Nama : Kayla Meshika Syamab
NIM : PO7131226015
Prodi : D4-Gizi dan Dietetika
Pancasila, Bukan Sekadar Lima Sila
Kalau mendengar kata Pancasila, yang pertama kali teringat mungkin adalah lima sila yang sudah kita hafal sejak dahulu. Tapi setelah menjadi mahasiswa, saya mulai menyadari bahwa sebenarnya Pancasila tidak hanya ada di dalam buku atau materi perkuliahan. Banyak hal yang kita lakukan setiap hari ternyata berhubungan dengan nilai-nilai Pancasila, bahkan sering kali kita melakukannya tanpa sadar.
Sila Pertama Ketuhanan Yang Maha Esa
Kesibukan sebagai mahasiswa kadang membuat saya harus membagi waktu antara kuliah, tugas, dan kegiatan lainnya. Di tengah kesibukan itu, saya tetap berusaha menyempatkan diri untuk beribadah dan berdoa. Bagi saya, menjalankan ibadah bukan hanya kewajiban, tetapi juga menjadi pengingat untuk tetap bersyukur dan tidak terlalu larut dalam kesibukan.
Sila Kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Saya sering menemukan teman yang sedang kesulitan, entah karena tugas yang belum dipahami, sedang kelelahan, atau hanya sedang membutuhkan seseorang untuk diajak bicara. Hal sederhana seperti membantu menjelaskan tugas menurut saya sudah termasuk bentuk kepedulian terhadap sesama. Dari situ saya belajar bahwa memperlakukan orang dengan baik sebenarnya tidak harus dengan hal yang sullit
Sila Ketiga-Persatuan Indonesia
Saat masuk ke lingkungan perkuliahan, saya bertemu dengan banyak orang yang memiliki sifat dan cara berpikir berbeda, conttohnya dalam satu kelompok tugas saja, bisa ada yang sangat aktif berbicara, ada yang lebih suka mengerjakan di belakang layar, dan ada juga yang punya pendapat yang berbeda dengan saya. Saya berusaha tetap bekerja sama dengan mereka tanpa memilih-milih berdasarkan siapa yang paling dekat dengan saya. Menurut saya, dari perbedaan itulah kita belajar untuk menyesuaikan diri dan bekerja sama.
Sila Keempat Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Ketika sedang mengerjakan tugas kelompok atau menetukan keputusan Bersama, saya berusaha menyampaikan pendapat sekaligus mendengarkan pendapat orang lain. Jika keputusan akhirnya berbeda dari pendapat saya, saya tetap akan menerimanya. Berdiskusi bukan tentang siapa yang paling benar, tetapi bagaimana menemukan keputusan yang dapat diterima Bersama.
Sila Kelima Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Dalam tugas kelompok, saya berusaha agar pembagian tugas sesuai, adil, dan setiap anggota bertanggung jawab atas bagiannya. Saya melakukan hal tersebut karena menurut saya, adil bukan berarti semua orang harus mendapatkan sesuatu yang persis sama, tetapi setiap orang mendapatkan hak dan menjalankan tanggung jawabnya dengan seimbang.















