PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Usai menerima laporan polisi terkait aksi jambret terhadap MAA (14), pelajar sekolah menengah pertama (SMP) yang ditusuk di kepala dua lobang. Satreskrim Polrestabes Palembang langsung memburu pelaku.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana mengatakan keluarga korban berinisial EF telah membuat laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.
“Laporannya sudah kita terima, anggota kita sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) mencari bukti-bukti petunjuk peristiwa tersebut,” kata Jedi saat dikonfirmasi, Rabu (29/7) pagi.
Masih dikatakan oleh Jedi, kasus jambret tersebut sedang ditangani anggota Satreskrim Polrestabes Palembang.
“Masih kita lakukan penyelidikan. Pastinya anggota kita di lapangan saat ini sedang memburu pelakunya. Kita imbau pelaku untuk menyerahkan diri, sebelum kita berikan tindakan tegas terukur,” tambah Jedi.
Diberitakan sebelumnya, Pelajar SMP berinisial MAA (14) terpaksa harus dirawat di Rumah Sakit (RS) Hermina Palembang usai mengalami luka tusuk di kepala dan lecet sekujur tubuhnya
Luka tersebut karena warga Sekip Palembang ini mencoba mempertahankan barang miliknya usai dijambret orang tak dikenal.
Bibi korban Efflyandah (56) ditemui di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Minggu (26/7), sekitar pukul 20.08 di Jalan Gersik Lorong Amal Muslim, Kelurahan Sekip Jaya Kecamatan Kemuning, Palembang.
Saat itu, korban sedang main HP di depan rumah di TKP (tempat kejadian perkara). Lalu ada dua orang pelaku (lidik-red) yang menggunakan motor melintas dan tiba tiba stop di depan korban. Lalu saat itu salah satu pelaku turun dan langsung merampas HP korban.
“Jadi korban ini awalnya sedang main HP pak didepan rumah pak, tiba tiba dua orang pelaku itu lewat mengenakan motor, stop dan langsung merampas HP korban,” katanya.
Tak terima HP dirampas, saat itu korban mencoba melakukan perlawanan, namun pelaku yang merampas HP korban kewalahan melawan korban, alhasil pelaku itu langsung menaiki motor rekannya yang sudah menunggu.
“Sempat dilawan keponakan saya pak. Tetapi salah satu pelaku itu kewalahan, lalu pelaku tersebut naik motor. Nah saat naik motor keponakan saya mencoba menggapai motor pelaku dari posisi belakang, hal inilah membuat keponakan saya terseret hingga 7 meter, ” bebenya.
Akibat peristiwa ini korban mengalami luka tusuk di kepala sebanyak 2 jahitan dan luka lecet di sekujur tubuhnya. Dan harus kehilangan 1 unit HP Poco X7.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks

















