusaha, akademisi, serta perwakilan serikat pekerja.

    Untuk UMP Sumsel 2026 kenaikan nominal mencapai Rp 261.391 dengan menggunakan nilai alfa 0,7 sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025.

    Dengan demikian, UMP Sumsel 2026 menjadi Rp 3.942.963. Selain UMP, UMSP Sumsel 2026 juga mengalami kenaikan dengan persentase yang sama.

    Kenaikan ini berlaku untuk sembilan sektor usaha yang sebelumnya telah ditetapkan pada 2025 dan disepakati tetap menggunakan nilai alfa 0,7.

    “UMSP juga mengalami kenaikan 7,10 persen. Nilainya bervariasi tergantung sektor, namun seluruhnya berada di atas Rp 4 juta,” jelasnya.

    Ia mengatakan jika Dewan Pengupahan Sumsel berhasil mempertahankan sembilan sektor UMSP untuk tahun 2026.

    Ia berharap kesepakatan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan kesejahteraan pekerja dan keberlangsungan dunia usaha.

    “Kami berharap penetapan upah ini bisa disahkan sebelum 24 Desember 2025,” katanya.

    Adapun sembilan UMSP Sumsel 2026 yang direkomendasikan Dewan Pengupahan Sumsel sebagai berikut:

    1. Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan: Rp 4.116.122,89

    2. Sektor Pertambangan dan Penggalian: Rp 4.167.115,34

    3. Sektor Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin: Rp 4.143.870,36

    4. Sektor Industri Pengolahan: Rp 4.114.297,91

    5. Sektor Konstruksi: Rp 4.130.070,53

    6. Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor: Rp 4.110.355,56

    7. Sektor Pengangkutan dan Pergudangan: Rp 4.147.400,38

    8. Sektor Informasi dan Komunikasi: Rp 4.104.440,42

    9. Sektor Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, serta Penunjang Usaha Lainnya: Rp 4.074.869,04.

  • Gubernur Herman Deru Dorong Pelayanan Samsat Prima Berbasis Data Akurat

    Gubernur Herman Deru Dorong Pelayanan Samsat Prima Berbasis Data Akurat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr H. Herman Deru mendorong peningkatan kualitas pelayanan Samsat yang prima dan berbasis data akurat sebagai strategi utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumsel.

    Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Tim Pembina Samsat dan Rapat P2DD Provinsi Sumsel di Ballroom Grand Atyasa, Kamis (18/12/2025).

    Gubernur menegaskan bahwa rapat ini memiliki nilai strategis karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan pembangunan daerah yang sangat bergantung pada pendapatan pajak.

    “Pajak adalah napas APBD kita. Maka data dan pelayanan menjadi kunci,” ujarnya.

    Ia kembali mengingatkan bahwa wajib pajak harus diperlakukan secara hormat sebagai bentuk tanggung jawab aparatur pelayanan publik.

    “Wajib pajak itu raja. Kalau dilayani dengan baik, kepatuhan akan terbangun,” katanya.

    Herman Deru menyoroti potensi pajak kendaraan bermotor yang besar di Sumsel, namun mengingatkan agar potensi tersebut disaring melalui data yang valid mengenai kendaraan aktif dan tidak aktif.

    Menurutnya, kebijakan pendapatan yang tidak berbasis data berpotensi melahirkan target yang tidak realistis dan tidak berkeadilan.

    “Perbaiki data dulu, baru kita bicara pendapatan,” tegasnya.

    Dalam arahannya, Gubernur juga memotivasi jajaran Samsat sebagai aparatur terpilih yang memegang peran strategis dalam menjaga kesinambungan pembangunan Sumsel.

    Ia menegaskan bahwa ke depan postur APBD tetap difokuskan pada pembangunan infrastruktur sebagai bentuk timbal balik kepada wajib pajak.

    Sementara itu, Kepala Bapenda Sumsel Achmad Rizwan melaporkan realisasi Program Pemutihan Kendaraan Bermotor 2025 menunjukkan capaian signifikan dengan total realisasi pajak daerah mencapai Rp3,73 triliun atau 97,44 persen dari target.

    Pemprov Sumsel pun kembali meraih penghargaan P2DD Provinsi Terbaik I Wilayah Sumatera Tahun 2025, sebagai bukti keberhasilan sinergi lintas sektor dalam mendorong digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

  • Telkomsel Lanjutkan Akselerasi UKM Sumsel dengan Teknologi AI lewat Program DCE ke-5

    Telkomsel Lanjutkan Akselerasi UKM Sumsel dengan Teknologi AI lewat Program DCE ke-5

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Telkomsel kembali menghadirkan Digital Creative Entrepreneurs (DCE), program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan yang berfokus pada pemberdayaan UKM melalui kurikulum berbasis Artificial Intelligence (AI). Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, DCE mengusung tema “AI‑Enabled SMEs Growth – How Locals Go Global” dan menyasar UKM dari empat track utama: Fashion, F&B, Personal Care, dan Craft.

    L

    Sekitar 64,2 juta UMKM di Indonesia menyerap lebih dari 123 juta tenaga kerja pada 2025 , namun jumlah usaha yang telah “go digital” masih jauh dari target nasional . Padahal, sebanyak 85.2% responden survei di 53 negara telah mengkonfirmasi teknologi seperti AI bisa mendukung operasional dan layanan.

    Penguatan pada kurikulum DCE ke‑5 dirancang untuk jadikan manfaat AI terukur dan terimplementasi di aktivitas bisnis harian UKM lokal, agar dampaknya semakin konkret bagi peserta dan pelanggan mereka:

    ● Business Diagnostic: audit aspek-aspek bisnis UKM untuk evaluasi Business Health Score.

    ● Growth‑Focused Mentoring: pendampingan untuk peningkatan efisiensi dan jangkauan pasar.

    ● AI Tools Training: praktik pemanfaatan AI untuk riset tren, perencanaan konten, inovasi produk.

    ● Curated Local Showcase: pameran brand lokal unggulan di setiap kota penyelenggaraan.

    Rangkaian DCE ke‑5 difokuskan untuk meningkatkan kapabilitas UKM peserta melalui sejumlah tahapan:

    1. Kick‑Off: Jakarta (20 November)

    2. Roadshow: Makassar (27 November), Surabaya (11 Desember) dan Palembang (18 Desember)

    3. Onboarding: 500 UKM dikenalkan ke ekosistem digital Telkomsel + solusi akselerasi bisnis

    4. Pitching Tracks: 24 UKM memaparkan rencana bisnis dan rencana implementasi digital

    5. Academy: 12 finalis mengikuti inkubasi intensif (mentoring, bootcamp)

    6. Summit/Awarding: Final pitch dan penentuan 5 pemenang DCE ke‑5 pada Juli 2026

    General Manager – Mobile Consumer Business Region Sumbagsel Telkomsel – Purnama Adhiputra, menyatakan, “Tahun ini, DCE hadir dengan semangat baru untuk memaksimalkan peran teknologi dan kecerdasan buatan dalam mengembangkan bisnis, khususnya di Kota Palembang. Dengan mengoptimalkan adopsi AI dalam peningkatan kapasitas dan kompetensi, kami berharap UKM Indonesia bisa terus belajar dan berkembang, bersama naik kelas dan berdaya saing global.”

    L

    Pada DCE ke-5th Kota Palembang hadir sebagai pembicara diantarannya Founder Soungket PaSH Kiagus Muhammad Aditia, Founder & Owner BENAWA Coffee Roastery, Deny Martindo LH dan Manager – Medium Enterprise Account Management West Telkomsel, Raymond Sembiring yang merupakan pemateri dari Telkomsel dengan penyampaian materi terkait solusi layanan bagi para UKM.

    L

    Adapun para Pelaku UKM lokal yang hadir di bidang Fashion, F&B, Personal Care, dan Craft dapat mendaftarkan bisnisnya mulai 20 November hingga paling lambat 24 Desember 2025 melalui www.dce.co.id.

    Sejak 2021, DCE telah berperan sebagai “Impact SME Accelerator” dengan tujuan memperkuat kapabilitas, kreativitas, dan daya saing UKM Indonesia. Kini mengintegrasikan pendekatan AI-enabled growth, pada 2025 DCE telah mencatatkan lebih dari 9.930 UKM terdaftar, lebih dari 680 alumni, 18 UKM terbaik, melibatkan lebih dari 80 expert, melaksanakan 165 sesi mentoring dan 63 webinar nasional, serta memberikan hibah total ratusan juta Rupiah.

  • Kios Wali Murid Ikut Terbakar, SDN 1 Palembang Bergerak Galang Bantuan

    Kios Wali Murid Ikut Terbakar, SDN 1 Palembang Bergerak Galang Bantuan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Kebakaran hebat melanda deretan kios di Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (16/12/2025) siang. Sedikitnya delapan kios yang berada di pinggir Jalan Talang Kerangga, Kelurahan 30 Ilir, ludes dilalap api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Berdasarkan informasi sementara, api diduga berasal dari kebocoran tabung gas di salah satu kios, yang kemudian dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.

    Salah satu kios yang terdampak diketahui milik orang tua siswa kelas 6C SD Negeri 1 Palembang atas nama Abidzar. Menyikapi musibah tersebut, pihak sekolah bersama keluarga besar SD Negeri 1 Palembang menunjukkan kepedulian dengan menggalang donasi untuk membantu meringankan beban korban.

    Kepala SD Negeri 1 Palembang, Rahma Danniarti, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa wali muridnya. Ia mengatakan, penggalangan donasi dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

    “Kami dari keluarga besar SD Negeri 1 Palembang turut prihatin atas musibah yang dialami wali siswa kami. Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, kami menggalang donasi yang kemudian diserahkan langsung kepada wali siswa yang terdampak kebakaran,” ujarnya.

    Rahma berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu korban untuk bangkit kembali dan memenuhi kebutuhan pascakebakaran. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh penggunaan tabung gas.

    Akibat peristiwa tersebut, para pemilik kios mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Aktivitas perdagangan di sekitar lokasi kejadian pun terpaksa terhenti sementara waktu.

  • Dari 2.180 Menyusut Jadi 2.037, Pemkot Palembang Tetap Gelar Pelantikan PPPK Paruh Waktu

    Dari 2.180 Menyusut Jadi 2.037, Pemkot Palembang Tetap Gelar Pelantikan PPPK Paruh Waktu

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memastikan tetap akan melantik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada 22 Desember 2025. Meski jumlah peserta mengalami pengurangan, pelantikan ini tetap menjadi agenda strategis dalam penataan tenaga non-aparatur sipil negara (non-ASN) di lingkungan pemerintah daerah.

    Kepastian tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang, M. Yanuarpan Yani. Ia menyebutkan, seluruh tahapan persiapan pelantikan saat ini telah memasuki tahap akhir dan hanya menyisakan penyelesaian administrasi beberapa peserta.

    “Pelantikan PPPK paruh waktu dijadwalkan pada 22 Desember 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 2.037 orang,” ujar Yanuarpan.

    Ia menjelaskan, penetapan jadwal pelantikan telah disesuaikan dengan arahan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, serta mempertimbangkan kesiapan dokumen kepegawaian dan batas waktu penginputan data ke dalam sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN).

    “Penentuan jadwal ini tidak bisa sembarangan. Kami harus menyesuaikan dengan jadwal nasional dan ketentuan sistem BKN karena seluruh data PPPK wajib terintegrasi secara nasional,” katanya.

    Menurut Yanuarpan, Pemkot Palembang berupaya memastikan proses pelantikan berjalan sesuai regulasi agar para PPPK yang dilantik dapat segera menjalankan tugas serta memperoleh hak kepegawaiannya.

    Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah PPPK paruh waktu yang akan dilantik mengalami penurunan dibandingkan usulan awal. Semula, Pemkot Palembang mengajukan 2.180 calon PPPK paruh waktu.

    Namun, dalam proses verifikasi dan validasi data, jumlah tersebut berkurang. Salah satu penyebabnya adalah batas waktu penutupan sistem BKN yang ditetapkan pada 20 Desember 2025.

    “Sebagian calon PPPK mengundurkan diri, sementara lainnya terkendala kelengkapan administrasi atau alasan pribadi. Karena sistem BKN memiliki batas waktu, peserta yang tidak memenuhi persyaratan hingga penutupan sistem otomatis tidak dapat diproses,” jelasnya.

    Setelah melalui proses penyaringan dan penyesuaian, jumlah calon PPPK yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan administratif dan teknis ditetapkan sebanyak 2.037 orang.

    Pemkot Palembang memilih tanggal 22 Desember untuk memberikan waktu tambahan bagi peserta yang masih menyelesaikan dokumen administrasi. Tercatat, masih ada empat peserta yang berada pada tahap akhir pelengkapan berkas.

    “Kami ingin memastikan seluruh peserta yang telah memenuhi syarat benar-benar dapat dilantik. Karena itu, kami memberi ruang waktu agar tidak ada yang tertinggal hanya karena kendala teknis administrasi,” ujarnya.

    Yanuarpan menegaskan, BKPSDM Palembang terus melakukan pendampingan kepada peserta agar proses pelantikan dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

    Pelantikan PPPK paruh waktu ini dinilai penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. Para PPPK tersebut nantinya akan ditempatkan di berbagai perangkat daerah sesuai kebutuhan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, administrasi pemerintahan, hingga pelayanan teknis lainnya.

    “Keberadaan PPPK paruh waktu sangat membantu pelayanan kepada masyarakat, terutama pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan warga,” katanya.

    Selain itu, kebijakan pengangkatan PPPK paruh waktu juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan kepastian status dan peningkatan kesejahteraan bagi tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi.

    Dengan pelantikan yang dijadwalkan pada akhir Desember ini, Pemkot Palembang berharap para PPPK paruh waktu dapat segera bekerja secara optimal dan berkontribusi dalam mendukung program pembangunan daerah serta peningkatan kualitas layanan publik.

  • Disnakertrans Sumsel Pastikan UMP 2026 Diumumkan Paling Lambat 24 Desember

    Disnakertrans Sumsel Pastikan UMP 2026 Diumumkan Paling Lambat 24 Desember

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatra Selatan memastikan pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumsel tahun 2026 akan dilakukan paling lambat pada 24 Desember 2025.

    Kepala Disnakertrans Sumsel, Indra Bangsawan menyampaikan hingga saat ini penetapan UMP masih dalam tahap pembahasan.

    Pemerintah daerah masih menunggu penyelesaian pembahasan lanjutan, terutama terkait penerapan formula baru penghitungan upah yang ditetapkan pemerintah pusat.

    “Penetapan UMP belum final karena masih ada pembahasan lanjutan. Besok kami akan menggelar rapat,” ujar Indra, Rabu (17/12/2025).

    Ia mengatakan rapat tersebut akan melibatkan Dewan Pengupahan serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya untuk membahas dan mengambil keputusan terkait besaran UMP Sumsel 2026.

    “Nilai UMP yang akan ditetapkan belum dapat disampaikan saat ini. Kalau sudah selesai dan diputuskan, tentu akan kami umumkan,” katanya.

    Indra menegaskan meski masih dalam proses, Disnakertrans Sumsel berkomitmen mengikuti ketentuan pemerintah pusat yang mengatur batas waktu penetapan UMP.

    Ketentuan tersebut tercantum dalam Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan yang ditandatangani Presiden Prabowo pada 16 Desember 2025.

    “Yang jelas, pengumuman UMP Sumsel 2026 paling lambat tanggal 24 Desember,” tegasnya.

    Sebagai informasi, penetapan UMP 2026 menggunakan formula baru, yaitu inflasi ditambah hasil perkalian pertumbuhan ekonomi dengan nilai alfa.

    Pemerintah menetapkan rentang nilai alfa antara 0,5 hingga 0,9, sehingga besaran kenaikan UMP akan disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan hasil perhitungan masing-masing daerah.

  • Hari Terakhir Pemutihan, Layanan Samsat di Sumsel Buka Hingga Tengah Malam

    Hari Terakhir Pemutihan, Layanan Samsat di Sumsel Buka Hingga Tengah Malam

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi memperpanjang jam operasional layanan Samsat pada hari terakhir program pemutihan pajak kendaraan bermotor, Rabu (17/12/2025).

    Atas instruksi langsung Gubernur Sumsel, Herman Deru, seluruh kantor layanan Samsat di Sumsel akan tetap melayani wajib pajak hingga pukul 24.00 WIB.

    Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel, Achmad Rizwan menyampaikan bahwa kebijakan ini diambil untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat yang ingin memanfaatkan insentif pajak di hari penutupan.

    “Bapak Gubernur Herman Deru telah memerintahkan agar layanan operasional Samsat pada hari hati ini dibuka sampai dengan pukul 12 malam untuk melayani masyarakat,” ujar Rizwan.

    Rizwan menjelaskan langkah ini bertujuan agar tidak ada masyarakat yang terlewat dalam mendapatkan program penghapusan denda pajak.

    “Perpanjangan waktu ini berlaku di seluruh titik layanan untuk mengantisipasi lonjakan antrean yang biasanya terjadi pada detik-detik terakhir masa berakhirnya program,” jelasnya.

    Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada seluruh pemilik kendaraan bermotor di wilayah Sumatera Selatan untuk segera memanfaatkan sisa waktu yang tersedia.

    “Hari ini adalah hari terakhir pemutihan kendaraan bermotor. Kami mengimbau warga untuk segera membayar pajak kendaraan bermotor sebelum batas waktu berakhir,” tegasnya.

    Program pemutihan ini mencakup penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) serta keringanan biaya balik nama.

    “Setelah melewati pukul 00.00 WIB nanti, tarif pajak dan denda akan kembali diberlakukan secara normal. Pelayanan akan dibuka lagi pada 29 Desember 2025,” ucap dia. (Tia)