SMP 46 Palembang Diteror, 36 Kaca Dipecahkan Sekelompok Pelaku

- Redaksi

Minggu, 25 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komite SMP Negeri 46 Palembang membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Ketua Komite SMP Negeri 46 Palembang membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Aksi teror kembali terjadi. Kali ini terjadi di SMP Negeri 46 Palembang. Belum diketahui permasalahannya apa, hingga membuat sekelompok pelaku melakukan aksi pemecahan kaca di sekolah tersebut.

Terkuaknya aksi teror ini setelah adanya laporan dari Ketua Komite sekolah yakni Zaidil Azwari (47), dan Fahlevi, penasehat Komite sekolah, terkait laporan purusakan barang, pada Sabtu (24/5/2025).

“Peristiwa perusakan  sudah terjadi dua kali. Awalnya pada 28 April 2025 lalu. Pelaku ini sekelompok memecahkan kaca pos security sekolah sebanyak 2 sisi, sekitar pukul 07.00 WIB, waktu itu sedang libur panjang,” ungkap Zaidil, kepada petugas piket pengaduan.

Lalu, aksi kedua terjadi pada 10 Mei 2025, sekitar pukul 04.56 WIB. Kembali sekelompok pelaku mendatangi sekolah, masuk dari pintu belakang. Dengan membabi buta para pelaku memecahkan 34 sisi kaca ruang mengajar.

“Saat 34 kaca ini dipecahkan, petugas security sekolah mengetahui peristiwa ini. Namun karena hujan deras dan pelaku yang banyak, petugas security kita hanya memantau pelaku saja dari kejauhan,” ungkapnya.

Setelah itu, keesokan paginya baru pihak sekolah melihat CCTV yang ada. “Benar saja kaca-kaca di SMP N 46 ini dipecahkan sekelompok pelaku. Hingga kini kami tidak mengetahui apa  permalasahannya,” ungkapnya, sambil mengatakan total kaca yang dipecahkan berjumlah 36 kaca.

Di tempat sama, Fahlevi, penasehat Komite SMP Negeri 46 Palembang mengatakan, akibat peristiwa ini proses pembelajaran di sekolah terganggu. “Kami kesini atas izin kepala sekolah untuk melaporkan peristiwa yang terjadi. Karena Sangat disayangkan sebelum peristiwa terjadi, sekolah ini sebelumnya usai direnovasi dan dilakukan perbaikan,” bebernya.

Dari rekaman CCTV, sambungnya, para pelaku saat itu mengenakan jaket woody. “Kami berharap pelaku ditangkap atas laporan kami, ” ungkapnya.

Akibat peristiwa ini SMP Negeri 46 mengalami kerusakan kaca sebanyak 36 unit, dengan kerugian 1 kaca Rp 500 ribu. “Untuk keseluruhan totalkan saja. 1 kaca seharga Rp 500 ribu,” tuturnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Pelembang, Ipda Kosasih membenarkan adanya laporan dari perwakilan sekolah SMPN 46 yang melaporkan pengerusakan barang (kaca). “Laporan sudah diterima dan akan segera dilakukan penyelidikan oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi
Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi
Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi
Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul
Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap
Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Pergoki Suami Bersama Wanita Lain di Hotel, IRT Mengaku Jadi Korban KDRT
Dipercaya Jaga Hotel Keluarga, AR Malah Curi Kipas Angin dan Kabel

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah OKI, Ir. Asmar Wijaya, M.Si., saat sidak di Pasar Kayuagung kabupaten OKI

Ogan Komering Ilir

Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:06 WIB

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kota Palembang

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:38 WIB