Penipuan Berkedok Perdukunan di OKU Selatan Joko Prasetyo Ditangkap

- Redaksi

Jumat, 28 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKUS – Kepolisian Resor OKU Selatan berhasil mengungkap kasus penipuan berkedok perdukunan yang merugikan korban hingga Rp 78 juta. Joko Prasetyo (23), warga Desa Penantian, diringkus atas tuduhan menipu dengan modus harta karun fiktif.

Penangkapan Joko dilakukan pada Senin malam, 24 Juni 2024, sekitar pukul 20.00 WIB. Kapolres OKU Selatan, AKBP Listiyono Dwi Nugroho, melalui Kanit Pidum Sat Reskrim IPDA Doni Siswanto, mengungkapkan bahwa Joko telah merencanakan aksinya dengan cermat. “Tersangka membeli lempengan besi berwarna keemasan dan batu yang menyerupai berlian sebagai alat penipuan,” jelas Doni.

Joko memulai aksinya dengan menanam kotak plastik kuning keemasan di kebun saksi di Desa Sipatuhu. Pada hari yang ditentukan, Joko datang ke rumah saksi dan melakukan ritual dengan tasbih hitam, menunjukkan lokasi ‘harta karun’. Saksi yang menggali menemukan lempengan besi dan kotak plastik, yang diklaim Joko sebagai harta karun.

Selanjutnya, Joko mengarang cerita tentang bos fiktif di Lampung yang tertarik membeli barang-barang tersebut seharga Rp 2,5 miliar. Dengan berbagai alasan, termasuk biaya ritual dan operasi palsu, Joko berhasil menguras uang korban hingga Rp 78 juta.

Dalam pemeriksaan, Joko mengakui bahwa uang hasil penipuan digunakan untuk membeli barang-barang rumah tangga, seperti mesin cuci dan satu set meja makan. “Uang itu saya gunakan untuk kebutuhan rumah tangga,” aku Joko.

IPDA Doni Siswanto menegaskan bahwa Joko akan dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. “Korban mengalami kerugian Rp 78 juta akibat penipuan bertahap ini,” tegas Doni.

Polres OKU Selatan mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap praktik perdukunan dan penipuan yang menjanjikan kekayaan instan. “Kami harap warga segera melaporkan aktivitas mencurigakan demi keamanan bersama,” tambahnya.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk berhati-hati dan tidak mudah terbuai janji kekayaan instan.

Berita Terkait

Cekcok Soal Parkir Berujung Maut, Plt Kepala KUA di OKU Selatan Tewas Ditusuk
Tragedi di Sungai Selabung, Satu Bocah Tewas, Satu Lagi Masih Dalam Pencarian
Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua Perkuat Sinergi dengan Pengembang Perumahan, Perluas Akses Pembiayaan KPR FLPP dan KSG di OKU Selatan
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Petani di Kebun Warkuk Ranau Selatan
Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua dan Kementerian Agama Kabupaten OKU Selatan Teken Kerja Sama Pengelolaan Keuangan, Jasa Perbankan, dan Fasilitas Kredit Pegawai
Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan
Andie Dinialdie Ajak Karang Taruna OKU Selatan Perkuat Kolaborasi Bersama Pemerintah
Bupati Abusama Apresiasi Pembentukan Cabang Persiapan PMII di OKU Selatan

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Cekcok Soal Parkir Berujung Maut, Plt Kepala KUA di OKU Selatan Tewas Ditusuk

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Tragedi di Sungai Selabung, Satu Bocah Tewas, Satu Lagi Masih Dalam Pencarian

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:34 WIB

Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua Perkuat Sinergi dengan Pengembang Perumahan, Perluas Akses Pembiayaan KPR FLPP dan KSG di OKU Selatan

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Petani di Kebun Warkuk Ranau Selatan

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:46 WIB

Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua dan Kementerian Agama Kabupaten OKU Selatan Teken Kerja Sama Pengelolaan Keuangan, Jasa Perbankan, dan Fasilitas Kredit Pegawai

Berita Terbaru

Sumsel

Aku dan Pancasila di Era Gen Z

Jumat, 21 Agu 2026 - 20:44 WIB

Sumsel

Pancasila di Kehidupan Sehari-hari sebagai Mahasiswa Gizi

Jumat, 21 Agu 2026 - 20:34 WIB