Hargai Cabai Mahal, Pedagang Kurangi Pasokan

- Redaksi

Kamis, 16 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK. ID, Palembang – Para pedagang pasar memutuskan untuk mengurangi pasokan mereka akibat dari mahal harga cabai.

 

Kenaikan harga jual cabai meresahkan para pedagang. Para pedagang kecil mengeluh bahwa mereka tidak mampu secara modal untuk menjual cabai dalam jumlah normal seperti biasanya.

 

Keresahan ini juga dirasakan oleh Puat (62). Ia merupakan seorang pedagang di Pasar 10 Ulu Kota Palembang, Sumatera Selatan. Ia menjelaskan tentang betapa kesulitannya ia sekarang karena harga cabai yang kian mahal.

 

“Dak cukup kalo nak beli sekilo, saya cuma bisa membeli dengan modal 75 ribu”, ungkapnya.

 

“Cabe kecik juga cak itu, mahal nian”, jelasnya lagi.

 

Puat mengatakan dengan harga yang kian mahal ini penjualan pun kian sulit. Dengan jumlah pembelian yang menurun ia juga kesulitan untuk mendapatkan modal berjualannya.

 

Sehingga dia memutuskan untuk mengurangi pasokan agar modal yang ia punya cukup.

 

Berdasarkan sistem pemantauan kebutuhan pasar dan kebutuhan pokok kementerian perdagangan, pada akhir Mei harga cabai merah kriting masih ada pada angka 55 ribu per kilonya.

 

Namun sejak memasuki bulan juni harga cabai semakin hari kian mahal. Hingga saat ini harga cabai merah kriting mencapai kisaran angka 90 ribu per kilonya.

 

Kenaikan harga cabai ini diduga terjadi karena cuaca ekstrem seperti curah hujan yang tinggi dan juga banjir. Sehingga para petani harus menambah modal mereka untuk menjaga dan merawat pertumbuhan tanaman cabai.

 

Keadaan ini juga menyebabkan berkurangnya jumlah produksi yang berujung pada kenaikan harga.(Mg04)

Berita Terkait

BI Sumsel Gandeng Disdik dan Enam Bank, Edukasi Kebanksentralan Masuk Sekolah, Layanan Tukar Uang Diperluas
Kapal Jukung Terbakar di Tepian Sungai Musi, 8 Mobil Damkar Dikerahkan Cegah Api Merembet ke Permukiman
SIRA dan PST Siap Kepung PN Tipikor Palembang, Desak Hakim Perintahkan Jemput Paksa Saksi Hermison
Penyidikan Korupsi Lampu Jalan Palembang Bergulir, Sekwan dan Anggota DPRD Diperiksa Selama Lima Jam
Tertipu Beli Emas Lewat TikTok, LD Kehilangan Uang Rp 3,45 Juta
Empat Saksi Ungkap Fakta di Sidang Dugaan Pemerasan Proyek Irigasi Air Lemutu, Sekwan DPRD Muara Enim Beberkan Mekanisme Penganggaran
Satreskrim Polrestabes Palembang Kejar Pelaku Jambret Tikam Pelajar SMP
Satreskrim Polrestabes Palembang Ungkap 101 Kasus Curanmor dalam Dua Bulan, 30 Motor Berhasil Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:58 WIB

BI Sumsel Gandeng Disdik dan Enam Bank, Edukasi Kebanksentralan Masuk Sekolah, Layanan Tukar Uang Diperluas

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:20 WIB

SIRA dan PST Siap Kepung PN Tipikor Palembang, Desak Hakim Perintahkan Jemput Paksa Saksi Hermison

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:18 WIB

Penyidikan Korupsi Lampu Jalan Palembang Bergulir, Sekwan dan Anggota DPRD Diperiksa Selama Lima Jam

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:52 WIB

Tertipu Beli Emas Lewat TikTok, LD Kehilangan Uang Rp 3,45 Juta

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:48 WIB

Empat Saksi Ungkap Fakta di Sidang Dugaan Pemerasan Proyek Irigasi Air Lemutu, Sekwan DPRD Muara Enim Beberkan Mekanisme Penganggaran

Berita Terbaru

Sumsel

Rutan Baturaja Petik Hasil Pembinaan Melalui Panen Melon

Rabu, 29 Jul 2026 - 19:31 WIB