Menjadi Ahli Gizi Berjiwa Pancasila: Mengabdi Demi Kesehatan Bangsa

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nama : Aulia Feblita

NIM   : PO7131126060

Prodi : D-III Gizi

 

Menjadi Ahli Gizi Berjiwa Pancasila: Mengabdi Demi Kesehatan Bangsa

 

Sebagai seorang mahasiswa program studi D3 Gizi di Poltekkes Kemenkes Palembang, perjalanan akademis saya bukan sekadar tentang mempelajari komposisi zat gizi, menghitung kalori, atau menyusun menu seimbang. Lebih dari itu, ilmu yang saya tempuh merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat yang berpijak teguh pada Pancasila sebagai falsafah dan pedoman hidup bangsa Indonesia.

 

Penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan calon profesi saya dapat tefleksikan melalui kelima silanya:

 

* Sila Pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa): Mendidik saya untuk bersyukur atas karunia kesehatan dan bahan pangan yang melimpah di Indonesia. Rasa syukur ini melahirkan tanggung jawab moral untuk memanfaatkan ilmu gizi demi kemaslahatan sesama sebagai bentuk ibadah.

 

* Sila Kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab): Menjadi landasan empati saya terhadap perbaikan gizi masyarakat. Masalah gizi seperti stunting atau gizi buruk adalah isu kemanusiaan. Sebagai calon ahli gizi, saya berkomitmen melayani setiap pasien atau masyarakat dengan penuh kesabaran, rasa hormat, dan tanpa membeda-bedakan latar belakang.

 

* Sila Ketiga (Persatuan Indonesia): Tercermin dari keberagaman kuliner dan pola makan lokal di Sumatera Selatan maupun Indonesia pada umumnya. Dalam mengedukasi masyarakat, saya belajar merangkul kearifan lokal tanpa menghilangkan nilai gizi, sehingga kesehatan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat dari berbagai suku dan daerah.

 

* Sila Keempat (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan): Melatih saya untuk mengedepankan komunikasi dua arah dan diskusi yang persuasif saat melakukan konsultasi gizi maupun program penyuluhan di lapangan.

 

* Sila Kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia): Merupakan cita-cita utama yang ingin saya wujudkan. Setiap warga negara berhak mendapatkan akses pangan berkuantitas dan berkualitas cukup.

 

Melalui pendidikan di Poltekkes Kemenkes Palembang, saya, Aulia Feblita, bertekad untuk tidak hanya menjadi tenaga kesehatan yang kompeten secara teknis, tetapi juga seorang ahli gizi berjiwa Pancasila yang siap mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.

Berita Terkait

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan 10000 Masker ke Warga Palembang
Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin
Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa
Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor
Aku dan Pancasila
Merawat Bangsa, Merawat Nilai: Pancasila dalam Diri Seorang Perawat Muda
Deskripsi Diri Saya Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:32 WIB

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan 10000 Masker ke Warga Palembang

Jumat, 4 September 2026 - 21:28 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin

Jumat, 4 September 2026 - 21:23 WIB

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 20:33 WIB

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa

Jumat, 4 September 2026 - 20:25 WIB

Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur (BMT) Iptu Swisspo, berfoto bersama tokoh agama dan warga usai melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid AL-Amiin, Desa Tambak Boyo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.

OKU Timur

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:23 WIB