Siswa di Empat Lawang Jadi Korban Bullying hingga Dikeroyok Belasan Orang

- Redaksi

Kamis, 21 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meri, orangtua dari siswa di Empat Lawang yang diduga dikeroyok 12 siswa lainnya saat sedang pulang sekolah. (Photo: Alfariski)

Meri, orangtua dari siswa di Empat Lawang yang diduga dikeroyok 12 siswa lainnya saat sedang pulang sekolah. (Photo: Alfariski)

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Dugaan perundungan siswa sekolah kembali terjadi di Kabupaten Empat Lawang. Meri orangtua dari siswa salah satu sekolah di wilayah tersebut kini melapor ke pihak kepolisian.

Saat ditemui di rumahnya, kepada wartawan Meri bercerita anaknya sempat alami trauma hingga pindah sekolah. Sebab dikeroyok oleh 12 orang temannya.

“Anak saya demam, trauma, terus tidak mau sekolah. Kejadiannya tanggal 28 Agustus, siang hari saat pulang sekolah,” katanya, Kamis (21/9/2023).

Adapun saat ini anaknya tidak lagi bersekolah di sekolah tersebut atau telah pindah sekolah. Di mana saat ini ia telah melaporkan kejadian pengeroyokan tersebut ke pihak kepolisian.

“Saya pernah menghubungi sekolah untuk meminta etikad baik dari pihak sekolah dengan datang langsung ke sekolah,” ujarnya.

Akan tetapi, sambungnya, ia belum mendapat solusi dari pihak sekolah tempat anaknya menimba ilmu tersebut.

“Saya pernah datang ke sekolah untuk meminta kepada guru untuk memberi sanksi kepada pengeroyok anak saya. Akan tetapi permintaan saya belum diindahkan,” sebutnya.

Sementara Kanit PPA Reskrim Polres Empat Lawang, Aipda Ariyanto, membenarkan adanya pengeroyokan tersebut terbaru pihaknya sudah memeriksa pelapor dan sampaikan undangan klarifikasi kepada terduga pelaku.

“Benar sudah ada laporan dari pelapor yang merupakan orangtua korban. Sejauh ini kami sudah menyampaikan undangan klarifikasi terhadap pihak sekolah, 12 anak yang bersangkutan, dan akan berkoordinasi dengan pihak Bapas Lahat serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Empat Lawang,” katanya.

Selain itu pihak sekolah setelah wartawan hubungi belum memberilan respon terkait dugaan perundungan ini. (ANA)

Berita Terkait

Warga Indramayu Diringkus Polisi Gegara Gelapkan Sepeda Motor Milik Pacarnya
Polda Sumsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp 2,2 Miliar, 37 Tersangka Diamankan
Kalung Emas Putih Raib Dijambret, Yuyun Menangis Saat Melapor ke Polisi
Remaja Putri 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Saat Bekerja di Rumah Makan
Heboh Motor Hilang di RS Bhayangkara Palembang, Rekaman CCTV Perlihatkan Pria Berhelm Keluar Bawa Motor
Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan
Ajun Minta Maaf, Kuasa Hukum Berharap Restorative Justice Dikabulkan Polisi
Operasi Patuh Musi 2026 di Palembang Ditunda

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Warga Indramayu Diringkus Polisi Gegara Gelapkan Sepeda Motor Milik Pacarnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:31 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp 2,2 Miliar, 37 Tersangka Diamankan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kalung Emas Putih Raib Dijambret, Yuyun Menangis Saat Melapor ke Polisi

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:33 WIB

Remaja Putri 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Saat Bekerja di Rumah Makan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:03 WIB

Heboh Motor Hilang di RS Bhayangkara Palembang, Rekaman CCTV Perlihatkan Pria Berhelm Keluar Bawa Motor

Berita Terbaru

Plt Bupati Muara Enim, Sumarni saat diwawancarai usai penyerahan SK tugas di Griya Agung Palembang, Rabu (10/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Gantikan Bupati, Sumarni Pastikan Seluruh Proyek 2026 Tetap Jalan

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:21 WIB