Gegara Diminta Uang Rp50 Ribu, Tia Dianiaya Suami

- Redaksi

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat melaporkan suami sirinya. (Photo: Kiki Nardance)

Korban saat melaporkan suami sirinya. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Masih terlihat trauma dan terus menangis, seroang ibu rumah tangga yakni Meitia Junarsih (33), mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, lantaran sudah menjadi korban penganiayaan yang dilakukan suami sirinya, Rabu (11/6/2025).

Kedatangan Tia yang tercatat sebagai warga Jalan Slamet Riady Lorong Manggar Kecamatan IT II Palembang ini, tidak lain hendak melaporkan suami sirinya yakni MF (29), yang sudah melakukan penganiayaan terharap dirinya.

Dihadapan petugas piket pengaduan, Tia menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/6/2025), sekitar pukul 17.00 WIB, saat dirinya berada di rumah. “Peristiwa ini terjadi saat saya berada di rumah. Saya dipukuli dan kejadian ini sudah sering terjadi,” ungkapnya.

Berawal, saat terlapor meminta uang Rp50 ribu dengan ibu. Lalu lantaran tidak diberi oleh ibunya, Terlapor malah menyalahkan korban hingga dipukuli.

“Awalnya terlapor ini meminta uang dengan ibunya Rp 50 ribu, tetapi tidak diberi. Lalu meminta kepada saya hingga saya dianiaya,” ucapnya.

Lanjutnya, saat itu terjadilah Cek-cok mulut antara keduanya. “Cek -cok mulut. Lalu saya dipukuli dengan membabi buta, di bagian wajah, mata, dan bibir. Terlapor ini meminta uang diduga hendak membeli sabu. Oleh itulah tidak diberikan,” katanya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka lebam di bagian wajah, mata berdarah, dan  bibir pecah. “Saya tidak terima. Oleh itu saya laporkan. Peristiwa ini juga sering terjadi. Bahkan terlapor juga mengancam akan memviralkan foto saya tanpa busana,” bebernya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwin, membenarkan adanya laporan korban terkait kasus penganiayaan. “Laporan sudah diterima dan segera ditindaklanjuti Anggota Satreskrim unit PPA Polrestabes Palembang,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Residivis Curanmor Dibekuk di Palembang, Polisi Temukan Senpi Rakitan dan Diduga Sabu
Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi
Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Ditpolairud Polda Sumsel Bekuk Sindikat Solar Ilegal di Sungai Musi, 21 Ton BBM dan Tiga Tugboat Diamankan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:21 WIB

Istri dan Anak Hilang Usai Pamit ke Salon, Buruh Harian Lapor Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Berita Terbaru

Sekda Sumsel, Edward Candra saat diwawancarai usai rapat bersama antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumsel, Senin (13/7/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Sekda Sumsel Sebut Arah Kebijakan APBD 2027 Masih Dibahas

Senin, 13 Jul 2026 - 20:55 WIB