Sidang Perdana Korupsi Dishub Muba, Bendahara Pengeluaran Langsung Ditahan Hakim

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Terdakwa Muhammad Ridho Kurniawan jalani sidang perdana di PN Tipikor Palembang, Rabu (13/5/2026)

Saat Terdakwa Muhammad Ridho Kurniawan jalani sidang perdana di PN Tipikor Palembang, Rabu (13/5/2026)

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID- Sidang perdana kasus dugaan korupsi anggaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) periode 2022–2023 menyeret Muhammad Ridho Kurniawan, seorang PNS yang menjabat Bendahara Pengeluaran, langsung berujung penahanan oleh majelis hakim.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Palembang, Rabu (13/5), Majelis Hakim yang diketuai Corry Oktarina SH MH memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin segera menahan terdakwa usai pembacaan surat dakwaan.

“Setelah sidang ini, terdakwa harus langsung dilakukan penahanan,” tegas hakim ketua di ruang sidang.

Terdakwa didakwa melakukan penyalahgunaan dana APBD Dishub Muba tahun anggaran 2023 dengan membuat laporan pertanggungjawaban keuangan fiktif dan menggunakan anggaran tidak sesuai peruntukannya, sehingga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp305,6 juta.

Dalam dakwaan terungkap, modus yang digunakan terdakwa adalah mentransfer dana kas resmi Dishub Muba secara berulang melalui internet banking ke rekening staf honorer bagian keuangan, Donni Maulana. Dana tersebut kemudian, atas arahan terdakwa, dialihkan kembali ke rekening pribadi Muhammad Ridho Kurniawan di Bank BCA dan Bank Mandiri. Total dana yang diduga dikuasai terdakwa mencapai sekitar Rp386 juta.

Dalam surat dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjerat Muhammad Ridho Kurniawan dengan pasal berlapis atas dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukannya. Terdakwa didakwa melanggar Pasal 8, Pasal 9, serta Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Muba, Firmansyah SH, usai sidang menjelaskan bahwa perkara tersebut dilimpahkan dari Polres Muba dan akan segera memasuki agenda pembuktian.

“Pekan depan sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi. Sekitar 20 saksi telah disiapkan, dan lima saksi dari Dinas Perhubungan akan dihadirkan lebih dulu,” ujarnya.

Atas perbuatannya, terdakwa didakwa melanggar ketentuan pengelolaan keuangan negara dan daerah, termasuk Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara serta regulasi pengelolaan keuangan daerah lainnya.

Kasus ini menambah daftar panjang perkara korupsi pengelolaan anggaran daerah yang kini menjadi sorotan publik di Sumatera Selatan.

Penulis : Hermansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

JPU Kukuh pada Tuntutan Minta Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Korupsi KUR Bank Sumsel Babel
Hakim Per Berat Hukuman Herianto, Divonis 13 Tahun Penjara dalam Kasus Peredaran 196 Gram Sabu
Modus Proyek Fiktif Terbongkar, Dugaan Kredit Rp 90 Miliar di Bank BRI Seret Oknum Pegawai hingga Direktur Perusahaan
Niat Damai Usai Kecelakaan, WNA Asal Inggris Malah Diduga Dianiaya
Terpaksa Diberikan Tindakan Tegas, Pelaku Pencurian Mobil Pikap Diringkus Satreskrim Polrestabes Palembang
Kejati Sumsel Pastikan Tak Ada Perkara Korupsi yang Mangkrak, Ketut Sumedana: Semua Diproses hingga Persidangan
Antar Pesanan Driver Ojol di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan
SS Diamankan Security Usai Diduga Bobol Gudang di IB II Palembang

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:48 WIB

JPU Kukuh pada Tuntutan Minta Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Korupsi KUR Bank Sumsel Babel

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:45 WIB

Modus Proyek Fiktif Terbongkar, Dugaan Kredit Rp 90 Miliar di Bank BRI Seret Oknum Pegawai hingga Direktur Perusahaan

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:44 WIB

Niat Damai Usai Kecelakaan, WNA Asal Inggris Malah Diduga Dianiaya

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:32 WIB

Terpaksa Diberikan Tindakan Tegas, Pelaku Pencurian Mobil Pikap Diringkus Satreskrim Polrestabes Palembang

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:57 WIB

Kejati Sumsel Pastikan Tak Ada Perkara Korupsi yang Mangkrak, Ketut Sumedana: Semua Diproses hingga Persidangan

Berita Terbaru