Komplotan Spesialis Bajing Loncat Ditangkap Unit Reskrim Polsek Kertapati

- Redaksi

Sabtu, 11 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Kiki Nardance

Photo: Kiki Nardance

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dua pelaku spesialis bajing loncat ditangkap anggota Buser Reskrim Polsek Kertapati Palembang. Komplotan ini sering beraksi di kawasan Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, tepatnya diatas Jembatan Keramasan, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati.

Pelaku yakni, Yendi Saputra (28) warga Jalan Ki Marogan, Pal 8, Desa Ibul Besar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI dan Madani (23) warga Jalan Jepang, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang.

Informasi dihimpun, aksi kedua pelaku terjadi pada Minggu (15/8/2021) di atas jembatan keramasan, pelaku memepet mobil truk yang dikemudikan korban Makmum Murod (63). Lalu pelaku Yendi naik keatas bak mobil truk, dan pelaku Madani mengiring dari belakang menggunakan sepeda motor merek NMax tanpa nomor polisi.

Lalu pelaku Yendi mengambil sepeda dari atas mobil truk, ketika mobil berhenti pelaku dengan cepat menurunkan sepeda dari mobil dan kemudian mereka kabur membawa barang hasil curian.

Kapolsek Kertapati, AKP Irwan Sidik mengatakan penangkapan berawal adanya laporan dari korban. “Kita sudah banyak menerima laporan dari masyarakat, banyak sering terjadi begal dan bajing loncat. Setelah kita mendalami lebih lanjut dan melakukan penyelidikan, akhirnya berhasil menangkap dua pelakunya,” kata Irwan, Sabtu (11/9/2021).

Lanjut Irwan, modus pelaku sendiri dari keterangan korban, bahwa mereka ini (pelaku) naik keatas mobil truk lalu merobek terpal yang dipasang, “Setelah berhasil diambil barang dalam truk, lalu diturunkan kebawah yang sudah menunggu pelaku lainnya dengan mengendarai sepeda motor,” jelas Irwan.

Irwan menuturkan selain dua pelaku juga ikut diamankan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku dan satu unit sepeda hasil curian. “Pelaku mengambil sepeda jenis balap dengan harga sekitar Rp 17 juta, dan pelaku juga merupakan residivis dan sudah sering kali berulang melakukan pencurian dengan modus yang sama,” jelasnya.

Sementara, pelaku Yendi mengakui perbuatannya. “Kami melihat dulu korban yang melintas dengan mengendarai mobil truk, saat berada diatas jembatan langsung kami kejar. Lalu saya naik keatas mobil sedangkan Madani membawa motor,” katanya.

Yendi sendiri mengaku sudah 5 kali melakukan aksi pencurian tersebut. “Kalau mobil yang ada terpal maka terpal nya disobek menggunakan pisau Carter kemudian mengambil barang, tetapi yang tidak pakai terpal langsung saja diambil barang. Pernah juga mencuri bawang dari atas truk,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Diduga Bobol Rumah Warga, ZH Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Direktur Perusahaan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Uang Rp80 Juta
Balap Liar Tengah Malam, 107 Motor Diangkut ke Mapolrestabes Palembang
Temui Anak, Perempuan di Palembang Mengaku Dipukul dan Ditampar Mantan Suami
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga
Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan Anak di OKU
Motornya Digelapkan Teman Sendiri Arief Lapor Polisi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Diduga Bobol Rumah Warga, ZH Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang

Rabu, 23 September 2026 - 11:57 WIB

Direktur Perusahaan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Uang Rp80 Juta

Selasa, 22 September 2026 - 10:59 WIB

Balap Liar Tengah Malam, 107 Motor Diangkut ke Mapolrestabes Palembang

Selasa, 22 September 2026 - 10:56 WIB

Temui Anak, Perempuan di Palembang Mengaku Dipukul dan Ditampar Mantan Suami

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau

Berita Terbaru

Pelaku

Kota Palembang

Diduga Bobol Rumah Warga, ZH Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:58 WIB