Jadi Korban Tawuran, Rahang dan Siku Nizam Alami 11 Jahitan

- Redaksi

Sabtu, 31 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Korban membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tidak terima anaknya yakni Ahmad Nizam sudah menjadi korban tawuran yang terjadi di Jalan Utomo Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami, membuat Agus Purnomo (46), warga Jalan Lukman Idris Kecamatan Sukarami Palembang melaporkan kejadian ke SPKT Polrestabes Palembang, Sabtu (31/5/2025).

Dihadapan petugas saat melapor, Agus menuturkan, peristiwa yang dialaminya anaknya terjadi pada 1 Mei 2025, sekitar pukul 15.00, saat anaknya berada di Jalan Utomo Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami Palembang.

“Peristiwa ini sudah lama, karena baru dilaporkan kami fokus pengobatan dahulu. Apalagi akibat peristiwa ini anaknya mengalami luka dan harus dijahit 11 jahitan di bagian rahang kanan dan siku bagian sebelah kiri retak,” ungkap kepada petugas.

Di mana, peristiwa ini berawal saat anaknya (korban-red) bersama teman-temannya saling tantang melalui media sosial (Medsos) Instragram, dengan terlapor dan bertemu di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kemudian, setiba di TKP anaknya bersama teman-temannya menunggu terlapor yang datang bersama teman-temannya menggunakan motor. Saat bertemu di TKP saat itulah Terlapor langsung melakukan penyerangan terhadap anaknya.

“Mereka ini datang langsung melakukan penyerangan terhadap anak saya dan teman-temannya, dengan menggunakan gir sepeda motor yang diikat tali,” jelasnya.

Sehingga mengenai rahang sebelah kanan dan siku bagian kiri. “Atas kejadian itulah anak saya harus mendapatkan perawatan intensif,” bebernya.

Dengan adanya laporan ini dirinya berharap laporannya dapat segera ditindaklanjuti oleh Polrestabes Palembang dengan menangkap para pelakunya.

“Saya harapkan para pelakunya dapat ditangkap, usai saya membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang,” tambahnya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Kosasih membenarkan adanya laporan orangtua korban. “Benar adanya laporan korban dan sudah diterima oleh pihaknya untuk segera ditindaklanjuti,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu
Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi
Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Ditpolairud Polda Sumsel Bekuk Sindikat Solar Ilegal di Sungai Musi, 21 Ton BBM dan Tiga Tugboat Diamankan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:21 WIB

Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Berita Terbaru

Sekda Sumsel, Edward Candra saat diwawancarai usai rapat bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumsel, Senin (13/7/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Sekda Sumsel Sebut Arah Kebijakan APBD 2027 Masih Dibahas

Senin, 13 Jul 2026 - 20:55 WIB