Gara-gara Sandal, Pelajar Ini Dianiaya Bibi

- Redaksi

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban didampingi orangtuanya melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban didampingi orangtuanya melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris dialami AG (15), seorang pelajar di kota Palembang ini. Dirinya sudah menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh bibinya sendiri. Tidak terima anaknya sudah dianiaya, membuat MA (41) melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Palembang, Kamis (31/7/2025).

Dihadapan petugas piket penganduan, warga Lorong Budi Mulia II Kecamatan SU I Palembang ini menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (30/7/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, saat anaknya berada di Jalan Gub Bastari, Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I Palembang.

Berawal, saat korban sedang berada di TKP (tempat kejadian perkara), sedang makan model di tempat bik Susi. Lalu datang Terlapor yakni EV langsung marah-marah. “Kalau dari keterangan anak saya, bibinya ini datang ke lokasi kejadian langsung marah-marah,” ungkap Ariyadi.

Ternyata kemarahan EV pun dipicu lantaran keponakannya ini (korban) memakai sandal miliknya. “Karena merasa bersalah, jadi anak saya ini mengembalikan sandal bibinya tersebut,” katanya, korban sambil meminta maaf.

Namun, saat itu EV malah marah-marah langsung menampar pipi korban, menarik rambut, memukul dan menendang korban hingga korban tidak berdaya. “Itulah saya laporkan ke sini, berharap atas laporan ini pelaku ditangkap,” ungkapnya.

Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka lebam sekujur tubuhnya. Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Kosasih, membenarkan adanya laporan orang tua korban terkait kasus UU perlindungan anak.

“Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti segera oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan anak,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi
Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita
Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi
Polda Sumsel Amankan Tiga Orang Terkait Terbakarnya Sumur Minyak di Lahan PT Hindoli

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 20 April 2026 - 14:44 WIB

Modus Janjikan Masuk Kerja di PT Pusri, Pelaku Penipuan Diserahkan Warga ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko

Berita Terbaru

Empat Lawang

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:37 WIB

443 jemaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten OKU Timur yang telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Palembang, Selasa (21/4/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

443 Jemaah Haji Kloter Pertama OKU Timur Masuk Asrama Haji Palembang

Selasa, 21 Apr 2026 - 20:32 WIB