Stasiun Gas Pagardewa, Penggerak Utama Penyaluran Gas Bumi Sumatera hingga Jawa

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina menegaskan peran vital Stasiun Gas Pagardewa sebagai simpul utama penjaga keandalan pasokan gas bumi nasional. PGN menggarisbawahi bagaimana fasilitas ini menjadi titik krusial dalam sistem transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ) sepanjang 1.004 km yang memasok kebutuhan gas dari Sumatera hingga Jawa bagian Barat.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menjelaskan bahwa Stasiun Pagardewa berfungsi sebagai infrastruktur utama pengatur tekanan dan kapasitas jaringan transmisi gas bumi dalam penyaluran gas kepada pelanggan sektor kelistrikan, komersial, dan industri.

“Dengan optimalisasi fasilitas kompresor, metering, serta jumperline yang meningkatkan kapasitas linepack, PGN memastikan distribusi gas tetap andal dan stabil. Fasilitas ini memungkinkan suplai gas terpenuhi mulai dari Sumatera, Lampung, hingga Jawa bagian Barat,” ujar Hery.

PGN juga menegaskan komitmen menjaga asset integrity melalui pemeliharaan dan inspeksi berbasis risiko. Penerapan teknologi digital seperti pemanfaatan Integrated Monitoring Center (IMOC) memungkinkan pemantauan real-time terhadap kondisi infrastruktur, data pelanggan, dan aktivitas niaga. “Digitalisasi membuat keputusan operasional menjadi lebih cepat, tepat, dan terukur,” tambah Hery.

“Seluruh infrastruktur yang kami operasikan harus tetap terjaga keandalannya untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. PGN berkomitmen menjalankan operasi secara aman dan efisien, serta terus menambah fleksibilitas pasokan melalui penguatan infrastruktur gas bumi termasuk LNG,” lanjut Hery.

Selain menjaga keandalan operasi, PGN terus memperkuat fleksibilitas pasokan melalui pengembangan infrastruktur gas bumi, termasuk pemanfaatan LNG. Upaya ini sejalan dengan strategi bisnis G-A-S (Grow–Adapt–Step Out) yang tengah dijalankan perusahaan. Program strategis tersebut mencakup perluasan jaringan gas rumah tangga, pembangunan pipa BBM Cikampek–Plumpang, revitalisasi tanki LNG Arun, serta pembangunan fasilitas injection point untuk pengembangan biomethane.

Dengan pengalaman panjang dalam mengelola jaringan gas bumi nasional, PGN terus berkomitmen menghadirkan energi bersih, aman, dan berkelanjutan bagi kebutuhan energi masyarakat serta ketahanan energi nasional.

Berita Terkait

Didakwa Terima Uang Pengurusan Pangkat ASN, Kepala BKPSDM Muratara Jalani Sidang Perdana
Bongkar Dugaan Suap Smartboard! Bupati Nonaktif Muara Enim Edison Diadili, Temuan BPK Rp29 Miliar Diduga Menyusut Jadi Rp2,32 Miliar
Lansia Hilang Usai Lompat dari Jembatan Musi IV, Tim SAR Sisir Sungai Musi
Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul
Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan
Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap
XLSMART Hadir Lebih Dekat Tingkatkan Pengalaman Pelanggan di Palembang
Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Didakwa Terima Uang Pengurusan Pangkat ASN, Kepala BKPSDM Muratara Jalani Sidang Perdana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Bongkar Dugaan Suap Smartboard! Bupati Nonaktif Muara Enim Edison Diadili, Temuan BPK Rp29 Miliar Diduga Menyusut Jadi Rp2,32 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Lansia Hilang Usai Lompat dari Jembatan Musi IV, Tim SAR Sisir Sungai Musi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan

Berita Terbaru