Gunung Dempo Erupsi Hingga 2500 M, KPH Hentikan Sementara Aktivitas Pendakian

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAGAR ALAM, SUARAPUBLIK. ID, -Gunung Api Dempo yang terletak di Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan kemabali mengalami erupsi tepat Selasa dini hari (7/4/26) sekira pukul 01.36 WIB.

Berdasarkan siaran pers PVMBG, Disebutkan secara visual teramati kolom erupsi berwarna kelabu, intensitas tebal, dan condong ke arah timur dengan ketinggian ± 2.500 m di atas puncak (± 5.673 m di atas permukaan laut).

Erupsi ini terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi ± 2 menit 56 detik. Hujan abu tipis dilaporkan terjadi di sisi timur pada jarak 4,7 km dari puncak.

Sementara pemantauan kegempaan periode 23 Maret-6 April 2026 terekam 1 kali Gempa Low Frequency (LF), 2 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 1 kali Gempa Tektonik Lokal (TL). 15 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ), dan Getaran Tremor Menerus dengan amplitudo 0,5-1 mm, dominan 0,5 mm.

Baca Juga : Pendaki Asal Bengkulu Meninggal di Puncak Gunung Dempo, Diduga Hypotermia

Pengamatan deformasi Gunungapi Dempo dengan metode GNSS pada periode 23 Maret 6 April 2026 tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Sedangkan pemantauan data tiltmeter dari Stasiun Tugu Rimau sejak tanggal 2 April 2026 menunjukkan tren inflasi, Hal menunjukkan terjadi peningkatan tekanan pada kedalaman dangkal.

Pemantauan visual Gunungapi Dempo periode 23 Maret-6 April 2026 menunjukkan bahwa Gunungapi Dempo terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati.

Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah utara, timur, selatan, dan barat. Suhu udara sekitar 17-28 °C dan Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental, tingkat aktivitas Gunungapi Dempo masih berada di Level II (Waspada).

Baca Juga : Musrenbang RKPD 2027 Pagar Alam Digelar, Wali Kota Tekankan Program Prioritas dan Pelayanan Dasar

Menyikapi peristiwa ini, KPH Wilayah X Dempo langsung melakukan mitigasi dengan menghentikan sementara aktivitas pendakian kepuncak Gunung Api Dempo.

Kepala KPH Wilayah X Dempo Hery Mulyono menegaskan jika berdasarkan instruksi serta surat yang kita terima jika Masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan diimbau untuk tidak mendekati dan bermalam di dekat pusat aktivitas, yaitu Kawah Marapi, dalam radius 1 km serta arah bukaan kawah sejauh 2 km ke sektor utara karena berpotensi terkena lontaran akibat erupsi freatik dan potensi gas-gas vulkanik yang membahayakan kehidupan.

“Begitu juga dengan aktivitas pendakian, kita hentikan dalam batas waktu yang tidak ditentukan, atau sambil menunggu informasi selanjutnya,” terangya

Ia mengatakan, pihalnya pun sudah melakukan pembatalan atau cancel kepada pendaki yang baru melapor untuk melakukan pendakian.

Baca Juga : Personel Polres Pagar Alam Diberhentikan Tidak Dengan Hormat Karena Pelanggaran Kode Etik

“Bahkan yang saat ini masih berada di kawasan puncak pun kita perintahkan untuk segera turun dengan berkordinasi dengan Brigade,” tukasnya.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Admin

Berita Terkait

Cegah Risiko Hukum, Pemkot Pagar Alam Jalin Kerja Sama dengan Kejari
ASN Pagar Alam Waspada! Beredar Dokumen Palsu Mutasi Pejabat,Klarifikasi BPKSDM Itu Hoax
Tak Ada Tebang Pilih! Walikota Ludi Kocok Lapak Pedagang Demi Penertiban Pasar Nendagung
Menuju 17 Agustus Paskibraka Pagar Alam 2026 Mulai Tempa Mental dan Karakter
Evalusai APBD 2025, Tiga Komisi DPRD Berikan Rekomendasi Strategis Buat Pemkot Pagar Alam
Pastikan Pagar Alam Hadir Dengan Wajah Terbaik Di Level Nasional, Wawako Hj. Bertha Tinjau Stan ICE APEKSI Medan
Kominfo Pagar Alam Perkuat Strategi Komunikasi Publik di Forum APEKSI Medan
Perkuat Sinergitas Antar Kota, Wawako Hj. Bertha Tegaskan Komitmen Pagar Alam di Rakernas XVIII Apeksi Medan 

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:00 WIB

Cegah Risiko Hukum, Pemkot Pagar Alam Jalin Kerja Sama dengan Kejari

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:18 WIB

ASN Pagar Alam Waspada! Beredar Dokumen Palsu Mutasi Pejabat,Klarifikasi BPKSDM Itu Hoax

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:17 WIB

Tak Ada Tebang Pilih! Walikota Ludi Kocok Lapak Pedagang Demi Penertiban Pasar Nendagung

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:36 WIB

Menuju 17 Agustus Paskibraka Pagar Alam 2026 Mulai Tempa Mental dan Karakter

Senin, 6 Juli 2026 - 20:22 WIB

Evalusai APBD 2025, Tiga Komisi DPRD Berikan Rekomendasi Strategis Buat Pemkot Pagar Alam

Berita Terbaru