SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Laki-laki mana yang tidak risau, jika istrinya sudah satu bulan lebih tidak kunjung pulang ke rumah. Hal inilah yang dirasakan Salin (45), warga Jalan Dusun Tengah 1, Karawang.
Lantaran sang istri yakni Yusi Utami Oktarina (43), tidak kunjung pulang ke rumah, membuat ia pun melaporkan orang hilang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Senin (4/8/2025).
“Awalnya saya kemarin hendak melapor di Karawang. Karena istri saya orang sini (Palembang), jadi saya melapor ke Polrestabes,” kata Salin.
Lanjutnya, terakhir kali istri berada di rumah pada Senin (7/7/2025), sekitar pukul 10.00 WIB, di rumahnya terletak di Jalan M. Amin, Kecamatan Gandung, Palembang. “Istri saya pergi tanpa pamit. Ketika saya pulang ke rumah sudah tidak ada lagi,” katanya.
Sambung Sali, dirinya sudah sempat mencari istrinya ke tempat keluarga dan rumah teman-temannya. Namun setelah dicari, tidak satu pun keluarga dan teman-teman istrinya yang mengetahui keberadaan Yusi.
“Sudah saya cari ke mana-mana. Ke tempat keluarga, teman-temannya, namun tidak ada yang tahu keberadaan istri saya,” katanya.
Terakhir, beberapa hari lalu, lebih jauh Salin mengatakan, istrinya menelepon ia mengabarkan bahwa ada di kota Sulawesi.
“Ketika bertelepon istri saya meminta tolong dan mengaku dirinya disekap, hendak dikerjakan sebagai pemandu karaoke (LC), tetapi istri saya tidak mau. Tidak lama teleponnya mati,” bebernya.
Sebelumnya, lanjut Salin, istrinya juga menelepon orangtuanya. “Sama, mengabarkan ada di Sulawesi, minta tolong untuk pulang,” ungkap Salin, yang sudah berumah tangga 11 tahun itu.
Salin berharap, agar laporannya segera ditindaklanjuti petugas Polrestabes Palembang. “Saya juga berharap kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan istri untuk memberikan informasi ke nomor 082261972301,” katanya.
Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Kosasih membenarkan adanya laporan korban terkait Orang hilang. “Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas untuk melakukan penyelidikan,” katanya. (ANA)

















