Pemkot Palembang dan BPJS Kesehatan Sosialisasi Program JKN

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten I Pemerintah Kota Palembang Ichsanul Akmal Saat membuka Rapat bersama BJS Kesehatan ruang Rapat Parameswara Palembang, Rabu (22/05/2025)

Asisten I Pemerintah Kota Palembang Ichsanul Akmal Saat membuka Rapat bersama BJS Kesehatan ruang Rapat Parameswara Palembang, Rabu (22/05/2025)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Pemerintah Kota (Pemkot) bersama BPJS Kesehatan menggelar sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Kamis (22/5/2025).

Berlangsung di ruang rapat Parameswara, kegiatan itu dibuka Assisten I Bidang Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Ichsanul Akmal.

Ichsanul menyampaikan, program JKN Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Sosialisasi program JKN ini untuk memberikan pemahaman lebih jelas kepada peserta pengguna layanan KIS melalui prosedur yang berlaku,” kata Ichsanul.

Mantan kepala Dinas Sosial tersebut juga menyebutkan jika JKN-KIS tidak seluruhnya menanggung biaya pengobatan.

“Ada beberapa layanan kesehatan tidak dijamin oleh KIS,” ujar Ichsanul.

Seperti kecelakaan dan korban luka akibat tindak kejahatan.

“Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir dapat menyampaikan kepada masyarakat,” kata Ichsanul.

Sementara itu, Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan, Sugana Pujarama,mengatakan,

KIS terbagi menjadi dua yakni Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) dan Non-PBI.

“PBI JK diperuntukan untuk masyarakat yang tidak mampu, sedangkan Non PBI ialah peserta mandiri,” tuturnya.

Sugana menerangkan, memang benar ada beberapa pelayanan JKN KIS yang tidak menjamin pengobatan, akan tetapi bisa ditanggung oleh layanan kesehatan yang lain.

“Sebanyak 21 kriteria yang tidak dicover JKN, akan tetapi bisa ditanggung oleh jaminan kesehatan yang lain sesuai dengan arahan dan prosedur yang berlaku,” pungkas Sugana.

Berita Terkait

Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Foto diduga Premanisme

Kota Palembang

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:05 WIB