Dinas Kesehatan Sumsel Minta Warga Waspadai Penularan ‘Super Flu’

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsip - Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Foto: Tia

Arsip - Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada menyusul temuan lima kasus influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai ‘super flu’.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel, Darsono menjelaskan bahwa varian ini memiliki gejala serupa influenza biasa namun merupakan varian baru yang perlu diantisipasi.

Meskipun proses penyembuhannya tergolong cepat, pihak kesehatan mengingatkan agar masyarakat yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid untuk lebih berhati-hati.

“Super flu ini seperti influenza biasa, hanya dia varian baru. Secara konsep penyembuhannya cepat, namun tetap harus diwaspadai bagi pemilik komorbid,” ujar Darsono, Rabu (7/1/2026).

Hingga saat ini, Dinkes Sumsel belum menerima laporan tambahan mengenai kasus baru sejak temuan awal yang tercatat pada Oktober 2025 lalu.

Ia menjelaskan berdasarkan teori, jika varian ini menular dengan masif seharusnya terdapat kenaikan kasus hingga 10 persen atau mencapai sedikitnya 15 kasus.

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan tidak ada laporan tambahan yang masuk ke dalam sistem pendataan kesehatan penyakit menular atau New All Record (NAR).

“Kita belum mendapat informasi lebih lanjut dan kenyataannya tidak ada dalam pelaporan data kesehatan penyakit menular di NAR,” jelasnya.

Ia menilai tingkat imunitas masyarakat pasca pandemi COVID-19 yang semakin membaik menjadi faktor penghambat penyebaran varian baru ini secara liar.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diminta untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta tetap menggunakan masker saat merasa kurang sehat.

“Kita juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan tubuh, memperkuat daya tahan tubuh dengan pola makan sehat, tidur yang cukup, serta rutin berolahraga,” tuturnya.

Dirinya juga menyarankan warga yang mengalami gejala sakit berat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat guna penanganan medis yang tepat.

Pihaknya berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus dan menggencarkan edukasi pencegahan penyakit menular demi menjaga kesehatan warga.

“Kalau ada gejala sakit berat, segera ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana
Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Abdul Jafar Kecam Dugaan Penganiayaan Mahasiswa dan Jurnalis di Polda Sumsel
Fernando Divonis 8 Tahun 6 Bulan, Kasus Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Berita Terbaru