Dari Atap Bocor hingga Dinding Retak, Disdik Palembang Susun Prioritas Perbaikan Sekolah

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, M. Affan Prapanca, meninjau langsung sekolah yang perlu diperbaiki

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, M. Affan Prapanca, meninjau langsung sekolah yang perlu diperbaiki

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Retaknya dinding kelas, atap bocor, hingga ruang belajar yang tak lagi layak pakai masih menjadi potret sejumlah sekolah di Kota Palembang. Kondisi tersebut mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang turun langsung ke lapangan untuk memetakan tingkat kerusakan dan menyusun langkah perbaikan demi menjamin keamanan serta kenyamanan peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, M. Affan Prapanca, mengatakan pihaknya telah menyelesaikan peninjauan langsung ke seluruh satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangan Disdik Palembang. Peninjauan dilakukan untuk memperoleh gambaran riil kondisi infrastruktur sekolah, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.

“Pemantauan dan pendataan sudah kami selesaikan untuk seluruh jenjang TK, SD, dan SMP di bawah naungan Disdik Kota Palembang,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pendataan tersebut, Disdik Palembang mencatat lebih dari 1.300 titik satuan pendidikan telah dikunjungi. Dari jumlah itu, kondisi infrastruktur sekolah dinilai masih membutuhkan perhatian serius.

“Sekitar 20 persen sekolah masuk kategori rusak berat, 25 persen rusak sedang, dan sisanya mengalami kerusakan ringan,” kata Affan.

Ia menjelaskan, data tersebut akan menjadi dasar utama dalam penyusunan prioritas anggaran perbaikan sarana dan prasarana pendidikan. Disdik Palembang berupaya agar proses pembelajaran dapat berlangsung di lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

“Data ini akan kami gunakan sebagai dasar perencanaan perbaikan. Harapannya, anggaran yang tersedia dapat mencukupi untuk menangani sekolah-sekolah yang paling membutuhkan,” ujarnya.

Selain fokus pada perbaikan fisik bangunan, Affan juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh warga sekolah dalam menjaga lingkungan pendidikan. Guru dan pihak sekolah diminta lebih peka terhadap potensi masalah yang dapat membahayakan keselamatan siswa maupun menghambat proses belajar mengajar.

“Jika semua unsur sekolah peduli dan sigap, banyak persoalan bisa dicegah sejak dini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan
Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap
XLSMART Hadir Lebih Dekat Tingkatkan Pengalaman Pelanggan di Palembang
Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Lima Terdakwa Terseret Dugaan Korupsi Proyek PALI, Fee PPK hingga Beton Tak Sesuai Mutu Disorot
Kesepakatan Dagang Pengusaha Muda Sumsel di TEI 2026 Tembus Rp501,40 Miliar
SMAN Sumatera Selatan Raih Silver di AHMBS 2026 Tingkat Nasional
Premi Asuransi Dibayar, Klaim Ditolak, Ahli Waris Supriadi Masih Dibayangi Tagihan Fortuner
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:41 WIB

XLSMART Hadir Lebih Dekat Tingkatkan Pengalaman Pelanggan di Palembang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Lima Terdakwa Terseret Dugaan Korupsi Proyek PALI, Fee PPK hingga Beton Tak Sesuai Mutu Disorot

Berita Terbaru