SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Polsek Buay Madang Timur Polres OKU Timur secara resmi memulai gerakan penanaman jagung hibrida dalam program “1 Desa 1 Hektar” untuk Kuartal II Tahun 2026.
Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen nyata kepolisian dalam mendukung program strategis ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, khususnya pada komoditas pangan dan pakan ternak.
Aksi penanaman perdana ini dilaksanakan di lahan perkebunan milik warga bernama Damitwir, yang dikelola bersama Kelompok Tani Gumuk Rejo di Desa Gumuk Rejo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, pada Selasa siang (26/5/2026).
Kapolsek Buay Madang Timur, Iptu Swisspo, yang diwakili oleh anggota Bhabinkamtibmas Bripka Nur Holik, turun langsung ke sawah bersama para petani setempat. Di atas lahan seluas satu hektar yang terletak pada titik koordinat 4.1672° 104.5635° tersebut, personel kepolisian dan warga bergotong-royong menanam benih jagung hibrida jenis pakan.
“Melalui program 1 Desa 1 Hektar ini, Polsek Buay Madang Timur tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga hadir mendampingi serta memotivasi petani untuk meningkatkan produktivitas lahan mereka,” ujar Bripka Nur Holik, pada Selasa (26/05/2026).
Pihak kepolisian berharap wilayah Desa Gumuk Rejo mampu mengoptimalkan potensi agraris nya hingga menjadi salah satu lumbung penghasil jagung terbesar di Kecamatan Buay Madang Timur.
Keberhasilan program berkelanjutan ini sangat bertumpu pada sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam mengelola lahan secara mandiri dan konsisten.
Penulis : Mamat
Editor : Aan Wahyudi

















