Perkara Perusakan dan Pengancaman Sempat Tersendat, Ini Kata Kapolsek IB I

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Ricky Mozam. (Photo: Kiki Nardance)

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Ricky Mozam. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sempat tersendat, perkara pengerusakan dan pengancaman yang sempat viral beberapa waktu lalu di rumah Herrynato (39), Jalan Indra RT 29 RW 09 Kelurahan Bukit Kecil, ternyata masih dalam proses pemeriksaan penyidik Polsek Ilir Barat I Palembang, pada bulan november 2024 yang lalu.

Perkara yang sempat ‘tersendat’ selama tujuh bulan tersebut akhirnya ada titik terang, setelah diungkapkan Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Ricky Mozam.

“Benar, perkara tersebut ada di wilayah hukum kami, Ilir Barat I Palembang. Sewaktu korban melapor ke sini, saya belum menjabat sebagai Kapolsek,” ujarnya, ketika dikonfirmasi, Sabtu (21/6/2025).

Kendati demikian, Ricky Mozam menjelaskan, perkara tersebut masih dalam pemeriksaan penyidik. “Memang sempat tersendat, karena kurang saksi. Tapi kini sudah ada tinggal proses pemeriksaan saja,” jelasnya.

Disinggung apakah sudah mengerucut para pelaku, bapak berpangkat melati satu itu menambahkan sudah ada titik terangnya. “Dalam kejadian tersebut, sudah ada titik terang, karena diantara pelaku itu, dikenali adik pelapor,” tuturnya.

Sebelumnya, Herrynato (39) warga Jalan Indra RT 29 RW 09 Kelurahan Bukit Kecil mendatangi Polsek Ilir Barat I Palembang, karena rumahnya telah dirusak oleh segerombolan pelaku, Selasa (12/11/2024) 18.30 WIB.

“Saat kejadian saya sedang berada di Banyuasin. Saya dikabari adik saya, kalau rumah saya didatangi enam pelaku yang tanpa sebab langsung melakukan pengerusakan, dengan cara melempar batu ke arah rumah, sehingga melecehkan lampu teras,” bebernya.

Tak hanya itu, lanjut korban, pelaku juga ada yang membawa beberapa senjata tajam dan benda tumpul. “Saya tidak tahu maksud dan tujuannya apa. Namun yang pasti, kedatangan mereka sudah mengancam keselamatan saya dan keluarga,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu
Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi
Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Ditpolairud Polda Sumsel Bekuk Sindikat Solar Ilegal di Sungai Musi, 21 Ton BBM dan Tiga Tugboat Diamankan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 17:43 WIB

Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu

Senin, 13 Juli 2026 - 15:21 WIB

Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Berita Terbaru