Meninggal Akibat Gagal Nafas, Jenazah Korban Bus ALS Asal Tegal Segera Dipulangkan

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. Trisnawarman saat diwawancarai, Jum’at (8/5/2026). Foto: Tia

Caption: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. Trisnawarman saat diwawancarai, Jum’at (8/5/2026). Foto: Tia

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Jenazah korban kecelakaan maut bus ALS, M. Tahrul Baidi (39), segera dipulangkan ke kampung halamannya di Tegal, Jawa Tengah setelah dinyatakan meninggal dunia akibat gagal napas di RSUD Rupit pada Jumat (8/5/2026) pukul 11.55 WIB.

 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. Trisnawarman, menjelaskan bahwa korban tidak mampu bertahan akibat kondisi luka bakar serius mencapai 90 persen yang memicu terjadinya acute respiratory failure.

 

“Dia meninggal akibat acute respiratory failure atau gagal napas, karena terkait luka bakar yang 90 persen. Sehingga dia sudah tidak sanggup,” ujar dr. Trisnawarman saat memberikan keterangan pers di Palembang, Jumat (8/5/2026).

 

Trisnawarman mengungkapkan bahwa saat ini jenazah sedang dalam proses persiapan keberangkatan dari Lubuk Linggau.

 

Pihak Dinas Kesehatan telah menjalin komunikasi intensif dengan keluarga korban dan memastikan proses pemulangan akan difasilitasi oleh pihak IRS menuju Jawa Tengah.

 

“Pasiennya dari Tegal, Jawa Tengah. Dan setelah kita berkomunikasi, akan dibawa ke Tegal oleh pihak IRS. Jadi sekarang dalam persiapan untuk dibawa langsung ke Jawa Tengah dari Lubuk Linggau,” jelasnya.

 

Selain proses pemulangan jenazah, Dinas Kesehatan juga tengah memprioritaskan evakuasi korban selamat lainnya, Jumiatun (34), ke Palembang untuk mendapatkan perawatan yang lebih stabil.

 

Langkah evakuasi darurat ini diambil sebagai antisipasi terhadap dampak banjir di wilayah Musi Rawas Utara yang berisiko menyebabkan gangguan pasokan listrik pada alat medis vital seperti ventilator.

 

“Jadi pasien ini, karena kondisi di Muratara dalam keadaan banjir sekarang, kami kemarin tidak menyarankan tetap dirawat di sana. Karena kondisi banjir, takut nanti mati lampu. Bisa mati lampu berjam-jam, akan lama,” kata Trisnawarman memaparkan kendala di lapangan.

 

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kesehatan terus berkoordinasi dengan lintas instansi, termasuk Dinas Kesehatan Sumatera Utara dan Muratara, untuk memastikan seluruh proses penanganan korban berjalan lancar.

 

Seluruh jenazah korban kecelakaan lainnya juga akan segera dipulangkan ke daerah asal masing-masing segera setelah seluruh rangkaian identifikasi oleh tim DVI selesai dilaksanakan.

 

“Jenazah nanti kita antar dari sini setelah evaluasi selesai, setelah hasil DVI selesai,” pungkasnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Jemput Bola, Tim DVI Polda Sumsel Ambil Sampel DNA dari Barang Pribadi Korban
DVI Polda Sumsel Ungkap Ada Jenazah Balita di Kantung Korban Bus ALS, Korban Tewas Bertambah Jadi 18
Kawal Kasus Bus ALS, Jasa Raharja Siapkan Santunan bagi Korban
Lewat Program Ganas Lebak Cindo, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Ajak Warga Nabung Sampah
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
PMII Sumsel Peringati Harlah Sekaligus Laksanakan Pelatihan Instruktur Wilayah dan Rakorda
Ekonomi Sumatera Selatan Tumbuh Kuat di Tengah Dinamika Global
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:58 WIB

Meninggal Akibat Gagal Nafas, Jenazah Korban Bus ALS Asal Tegal Segera Dipulangkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:51 WIB

Jemput Bola, Tim DVI Polda Sumsel Ambil Sampel DNA dari Barang Pribadi Korban

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:51 WIB

DVI Polda Sumsel Ungkap Ada Jenazah Balita di Kantung Korban Bus ALS, Korban Tewas Bertambah Jadi 18

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:46 WIB

Kawal Kasus Bus ALS, Jasa Raharja Siapkan Santunan bagi Korban

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:31 WIB

Lewat Program Ganas Lebak Cindo, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Ajak Warga Nabung Sampah

Berita Terbaru