Gubernur Herman Deru Dorong Pelayanan Samsat Prima Berbasis Data Akurat

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr H. Herman Deru mendorong peningkatan kualitas pelayanan Samsat yang prima dan berbasis data akurat sebagai strategi utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumsel.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Tim Pembina Samsat dan Rapat P2DD Provinsi Sumsel di Ballroom Grand Atyasa, Kamis (18/12/2025).

Gubernur menegaskan bahwa rapat ini memiliki nilai strategis karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan pembangunan daerah yang sangat bergantung pada pendapatan pajak.

“Pajak adalah napas APBD kita. Maka data dan pelayanan menjadi kunci,” ujarnya.

Ia kembali mengingatkan bahwa wajib pajak harus diperlakukan secara hormat sebagai bentuk tanggung jawab aparatur pelayanan publik.

“Wajib pajak itu raja. Kalau dilayani dengan baik, kepatuhan akan terbangun,” katanya.

Herman Deru menyoroti potensi pajak kendaraan bermotor yang besar di Sumsel, namun mengingatkan agar potensi tersebut disaring melalui data yang valid mengenai kendaraan aktif dan tidak aktif.

Menurutnya, kebijakan pendapatan yang tidak berbasis data berpotensi melahirkan target yang tidak realistis dan tidak berkeadilan.

“Perbaiki data dulu, baru kita bicara pendapatan,” tegasnya.

Dalam arahannya, Gubernur juga memotivasi jajaran Samsat sebagai aparatur terpilih yang memegang peran strategis dalam menjaga kesinambungan pembangunan Sumsel.

Ia menegaskan bahwa ke depan postur APBD tetap difokuskan pada pembangunan infrastruktur sebagai bentuk timbal balik kepada wajib pajak.

Sementara itu, Kepala Bapenda Sumsel Achmad Rizwan melaporkan realisasi Program Pemutihan Kendaraan Bermotor 2025 menunjukkan capaian signifikan dengan total realisasi pajak daerah mencapai Rp3,73 triliun atau 97,44 persen dari target.

Pemprov Sumsel pun kembali meraih penghargaan P2DD Provinsi Terbaik I Wilayah Sumatera Tahun 2025, sebagai bukti keberhasilan sinergi lintas sektor dalam mendorong digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Berita Terkait

Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana
Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Abdul Jafar Kecam Dugaan Penganiayaan Mahasiswa dan Jurnalis di Polda Sumsel
Fernando Divonis 8 Tahun 6 Bulan, Kasus Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Kapolda dan Wali Kota Palembang Siapkan Penataan Kampung Narkoba Jaya Laksana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Berita Terbaru