PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Satres Narkoba Polrestabes Palembang meringkus dua pria diduga pengedar narkoba jenis pil ekstasi di dua lokasi yang berbeda.
Kedua pelaku adalah MA (25) warga Jalan Slamet Riyadi Lorong Mentok Kelurahan 2 Ilir, dan MS (21) warga Jalan Mangkubumi Kelurahan 3 Ilir Kecamatan IT II, Palembang.
Berdasarkan dihimpun penangkapan itu dilakukan di dua lokasi yang berbeda. Tersangka M Andre ditangkap di parkiran salah satu penginapan di kawasan IB I Palembang, Rabu (8/4/2026) dini hari.
Dari tersangka MA, polisi menemukan 10 butir pil ekstasi berlogo WA warna hijau dengan berat 3,52 gram yang disimpan tersangka di kotak rokok di dalam boks sepeda motornya.
Sedangkan untuk tersangka MS, polisi meringkusnya di parkiran kosan di kawasan Jalan Kenari, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT I Palembang, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 19.00.
Saat dilakukan penggeledahan di kediaman MS, polisi menemukan 40 butir pil ekstasi berbagai macam logo, yakni 20 butir logo heineken, 15 butir logo WA dan 5 butir logo XXX.
Uniknya, untuk mengelabui petugas yang menangkap, tersangka MS menyembunyikan barang haram tersebut di dalam bohlam lampu yang berada di rumahnya.

Upaya tersebut tak membuatnya lolos dari jeratan hukum setelah petugas menemukan barang bukti tersebut. Oleh karena itu, MS langsung digelandang ke Polrestabes Palembang.
Dari tangan kedua tersangka, Satres Narkoba Polrestabes Palembang mengamankan barang bukti 50 butir pil ekstasi, dua unit telepon genggam, satu unit sepeda motor dan bohlam lampu.
Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 114 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
Menyikapi penangkapan tersebut, Kasat Narkoba Polrestabes Palembang Kompol Faisal P Manalu mengatakan, para tersangka semakin kreativitas dalam menyembunyikan barang bukti.
“Para pelaku semakin beragam dalam menyembunyikan barang bukti, mulai dari jok motor hingga bola lampu,” ungkap Faisal, Senin (13/4/2026), pagi.
Kendati demikian, lanjut Faisal, upaya tersangka tak dapat mengelabui anggotanya di lapangan. Petugas akan teliti saat melakukan penggeledahan.
“Namun personel kami melakukan pemeriksaan secara detail dan menyeluruh terhadap setiap objek yang mencurigakan. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku untuk lolos,” tegas Faisal.
Sementara, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan menyatakan bahwa keberhasilan ini mencerminkan kesiapsiagaan dan ketelitian dalam menghadapi berbagai modus baru peredaran narkotika.
“Dari jok motor hingga bola lampu, semuanya berhasil ditemukan. Ini bukti bahwa tidak ada tempat yang aman bagi pelaku narkoba di Palembang,” kata Sonny.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa Polda Sumsel terus meningkatkan kapasitas personel dalam menghadapi perkembangan modus jaringan narkotika.
“Kami memastikan setiap bentuk peredaran narkoba akan ditindak secara tegas. Inovasi modus pelaku akan selalu kami antisipasi dengan peningkatan kemampuan penyidik di lapangan,” kata Nandang.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks

















