Pendaki Asal Bengkulu Meninggal di Puncak Gunung Dempo, Diduga Hypotermia

- Redaksi

Jumat, 3 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan BPBD bersama relawan bersiap evakuasi pendaki yang meninggal di puncak Gunung Api Dempo. (foto (Photo: Istimewa/BPBD Pagar Alam)

Tim gabungan BPBD bersama relawan bersiap evakuasi pendaki yang meninggal di puncak Gunung Api Dempo. (foto (Photo: Istimewa/BPBD Pagar Alam)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Seorang pendaki puncak Gunung Api Dempo asal Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, dikabarkan meninggal dunia akibat Hypotermia. Pendaki tersebut diketahui bernama Deko Afriansyah (22). jenazahnya saat ini tengah dievakuasi gabungan dari BPBD Pagar Alam bersama tim relawan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pagar Alam, Anjas, membenarkan jika ada pendaki yang meninggal dunia saat berada di puncak Gunung Dempo.

“Benar ada pendaki yang meninggal dunia di puncak Gunung Dempo. Saat ini tim gabungan BPBD dan relawan sedang melakukan evakuasi korban,” ujarnya, Jum’at (301/2025).

Anjas menerangkan, berdasarkan pengakuan rekan korban, bahwa dugaan sementara pendaki tersebut meninggal karena terkena Hipotermia dan kelelahan serta sakit.

“Dugaan sementara korban ini meninggal karena kelelahan dan terkena Hipotermia. Karena saat awal mendaki pada Selasa (31/12/2024) korban dalam kondisi sehat,” katanya.

Sebelumnya dikabarkan salah satu pendaki yang mandaki ke Puncak Gunung Dempo Kota Pagar Alam meninggal dunia. Saat ini tim gabungan dari BPBD, Brigade dan relawan sudah melakukan evakuasi pendaki yang dikabarkan meninggal dunia tersebut.

Sementara informasi yang dihimpun, menyebutkan bahwa korban melakukan pendakian pada hari Selasa (31/12/2024), untuk menghabiskan malam tahun baru bersama satu rekannya.

Namun setiba di Puncak Gunung Api Dempo korban mengalami sakit dan diduga juga terkena Hipotermia. Melihat kondisi itu teman korban turun untuk meminta bantuan ke pos Balai Registrasi Gunung Dempo (BRIGADE) untuk mengevakuasi korban.

Jum’at (3/1/2025) dini hari, tepatnya pukul 01.45 WIB, pendaki tersebut dikabarkan meninggal dunia di puncak Gunung Dempo. (ANA)

Berita Terkait

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional
Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot
670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran
Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam
Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:54 WIB

LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot

Berita Terbaru