Lahan Kosong di Pasar Gubah Palembang Disulap jadi Ruang ‘Live Saling’

- Redaksi

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Walikota Palembang, Cheka Virgowansyah saat meninjau dan melakukan live streaming bersama pedagang sembako di Pasar Gubah, Palembang, Jum'at (14/2/2025). (Foto: Tia)

Pj Walikota Palembang, Cheka Virgowansyah saat meninjau dan melakukan live streaming bersama pedagang sembako di Pasar Gubah, Palembang, Jum'at (14/2/2025). (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID,. PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menyulap sejumlah lahan kosong yang ada di Pasar Gubah menjadi ruang ‘live saling’ untuk mengajak pedagang memanfaatkan digitalisasi yakni dengan cara live streaming di media sosial ‘Tiktok Live Shop’.

“Kita bersama PD Pasar sebelumnya telah berdiskusi guna mencoba hal baru dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong yang selama ini tidak termanfaatkan disini, salah satunya kita buat ruang untuk live saling,” ujar Pj Walikota Palembang, Cheka Virgowansyah usai meresmikan pasar digital di Pasar Gubah, Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Jum’at (14/2/2025).

Cheka mengatakan hal itu bertujuan agar memperluas jangkauan para pedagang yang sebelumnya hanya berjualan di pasar secara offline.

“Jadi, kita mengajak kepada para pedagang ataupun para saller untuk melakukan live streaming menjual dagangannya melalui media sosial seperti Tiktok. Kita ingin mendorong pasar tradisional harus terus mengikuti trend zaman, salah satu strategi dengan menghadirkan pasar digital di pasar tradisional,” katanya.

Ia menjelaskan jika langkah tersebut diambil karena melihat sudah banyak saller yang berdagang melalui live streaming di media sosial.

“Dimana-mana sudah terjadi sebenarnya orang-orang berjualan dari rumah masing-masing, di tiko juga tapi sambil live streaming. Jadi hari ini kita siapkan di pasar tradisional cara serupa,” jelasnya.

Menurutnya, dengan cara itu pemerintah dapat memfasilitasi para pedagang di pasar tradisional dengan mudah terkait logistik maupun keuangan.

“Kalau disini kita siapkan kelebihannya, kalau live disini logistiknya bisa kita fasilitasi termasuk juga pembayaran digitalnya. Jadi orang tidak lama menunggu, seperti di sejumlah e-commers yang harus menunggu dulu satu hingga tiga hari. Kalau disini hari itu mereka check out langsung dipacking dan setelah selesai di jam itu kita langsung kirim barangnya ke customer,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala PD Pasar Gubah, Dedi Siswoyo menyebut akan melihat perkembangan percobaan pasar digital tersebut selama tiga bulan kedepan.

“Yang pasti kami akan melihat dulu selama tiga bukan kedepan, bagaimana animo masyarakat apakah ramai di media sosial mengunjungi live streaming pedagang disini. Untuk sekarang para pedagang yang melakukan live streaming juga belum dikenakan biaya,” ungkapnya.

Terkait retribusi, ia mengatakan belum memiliki izin resmi dan saat ini masih berpegang pada perwali nomor 38 tahun 2016.

“Kebetulan untuk retribusi di pasar terkait pasar digital ini belum ada, tentunya nanti kami akan meminta izin kepada Walikota terpilih terkait izin dan aturannya seperti apa. Kalau saat ini kami masih berpegang pada perwali nomor 38 tahun 2016,” ucap dia. (Tia)

Berita Terkait

Kapolda Sumsel Siapkan Operasi Senpi Musi 2026, Jalur Peredaran Senjata Ilegal Diburu Hingga Perbatasan
Gugatan Puluhan Sertifikat Tanah di Palembang Kandas, PTUN Nyatakan Tidak Dapat Diterima
Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam
Pelaku Jambret Tas Berisi Laptop dan HP Ditangkap, Satu Rekannya Masih Buron
Dugaan Penyelewengan Dana Rp76 Miliar, Yayasan PT PGRI Sumsel Laporkan Sejumlah Pengurus ke Polda
Pedagang dan Pemerintah Capai Kesepakatan, Pasar 7 Ulu Akan Ditata Ulang untuk Kurangi Kemacetan
Astra Motor Sumsel bersama AHM Dorong Generasi Muda Berkarya lewat SFL dan AHBS 2026
OTT Bupati Muara Enim Bongkar Dugaan Suap Auditor BPK, Praktisi Hukum Soroti Rekam Jejak Kasus Serupa

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kapolda Sumsel Siapkan Operasi Senpi Musi 2026, Jalur Peredaran Senjata Ilegal Diburu Hingga Perbatasan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:11 WIB

Gugatan Puluhan Sertifikat Tanah di Palembang Kandas, PTUN Nyatakan Tidak Dapat Diterima

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:36 WIB

Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:34 WIB

Pelaku Jambret Tas Berisi Laptop dan HP Ditangkap, Satu Rekannya Masih Buron

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:22 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Rp76 Miliar, Yayasan PT PGRI Sumsel Laporkan Sejumlah Pengurus ke Polda

Berita Terbaru